The Time Crystal Ball – Chapter 1


Image

Title : 

“The Time Crystal Ball”

Main Cast :

Im Yoona SNSD

Cho Kyuhyun Super Junior

Other Cast :

Choi Siwon Super Junior

Choi Sooyoung SNSD

Kwon Yuri SNSD

Genre :

Fantasy, Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita, tokoh, dan tempat sama. Semua ide cerita muncul dari mimpi yang saya alami. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Tambahan, FF ini pernah jadi FF Freelance, mungkin ada yang pernah membacanya. Hope you all like it

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Ketika manusia diberi kesempatan memutarbalikkan waktu, apakah mereka bisa kembali ke masa lalu?

Ketika manusia bisa kembali ke masa lalu, apakah mereka bisa mengubah jalan hidup mereka?

Ketika jalan hidup seseorang berubah, apakah takdir mereka juga berubah?

 

Author POV

“Yoona . . . . “ seorang yeoja yang sedang membawa majalah di tangan kanannya berjalan mendekati taman di luar gedung perkuliahan sebuah universitas ternama di Korea, Inha University.

Yeoja bernama Yoona menoleh ke arah suara yang memanggilnya.

“Ya, Yuri-ah! Ada apa kau memanggilku?” tanya Yoona.

Yuri mengambil tempat duduk di samping Yoona, nafasnya terengah-engah, ia letakkan majalah yang sejak tadi dipegangnya. Yeoja itu mengambil sebotol air minum yang sedang dinikmati oleh Yoona. Ia tampak haus dan seketika menghabiskan air  dalam botol.

“Hei, kau ini kenapa? Datang tiba-tiba langsung menghabiskan air minumku,” gerutu Yoona kesal.

Yuri meletakkan botol kosong di depannya. Yoona hanya menatap miris ke arah minumannya yang sudah habis.

“Ada berita besar. Ini benar-benar berita yang sangat luar biasa,” kata Yuri.

“Berita apa?” tanya Yoona terlihat penasaran.

Yuri mengambil majalah di depannya dan menyodorkan pada Yoona.

“Lihatlah! Choi Siwon dan Choi Sooyoung, mereka akan segera bertunangan,” jawab Yuri sambil menunjuk pada cover majalah.

Yoona memperhatikan cover majalah yang dibawa Yuri. Tampak foto namja dan yeoja yang tengah berpose layaknya sepasang kekasih. Keduanya tampak serasi. Yoona membuka halaman majalah yang membahas perihal pertunangan Siwon dengan Sooyoung.

Pertunangan Choi Siwon dan Choi Sooyoung

Choi Siwon, putra pemilik department store terbesar di Korea Selatan, akan segera melepas masa lajangnya. Bersama sang kekasih, Choi Sooyoung, yang telah dipacarinya sejak kelas 3 SMA, mereka mengaku sudah siap dan yakin untuk segera mengukuhkan jalinan cinta mereka dalam sebuah ikatan pernikahan. Atas saran dari kedua orang tua masing-masing, mereka memutuskan untuk bertunangan terlebih dahulu, hingga keduanya lulus dari pendidikan tingkat tinggi. Saat ini keduanya sama-sama sedang mengambil studi di jurusan Physical Education Arts Department di Inha University.

“Bagiku biasa saja,” tutur Yoona usai membaca artikel tersebut.

Yuri mengernyitkan dahinya. “Biasa bagaimana? Itu sangat luar biasa. Semua mahasiswi di sini jadi heboh, tidak hanya jurusan Siwon dan Sooyoung. Jurusan kitapun, hampir semua mahasiswi histeris.”

Yoona membereskan buku kuliah lalu berdiri meninggalkan temannya yang masih fokus dengan berita besar yang dibawanya.

“Yoong, kau mau kemana?” tanya Yuri saat melihat Yoona berjalan masuk ke area gedung perkuliahan. Lalu bergegas mengambil majalahnya dan menyusul Yoona.

“Kenapa kau sama sekali tidak terkejut? Reaksimu biasa saja,” tutur Yuri saat berjalan di samping Yoona.

“Aku sudah tahu, jika mereka akan bertunangan,” kata Yoona.

“Darimana kau tahu? Setahuku kau kan tidak begitu tertarik dengan hubungan asmara Siwon dan Sooyoung,” ujar Yuri bingung.

Keduanya kini berhenti di depan lift. Mereka ada jadwal kuliah jam 11 siang.

“Siwon itu teman sekelasku di SMA,” kata Yoona singkat. Begitu lift terbuka, Yoona buru-buru masuk dan meninggalkan Yuri yang tampak shock mendengar pengakuannya.

