The Time Crystal Ball – Chapter 5


thetimecrysball

Title : 

“The Time Crystal Ball”

Main Cast :

Im Yoona SNSD

Cho Kyuhyun Super Junior

Other Cast :

Choi Siwon Super Junior

Choi Sooyoung SNSD

Kwon Yuri SNSD

Genre :

Fantasy, Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita, tokoh, dan tempat sama. Semua ide cerita muncul dari mimpi yang saya alami. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Tambahan, FF ini pernah jadi FF Freelance, mungkin ada yang pernah membacanya. Hope you all like it

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Author POV

BRAK! Buku yang sedang dibawa Yoona terjatuh. Yeoja itu masih terdiam di tempat. Di hadapannya, berdiri seorang namja dengan ekspresi yang tidak berbeda. Namja itu hanya diam, namun tetap tersenyum kepada Yoona.

Yoona mendekat, tangannya mencoba menyentuh wajah namja itu.

“Apa benar ini kau?” tanyanya lirih. Air matanya tidak dapat dibendung. Yeoja itu kembali menangis.

“Benarkah ini kau, Kyu?” tanya Yoona. Bibirnya bergetar.

Namja itu langsung menarik dan memeluknya.

Ne, ini aku, Cho Kyuhyun. Akhirnya aku bisa bertemu kembali denganmu, aku sangat merindukanmu,” jawab Kyuhyun.

Yoona menangis. Ia tidak menyangka dapat bertemu kembali dengan Kyuhyun.

“Aku . . . “ Bibirnya terasa kaku untuk berbicara.

Kyuhyun melepas sejenak pelukannya. Tangannya dengan lembut mengusap wajah cantik Yoona, menghapus air mata yeoja itu.

“Sudahlah, jangan menangis lagi,” ucap Kyuhyun.

Yoona POV

Kyuhyun mengajakku untuk berbicara berdua di taman area kampusku. Aku masih tidak percaya. Rasanya baru kemarin aku melihatnya. Walaupun di masa yang berbeda, rasanya aku sangat dekat dengannya. Kulihat namja yang duduk di sampingku. Penampilannya terlihat dewasa. Wajahnya semakin tampan dengan garis-garis wajah yang tampak tegas dan matang.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun mengejutkanku.

Aku menggeleng pelan. “Ani, kau . . . terlihat lebih dewasa dan . . . . tampan.”

“Kau juga semakin cantik,” balasnya pelan.

Walaupun dengan volume suara yang sangat kecil, tapi aku dapat mendengar jelas apa yang dikatakannya. Wajahku sedikit memerah, sementara Kyuhyun sudah menutupi wajahnya sendiri yang tampak malu.

“Bagaimana kuliahmu? Aku dengar dari Siwon, studimu di Paris sudah selesai,” tanyaku pada Kyuhyun.

Dia mengangguk. “Kulihat di papan informasi tadi, dia akan segera bertunangan dengan Sooyoung.”

Ne, aku baru saja menerima undangannya,” ucapku sambil menyodorkan amplop yang diberikan Siwon.

Kyuhyun membaca undangan pertunangan Siwon dengan Sooyoung.

“Hari minggu? Jadi mereka akan bertunangan besok malam?” tanya Kyuhyun.

Aku mengangguk. Seketika wajahnya menatapku serius.

“Dengan siapa kau akan pergi?” tanyanya.

Aku terdiam sejenak. Wajah Kyuhyun yang begitu dekat membuat jantungku berdebar-debar. “Molla.

Mendengar jawabanku, wajah Kyuhyun berubah cerah. “Mau kutemani? Kebetulan sudah lama aku tidak bertemu. Seperti reuni saja, sekaligus mengucapkan selamat pada mereka. Eotohge?

Aku mengangguki tawaran Kyuhyun.

“Karena undangan jam 8 malam, aku akan menjemputmu jam 7 tepat,” ucap Kyuhyun.

“Memang kau tahu tempat tinggalku?” tanyaku pada Kyuhyun.

