My First Mate – Chapter 7


myfirstmatechp7

Title : 

“My First Mate”

Main Cast :

Cho Kyuhyun Super Junior

Im Yoona SNSD

Jung Jessica SNSD

Lee Hyukjae Super Junior

Other Cast :

Choi Sooyoung SNSD

Choi Siwon Super Junior

Genre :

Family, Friendship, Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Tambahan, FF ini juga sedang jadi FF Freelance, mungkin ada yang pernah membacanya. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Author POV

Eunhyuk mengantar Yoona pulang usai menjalani perawatan selama 3 hari di rumah sakit. Dokter Kim mengizinkannya pulang karena secara umum kondisi kesehatannya sudah membaik, meskipun hasil pemeriksaan CT-Scan belum diterimanya.

“Aku pulang . . . . “ sapa Yoona begitu tiba di rumahnya.

Yoona terkejut saat mendapati Mrs. Im tampak sedang mengobrol dengan namja paruh baya di ruang tamu.

“Kau sudah pulang?” seru Mrs. Im senang. Namja di samping eommanya itu menoleh ke arahnya.

Yoona tersentak. Ia sangat mengenali sosok itu. Sosok yang selama ini sangat ia rindukan. Seketika air matanya menetes, bibirnya bergetar hingga kesulitan mengungkapkan kata.

Namja paruh baya itu mendekat ke arah Yoona.

“Ternyata kau sudah dewasa sekarang . . . “ tuturnya sambil tersenyum.

Yoona hanya menatapnya dengan wajah yang sudah dibasahi air mata. “Appa . . .

Eunhyuk terkejut. Rupanya tamu itu adalah appanya Yoona. Namja itu terharu saat dilihatnya kedua orang itu saling melepas rindu dengan berpelukan. Begitu juga dengan Mrs. Im yang langsung mendekat dan turut memeluk keduanya.

Mereka kembali mengobrol di ruang tamu. Yoona tampak duduk di samping Mr. Im dan terlihat terus memeluk lengan appanya itu.

“Kau senang appa sudah pulang?” tanya Mr. Im

“Tentu saja. Aku sangat merindukan appa, jangan pernah appa meninggalkan kami lagi,” jawab Yoona. Diiringi senyum oleh Mrs. Im dan Eunhyuk.

“Apa kau teman Yoona?” tanya Mr. Im pada Eunhyuk.

Namja di depannya mengangguk pelan. “Anyeong haseyo, Lee Hyukjae imnida. Tapi biasa dipanggil Eunhyuk . . . “

Mr. Im membalas uluran tangan Eunhyuk. “Ah, jadi rupanya kau putra kedua dari Tuan Lee. Kudengar perusahaannya bergerak di bidang seni, apa kau ikut membantu appamu?”

Eunhyuk menggeleng pelan. “Saat ini appa dibantu oleh kakakku, aku sendiri membuka galeri lukisan pribadi.”

“Begitu rupanya,” tutur Mr. Im

Appa tahu darimana?” tanya Yoona.

Mr. Im tersenyum ke arah putrinya. “Kau pikir appa tidak pernah membaca berita?”

Yoona hanya terkekeh mendengar jawaban appanya, sementara Mrs. Im hanya tertawa kecil, begitu juga dengan Eunhyuk.

“Eunhyuk-ssi, gomawo . . . “ ucap Mr. Im “Aku sangat berterima kasih karena kau telah membantu keluargaku, menggantikan tugasku untuk melindungi Yoona sebagai appanya. Istriku sudah menceritakan semua atas sikapmu pada Yoona . .  “

“Ngg . . . sebenarnya secara pribadi, aku tidak hanya ingin membantu dan melindungi Yoona seperti yang ajussi ungkapkan padaku,” kata Eunhyuk.

Mr. Im mengernyitkan dahinya. “Apa maksudmu?”

Wajah Eunhyuk terlihat serius. “Aku . . . ingin menikahi putrimu.”