Mwo? Teman SMA?” Yuri masih mematung di depan lift. Begitu sadar Yoona sudah masuk dan justru sengaja menutup pintu liftnya, Yuri langsung berteriak kesal.

Yuri memencet tombol lift tapi terlambat, lift sudah keburu naik ke lantai 3. “Aish!” Dengan cepat Yuri bergegas menyusul Yoona melewati tangga.

“Ya, Im Yoona! Kau harus menceritakan semua padaku,” gerutunya kesal sembari mempercepat langkahnya.

Yoona POV

Aku adalah mahasiswi di Inha University, aku mengambil jurusan Department of Drama and Cinema. Seperti yang diutarakan sahabatku, Yuri, kampusku sedang heboh. Hampir semua orang, khususnya mahasiswi, membicarakan seputar kabar pertunangan Siwon dengan Sooyoung. Bagiku tidak terlalu mengejutkan. Aku sudah menduganya. Bagaimana tidak? Siwon itu adalah teman sekelasku di SMA. Aku pun tahu jika Siwon dan Sooyoung sudah berpacaraan sejak mereka masih di SMA.

Yuri pasti marah besar padaku. Biarkan saja. Toh, nantinya aku juga akan menjelaskan semua padanya. Sebelumnya aku memang tidak mengaku padanya. Bukannya aku tidak tertarik dengan hubungan asmara antara Siwon dan Sooyoung. Lebih tepatnya, memaksakan diri untuk tidak tertarik. Itu hanya membuat hatiku semakin terluka. Hal ini dapat kurasakan, saat aku tahu keduanya resmi berpacaran ketika kami masih SMA.

Siwon bukan hanya teman sekelasku, melainkan juga teman dekatku. Aku hanya menganggapnya teman? Tidak. Aku justru menyukainya. Dia sangat penting dalam hidupku. Tapi, aku bisa apa? Aku belum sempat mengutarakan perasaanku padanya. Dia justru berpacaran dengan yeoja lain, dan sekarang akan segera bertunangan. Andai saja waktu itu kusampaikan padanya, apakah aku bisa menggantikan posisi Sooyoung sekarang ini?

Pintu lift terbuka, aku segera keluar dan berjalan menuju ruang kuliah. Jam 11 siang ini aku ada jadwal kuliah terakhir. Tiba-tiba seorang yeoja menepukku dari belakang. Aku menoleh, dan kulihat yeoja itu tampak kelelahan dengan keringat sedikit mengucur dari dahinya.

“Kau habis berolahraga, Yuri-ah?” tanyaku terkekeh padanya.

“Ya! Kau ini benar-benar keterlaluan, meninggalkanku sendirian di bawah,” hardik Yuri kesal padaku.

Aku heran dengan sikap sahabatku ini. Bukankah dia bisa menunggu lift yang satunya untuk menyusulku? Kenapa malah memilih melewati tangga. Sudah tahu lebih berat dan lelah. Jadi ini bukan kesalahanku. Aku hanya tertawa kecil menanggapi sikap sahabatku itu.

Mianhae,” kataku pada Yuri.

“Kau harus menceritakan semua padaku,” ucap Yuri.

“Cerita apa? Memang aku punya rahasia denganmu?” tanyaku cuek pada Yuri.

“Kau ini! Kenapa tidak bilang jika Siwon itu teman sekelasmu di SMA?” tanya Yuri kesal.

“Kau kan tidak pernah bertanya, untuk apa aku memberitahumu,” jawabku cuek lalu berbalik dan berjalan kembali menuju ruang kuliah.

“Ya! Im Yoona! Awas kau nanti!” umpat Yuri kesal.

Author POV

Usai kuliah, Yoona berjalan menyisiri kawasan perbelanjaan yang terkenal di Incheon. Saat berhenti di sebuah toko yang menjual pakaian, perhatiannya justru teralihkan pada sosok yeoja paruh baya yang tengah duduk di dalam toko. Yeoja itu mengenakan pakaian ala peramal dan di depannya tampak meja dengan berbagai peralatan meramal lainnya.

Yoona sedikit bingung. Kenapa di dalam toko pakaian ada orang yang justru memberikan jasa meramal. Ia segera mempercepat langkahnya dan meninggalkan toko tersebut.

“Kau yang disana . . . “ tiba-tiba seseorang memanggil dan menghentikan langkahnya.

“Aku?” tanya Yoona saat menoleh ke arah peramal itu. Yeoja itu tersenyum dan mengangguk.

Kajja . . . kemarilah,” ajaknya.

Yoona sedikit ragu, namun akhirnya ia mendekat dan masuk ke toko.