Kyuhyun menoleh kaget ke arahku. Lalu ia mengeluarkan secarik kertas yang berada di saku jaketnya dan memberikannya padaku. Aku melihat tulisan di kertas itu. Kaget. Rupanya alamat rumahku. Darimana Kyuhyun memperolehnya? Seingatku aku tidak pernah memberikannya pada Kyuhyun.

“Darimana kau bisa tahu?”

Wajah Kyuhyun seketika berubah sedikit kesal. “Apa kau lupa kejadian 4 tahun silam?”

Aku mengernyitkan dahiku, lalu mengangguk pelan. Aku memang tidak tahu apa yang terjadi usai aku kembali dari perjalanan menjelajah waktu. Penjelajah waktu hanya bisa mengingat kejadian selama 14 hari saja. Namun, berbeda bagi orang-orang di masa itu. Mereka akan memiliki kenangan yang akan berpengaruh pada masa sekarang.

“Sehabis malam valentine, mendadak besoknya aku harus pergi ke Perancis. Aku sudah mengirim pesan suara padamu, aku berjanji akan kembali 1 minggu kemudian. Tapi, apa yang terjadi? Saat aku kembali dari Perancis, aku sudah mendapati kau dan keluargamu pindah ke Incheon. Aku mencari Siwon dan dia membenarkan jika kau memang sudah pindah, bahkan juga pindah sekolah,” tutur Kyuhyun.

Aku mencoba mengingatnya. Pindah sekolah? Ah, aku ingat sekarang. Bulan Februari 2009, aku memang pindah ke Incheon sekaligus pindah sekolah. Waktu itu, perasaanku masih tertuju pada Siwon. Namun karena dia memutuskan berpacaran dengan Sooyoung, aku justru menjauhinya dan mengangguki ajakan orang tuaku untuk pindah keluar kota sekaligus terpaksa pindah sekolah.

“Kau tahu, aku benar-benar kecewa. Hampir 1 tahun aku terus mencari alamatmu, aku tanya pada Siwon, teman-temanmu, guru di sekolahmu, tetangga lamamu, semuanya mengatakan hal yang sama, tidak tahu. Akhirnya, aku harus pergi ke Perancis, mengambil studi selama 3 tahun. Tapi, aku sudah berpesan pada appa dan eomma agar terus mencari informasi keberadaanmu. Sampai akhirnya, mereka mengetahui bahwa kau mengambil studi di sini, mereka pun meminta alamat tempat tinggalmu dan bergegas memberitahuku,” lanjut Kyuhyun.

Hebat. Aku tidak menyangka Kyuhyun bekerja keras mencariku. Semua usaha yang dilakukan namja itu benar-benar membuatku tersentuh. Aku merasa bersalah padanya.

Mianhae, Kyu . . . . “ ucapku lirih.

Kyuhyun hanya diam menatapku. Kedua tangannya langsung menggenggam tangan kananku.

Gwaenchana, yang penting sekarang, aku sudah menemukanmu. Aku tidak akan melepaskanmu begitu saja. Kuharap, kau jangan pergi lagi seperti waktu itu, arraseo?

Aku mengangguk dan tersenyum.

Kyuhyun POV

Saat aku tiba di rumah, Appa dan Eomma sudah menungguku. Keduanya langsung menyambutku dengan hangat. Eomma juga sudah menyiapkan makan siang khusus untuk kepulanganku. Aku bersyukur, dapat melihat kembali wajah kedua orang tuaku yang tampak sehat dan baik-baik saja.

Usai makan siang, aku langsung masuk ke kamar dan merebahkan tubuhku di ranjang. Aku menatap langit-langit kamarku, sesaat wajah Yoona terlintas di pikiranku. 4 tahun tidak bertemu, dia terlihat semakin cantik. Aku sangat merindukannya.

“Yoona . . . “

Ah, aku ingat, yeoja itu masih berhutang padaku. Sampai sekarang aku belum mendengar jawaban darinya. Apakah dia memiliki perasaan yang sama denganku? Aku selalu menjaga perasaanku padanya selama 4 tahun ini. Bagaimana dengannya?