Mr. Im terkejut. Begitu juga dengan Mrs. Im. Sementara Yoona hanya menatap namja di depannya dengan perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Yeoja itu hanya diam dengan pikiran kosong.

Kyuhyun POV

Acara makan malam hari ini terasa formal sekali. Aku duduk bersebelahan dengan Jessica. Kulihat kedua orang tuaku duduk di depanku, sementara Mr. Jung duduk di samping Jessica.

“Senang sekali akhirnya pertunangan kalian akan segera dilangsungkan,” ucap Mr. Jung.

Kulirik wajah appaku yang hanya tersenyum menanggapinya. Perhatianku langsung teralih pada hidangan yang kami nikmati.

“Kyuhyun-ssi, kau harus menjaga putriku dengan baik, arraseo?

Aku memaksakan diri untuk tersenyum. “Ne, ajussi . . .

“Aish, sebentar lagi kau akan menjadi menantuku. Kau seharusnya terbiasa memanggilku appa,” tutur Mr. Jung.

Aku sedikit terkejut mendengarnya. Kulihat Jessica memandangku sambil tersenyum.

Ne, appa . . . “ tuturku lirih.

Kulihat Mr. Jung tertawa senang saat mendengarku memanggilnya appa. Kedua orang tuaku juga tersenyum.

“Kau juga harus mulai membiasakan, Jessica-ssi . . . “ ucap appa pada Jessica.

Ne, appa, eomma . . . “

Sungguh aku merasa canggung dengan suasana makan malam hari ini. Entah kenapa, aku tidak begitu menikmatinya. Perasaanku tetap tidak bisa berbohong. Aku melirik Jessica. Sampai sekarang pun aku hanya menganggapnya sebagai teman. Tapi yeoja di sampingku ini akan segera menjadi istriku. Ah, aku tidak tahu dengan keputusan yang kuambil ini.

Aku berdiri di balkon tempat kami makan malam. Kedua orang tuaku terlihat masih mengobrol dengan Mr. Jung. Aku memutuskan untuk keluar dan berniat merenungkan semua peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini.

“Kyuhyun-ah . . . “

Aku menoleh ke arah suara yang memanggilku. Kulihat Jessica sudah berdiri di belakangku. Aku hanya menatapnya sambil tersenyum tipis.

“Kau tidak apa-apa?” tanyanya pelan padaku.

Ani, hanya sedikit kelelahan akhir-akhir ini . . . “ jawabku lirih.

Mataku masih menatap suasana kota yang tampak cantik di malam hari. Tiba-tiba, aku merasakan tangan Jessica menyentuh tangan kiriku. Aku sontak menoleh ke arahnya.

“Bolehkah aku mengatakan sesuatu padamu?” tanya Jessica.

“Apa?”

“Aku tahu kau hanya menganggapku sebagai teman. Tapi, tidak denganku Kyu . . . “ Jessica menatapku serius. “Aku menganggapmu lebih dari teman . . .  “

Ucapannya membuatku terkejut. Aku hanya bisa memandangnya dengan perasaan serba salah. Bagaimana aku harus menjawabnya?

“Kau memang tidak perlu menjawabnya. Tapi, begitu aku tahu kau menerima pertunangan ini, bagiku sudah cukup. Aku sangat senang, bisakah kau tidak mengecewakanku?”

Aku tertegun. Kulirik yeoja yang berdiri di sampingku ini. Aku tahu Jessica orang yang baik. Aku tidak tega jika menyakiti perasaannya.

“Kyuhyun-ah . . . “

Dengan helaan nafas, aku mengangguki permintaannya sembari tersenyum. Jessica langsung mendekat dan memelukku.

Gomawo, Kyu . . . “

Dalam hati kecilku, ingin rasanya aku berteriak. Hatiku tidak bisa lepas dari Yoona. Tapi aku juga tidak bisa membiarkan yeoja yang sangat kucintai itu menderita karenaku. Di sisi lain, aku yang hanya menganggap Jessica sebagai teman, tak bisa melukai perasaannya. Ya Tuhan, apa yang harus kulakukan?