Eoseo oseyo, duduklah,” suruh peramal itu pada Yoona.

Yoona mengangguk dan dengan pelan duduk di kursi pengunjung.

“Apa kau sedang ada masalah? Aku melihat, kau sedang memikirkan masa lalumu,” tanya peramal tiba-tiba.

Yoona terkejut. “Bagaimana kau bisa tahu?”

Peramal itu tersenyum. “Aku tahu semuanya. Kau sedang memikirkan nasibmu yang malang karena tidak bisa mengungkapkan perasaanmu pada orang yang kau cintai. Kau sangat menyesal, sehingga kau berharap agar bisa kembali ke masa lalu bukan?”

Yoona semakin terkejut dan sedikit takut. Ia memutuskan untuk bergegas pergi meninggalkan toko.

Chakkaman . . . “ cegah peramal itu. Peramal itu kembali menyuruhnya duduk dan berusaha menenangkannya.

Yoona kembali duduk dan mencoba bersikap biasa di hadapan peramal itu. Walaupun sebenarnya ia sangat terkejut dan sedikit takut.

“Aku bisa membantumu,” tutur peramal.

Yoona mengernyitkan alisnya. “Membantu?”

Peramal itu mengambil sebuah bola kristal yang ada di etalase lalu menyodorkannya pada Yoona.

“Ini adalah bola kristal waktu. Jika kau mengenggamnya sebelum kau tidur, kau akan kembali ke masa lalu dimana seharusnya kau dapat merubah jalan hidupmu yang sekarang. Tapi, kau hanya memiliki waktu selama 14 hari untuk menjalani kehidupanmu kembali di masa lalu,” jawab peramal itu.

Yoona semakin bingung dan tidak percaya dengan ucapan peramal itu. Mana mungkin ada benda yang dapat membuat kita kembali ke masa lalu.

Mianhae, aku sama sekali tidak membutuhkannya. Aku percaya pada takdir Tuhan,” ucap Yoona.

“Tuhan memang sudah mengatur takdir kita, tapi kita sebagai manusia juga harus berusaha untuk mewujudkannya,” kata peramal itu.

Yoona terdiam. Apa yang dikatakan peramal itu ada benarnya.

“Kau tidak perlu membayarnya, ini gratis. Murni pemberianku secara tulus,” lanjutnya.

Yoona bimbang. Lalu memandang wajah peramal itu. Yeoja itu tersenyum dan menyuruhnya untuk mengambil bola kristal itu. Yoona akhirnya mengangguk dan memutuskan untuk mengambil benda tersebut. Sebelum ia pergi, peramal itu memberikan peringatan tentang pemakaian bola tersebut.

“Saat kau menggenggam bola kristal itu sebelum tidur, ketika kau bangun nanti, kau sudah berada di masa lalu. Bola itu akan menghilang dan sebagai gantinya kau akan memperoleh jam pasir yang akan muncul di dekatmu. Jam pasir itu menunjukkan waktu 14 harimu menjelajah masa lalu. Kau harus memanfaatkannya dengan sebaik mungkin,” tutur peramal itu.

Yoona tidak berkata lagi, ia hanya membungkuk sebelum meninggalkan toko.

*****

Malam harinya, Yoona tengah sibuk menyelesaikan tugas kuliahnya. Ia melirik ke arah jam di mejanya. Sudah jam 10 malam. Waktunya ia tidur agar besok kembali beraktivitas sebagai mahasiswi. Saat akan menarik selimutnya, ia teringat bola kristal waktu pemberian peramal tadi sore. Yoona buru-buru mengambilnya dari dalam tas. Yeoja itu tampak ragu.

“Apa benar yang dikatakan peramal itu?” gumamnya lirih. “Tidak masuk akal.”

Yoona memperhatikan bola kristal waktu yang dipegangnya. Sesaat ia memikirkan nasihat peramal itu.

~Tuhan memang sudah mengatur takdir kita, tapi kita sebagai manusia juga harus berusaha untuk mewujudkannya~

Yoona kembali memperhatikan bola kristal waktu.

“Baiklah, tidak ada salahnya jika aku mencobanya.” Yeoja itu menggenggam bola kristal waktu di tangan kanannya, lalu menarik selimut dan tertidur.

*****

KRING! Terdengar suara alarm jam weker berbunyi. Seorang yeoja paruh baya dengan celemek di badannya bergegas masuk untuk mematikan alarm jam weker.

“Aish, anak ini belum bangun juga,” gerutunya kesal pada yeoja yang tampak masih tertidur di balik selimut.

“Mau sampai kapan kau tidur? Sekolahmu dimulai jam 7, cepat bangun! Im Yoona!”