Sebaiknya aku harus mendengar sendiri darinya. Aku beranjak dari ranjang lalu mengambil kalender di meja. Sebenarnya, aku kembali ke Korea hanya selama 5 hari saja. Rabu harus kembali lagi ke Perancis.

Aku kembali merebahkan tubuhku di ranjang. DRRT! Tiba-tiba ponselku bergetar, aku bergegas mengambil ponselku yang ada dalam tasku.

Yeoboseyo,

“Kyuhyun-ah! Ini Siwon,” terdengar suara dari seberang telepon.

“Ah, Siwon! Bagaimana kabarmu?” tanyaku pada Siwon. “Acara pertunangan? Ne, aku sudah tahu. Aku berniat datang bersama Yoona.”

“Jadi kalian sudah bertemu? Baguslah, aku tunggu kehadiran kalian,” ucap Siwon.

KLIK! Aku meletakkan ponselku. Aku turut bahagia dengan apa yang dialami Siwon. Dia tinggal selangkah lagi menjadikan Sooyoung sebagai pendamping hidupnya. Lalu, bagaimana dengan kebahagianku sendiri?

*****

Author POV

Sesuai janji, Yoona dan Kyuhyun pergi bersama ke acara pertunangan Siwon dan Sooyoung. Keduanya tampak serasi. Yoona mengenakan dress panjang berwarna putih sedangkan Kyuhyun tampak formal mengenakan tuxedo. Mereka langsung menemui Siwon dan Sooyoung.

“Ah, kalian sudah datang,” ucap Siwon, Sooyoung berdiri di sampingnya.

“Selamat atas pertunangan kalian,” kata Kyuhyun.

Gomawo, Kyu. Kapan kau kembali ke Korea?” tanya Sooyoung.

“Kemarin. Tega sekali kalian tidak memberiku kabar tentang rencana pertunangan kalian,” jawab Kyuhyun.

Siwon dan Sooyoung tertawa mendengarnya, begitu juga dengan Yoona.

“Kalian nikmatilah suasana pesta, kami harus menemui tamu,” ucap Siwon lalu meninggalkan Kyuhyun dan Yoona.

Kedua orang itu hanya saling memandang. Kyuhyun langsung menggandeng Yoona berkeliling area pesta pertunangan Siwon dan Sooyoung. Namja itu tidak sedetikpun meninggalkan Yoona, ia terus berada di samping yeoja itu. Keduanya tampak menikmati suasana pesta dan hidangan yang disajikan.

Kini tiba saatnya memasuki acara puncak. Siwon dan Sooyoung berdiri di depan para tamu yang hadir. Kyuhyun menarik Yoona untuk mencari posisi yang agak dekat dengan Siwon dan Sooyoung. Tampak orang tua kedua belah pihak berdiri di samping keduanya. Siwon mengambil cincin yang sudah disediakan, lalu menyematkannya di jari tangan Sooyoung. Begitu juga dengan Sooyoung. Usai tukar cincin, Siwon mencium tangan Sooyoung lalu mencium keningnya. Membuat para tamu yang hadir bersorak dan memberikan tepuk tangan serta ucapan kepada keduanya.

Pesta pertunangan yang berlangsung selama 2 jam berjalan lancar. Beberapa tamu mulai meninggalkan area pesta. Kyuhyun membisiki Yoona yang kini sedang menikmati suguhan nyanyian.

“Ikut aku . . . “ bisik Kyuhyun.

“Kemana?” tanya Yoona bingung.

Kyuhyun tidak menjawab, ia justru menarik tangan Yoona dan membawa yeoja itu keluar dari area pesta.

Keduanya berhenti di sebuah balkon yang berada di luar area pesta. Memang lokasi acara pertunangan Siwon dan Sooyoung dilangsungkan di sebuah hotel mewah di Incheon. Yoona tampak takjub saat melihat pemandangan kota di malam hari yang begitu indah.

“Kau senang?” tanya Kyuhyun.

Yoona menoleh. “Untuk?”

“Pertunangan Siwon dan Sooyoung,” lanjut Kyuhyun.

Yoona tertawa kecil. “Tentu saja, waeyo?

“Dulu . . . kau kan pernah menyukainya,” ujar Kyuhyun.

“Itu dulu. Sekarang tidak lagi, ada namja yang aku sukai,” kata Yoona. Kyuhyun langsung menoleh tajam ke arahnya.

Nugu?

Yoona melirik ke arah namja di sampingnya. Kyuhyun terlihat kaget dan begitu penasaran.

Nugu?” Kyuhyun mengulang pertanyaannya.

Yoona berdeham lalu menyuruh Kyuhyun untuk sedikit membungkuk dan mendekatkan telinganya.

“R-A-H-A-S-I-A,” bisik Yoona sambil terkekeh.

“Aish, kau!” bentak Kyuhyun kesal.

Yoona tertawa melihat reaksi Kyuhyun. Ia terlihat senang menggoda namja di sampingnya itu. Perhatian Kyuhyun langsung teralihkan pada benda yang bertengger di leher Yoona.

“Kau masih menyimpannya?” tanya Kyuhyun sambil menunjuk pada sebuah kalung yang dikenakan Yoona.

Yoona mengangguk. “Mana mungkin aku membuangnya, ini kan pemberianmu.”

Wajah Kyuhyun berubah senang. “Ah, apa besok kau ada waktu?”

Yoona terlihat berpikir. “Aniyo, aku ada jadwal kuliah dari pagi hingga sore.”

Kyuhyun terlihat sedikit kecewa. “Kalau lusa?”

Yoona kembali berpikir. “Ne. Kebetulan aku tidak ada jadwal kuliah.”

“Kalau begitu, kita pergi menonton bersama. Eotohge?” tanya Kyuhyun.

Yoona mengangguk. Kyuhyun terlihat senang dengan respon yang diberikan Yoona.

“Baiklah, sekarang aku antar kau pulang. Kajja . . . “ ajak Kyuhyun sambil menggandeng Yoona keluar meninggalkan tempat pesta.

Yoona tersenyum. Namun, di dalam hatinya ada sesuatu yang mengganjal. Ia menyadari bahwa dirinya masih memiliki hutang pada namja yang kini tengah menggandengnya itu. Jawaban yang seharusnya diberikan Yoona 4 tahun silam.

-TBC-

signature

13 thoughts on “The Time Crystal Ball – Chapter 5

  1. elvi says:

    Yoona kasih dunk jawaban Ώyå…
    Kasihan kyu nunggu 4 th tuh…
    Trus kyu J̶̲̅υ̲g̶̲̅ά̲ G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ nyadar klo yoona jga suka ma dy…
    Pdahal kalung Ώyå kan msih ϑϊ simpan ma yoona…

  2. niaicloud3424 says:

    Kyu fighting buat pencarianmu buat si goddes tuh…akhirna ktemu juga kannn…fiuhh gag sia2x….. yoona kajja say what you wanna say arraseo….don’t silent ok…
    Kyuna fighting……#yesung mian yah…nangis dah tuh luh dpojokkan warteg…wkwkwkk….tpi tenang….nae tetep yeyoon shipper kok…..
    Next chapter…smoga happy ending…. :p

  3. rindafishy says:

    Wuahh kyuna moment nya banyak banget ..
    So sweet .. Kapan ni kyuna jadian thor ???
    Makin baguss ff nya🙂
    Ditunggu lanjutnya ..

  4. HaeNy_Choi93 says:

    Yoona eonni..???.. Cepet jawab pernyataan cintax Kyuppa.. Kasian tw dh nunggu 4 thun.. Semoga next part kencannya berhasil.. Ayo Kyuppa.. Tagih janjinya Yoong Eonni.. Hehehe.. Keren.. Chingu.. D tunggu kelanjutannya ya.. N tetep semangat jga !!

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s