“Nggg . . . “ yeoja itu melirik lalu kembali menarik selimutnya. “Eomma, kenapa harus membangunkanku segala? Aku kan sudah kuliah. Jam kuliahku hari ini dimulai jam 9.”

“Apa yang kau katakan? Kuliah?” bentak Mrs. Im.

“Kau ini masih SMA, cepat bangun! Pagi-pagi sudah memimpikan kuliah, itu baru akan kau alami 2 tahun lagi.”

Mendengar teriakan itu, yeoja itu langsung terbangun dari tempat tidurnya. Ia tampak kebingungan. Memperhatikan sekeliling kamarnya seperti mencari sesuatu. Yeoja itu langsung berjalan menghampiri cermin di kamarnya. Ia terkejut saat mendapati dirinya sudah memakai piyama yang berbeda. Wajahnya juga tampak lebih muda layaknya yeoja yang berumur 17 tahun.

Eomma, sekarang tanggal berapa? Hari apa?” tanyanya panik.

“Kau ngelindur ya? Sekarang ini hari senin tanggal 2 Februari 2009. Masa sampai tidak ingat waktu? Sudah, cepat mandi dan sarapan. Kau harus pergi sekolah,” jawab Mrs. Im lalu kembali ke dapur.

Yoona masih shock dengan apa yang dialaminya. Tiba-tiba perhatiannya teralihkan pada benda yang berada di meja belajarnya.

“Jam pasir?” gumamnya lirih.

~Sebagai gantinya kau akan memperoleh jam pasir yang akan muncul di dekatmu. Jam pasir itu menunjukkan waktu 14 harimu menjelajah masa lalu. Kau harus memanfaatkannya dengan sebaik mungkin~

Mata Yoona terbelalak. Yeoja itu tampak semakin shock. “Mustahil. Aku . . . . benar-benar menjelajah ke masa lalu?”

-TBC-

signature

30 thoughts on “The Time Crystal Ball – Chapter 1

  1. GSigmaaa says:

    Kmu line brpa? Aku sih ’98, maaf chingu ini ol lwat hp -,- gk bisa coment dibawahnya jadilah kekgini -,-v oh iya chingu, aku udh baca ff yg ini smpe’ akhir, TAPI aku agak males koment pindah2 jdi koment disini skalian yak? Gini chingu, menurutku di ff ini konfliknya kurang banyak *jahat* muehehe, dan yoongie -,- asli kliatam bego’ *ditimpukin* sory2 bukannya bashing -,-V ini gegara gamau nyusul kyu ke bandara, selain itu bagus kok😀 keep writting ^^

  2. GSigmaaa says:

    Aish ini fairytale bnget (?) ‘kau ngelindur?’ what is ngelindur -,- gk banyak tpi ada aja bahasa yg ngelantur, but its great🙂 keep writting🙂

        • rismarii says:

          hehe mau panggil nama boleh, atau eonni juga silakan *eh, apakah saya lebih tua?* hehe
          nama saya risma, itu yg dipajang bag. author sama nama blog jg nama asli saya hehe😀

  3. D-18 (@Syafira_Rara) says:

    Huahahahaha….*ketawa gaje
    Anyeong reader baru😀
    gk sengaja pas nyari ff kyuna di google gk taunya malah terdampar kesini..
    sooo karna aku juga suka kyuna couple makanya suka ama blog ini >,,<

    Ini ffnya bagus bangeet…
    bisa gk ya yoona ngerubah masa lalunya ?
    Ketemu kyuhyun dimana ya ?
    jangan sampe yoona ama siwon -__-
    Next Chap😀

  4. elvi says:

    Waaahhh keren ff Ώyå…
    Yoona balik ke masa lalu…
    °=-?..Ĥ♏♏м…..=-?°

    _/ \_.. ßΐ$α kah yoona ngerubah takdir Ώyå…
    Bca next brikut Ώyå… Penasaran… Salam kenal jja Ÿªąº°˚˚°ه…

  5. Rifdah_Musketeers says:

    Annyeong thor, aku reader baru salam kenal🙂 . Gak sengaja jelajah google, eh nemu blog KyuNa ini. wahhh ff-nya keren, kayaknya bakalan berimajinasi tinggi nih hehehe. Keep Writing ^^

  6. niaicloud3424 says:

    Wah critanya menarik nich…
    Aahhh mo punya jam pasir kyak yoona…
    Anneyong musketter (bener gag yah?) I’m wonderful a new reader…..sebenere sih mles klo baca ff yg bukan bias couple….tp gag pa2x deh mo coba bca kyuna soale critanya bgus sih…
    Next chapter lnjut….

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s