Yoona POV

Senang rasanya melihat appa sudah pulang. Malam ini untuk kali pertama sejak appa kembali, kami makan malam bersama. Sejak tadi aku tidak bisa berhenti tersenyum.

“Kau begitu senang? Sejak tadi eomma melihatmu tersenyum terus . . . “

Aku menoleh ke arah eomma yang sedang menyiapkan malam. “Tentu eomma, aku kan bosan jika terus makan malam berdua denganmu saja . . . “ ucapku terkekeh.

Appa tertawa mendengar leluconku. Eomma hanya memandangku sembari tersenyum. Aku berjalan mendekati keduanya dan berdiri lalu sedikit membunguk di antara mereka. Tanganku merangkul keduanya sembari mencium kedua orang tuaku.

“Aku bersyukur, kita dapat berkumpul kembali seperti ini. Jadi, appa jangan pernah meninggalkan kami, ne?

Appa mencium pipiku begitu juga dengan eomma. Kami langsung berpelukan satu sama lain.

Kajja . . . kita makan malam,” tutur appa.

Aku tersenyum lalu kembali pada kursiku. Kami menikmati makan malam dengan canda tawa. Sesekali appa juga menanyakan kondisiku pasca keluar dari rumah sakit.

“Bagaimana kondisimu?”

“Aku sudah lebih baik dan harus menjaga kesehatanku saat ini. Karena lusa aku akan menghadiri acara penting,” tuturku.

“Acara penting apa?” tanya eomma penasaran.

Aku terdiam sejenak. “Pertunangan.”

“Siapa yang bertunangan?” tanya appa sambil meneguk minumannya.

“Ngg . . . Kyuhyun dan Jessica.”

Eomma langsung menatapku dengan rasa kagetnya. Sementara appa memandangku dengan ekspresi tidak jauh berbeda dengan eomma.

“Maksudmu, Kyuhyun putra dari Keluarga Cho dan Jessica putri dari Keluarga Jung?”

Ne, bagaimana appa bisa tahu?” tanyaku kaget. “Mereka itu pasangan yang ideal, secara latar belakang keluarga merekapun benar-benar hebat.”

Chakkaman . . . bagaimana kau bisa mengenal Kyuhyun?”

Aku tidak tahu maksud dibalik pertanyaan appa.

“Dia teman Eunhyuk dan Sooyoung. Aku baru mengenalnya selama 1,5 bulan terakhir ini . . . “

Jinjja?

Aku mengangguk pelan. Kulihat wajah appa masih kaget luar biasa. ”Sebenarnya ada apa? Kenapa appa terlihat kaget sekali?”

Appa hanya diam sembari menatap eomma. Aku semakin penasaran dengan keduanya. Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan dariku.

Author POV

Yoona sudah tidur di kamarnya. Tampak Mr. Im keluar dari kamar putrinya itu lalu berjalan menuju ruang tamu.

“Dia sudah tidur?” tanya Mrs. Im

Mr. Im mengangguk pelan. Lalu pembicaraan serius itu pun terjadi.

“Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana Yoona bisa bertemu kembali dengan Kyuhyun?”

“Ceritanya panjang, bahkan sampai sekarang pun aku masih tidak percaya. Kau tau, namja itu datang menemuiku beberapa hari yang lalu dan mengatakan padaku bahwa ia ingat semua tentang kita. Bahkan tentang kejadian 15 tahun yang lalu, dimana saat Yoona mengalami kecelakaan, dia katakan padaku dia masih mengingatnya . . . “ tutur Mrs. Im

“Rasanya aku benar-benar kesal tiap kali mengingat peristiwa pahit kala itu. Aku merasa kita bukan orang tua yang baik, kita tidak mengatakan hal yang sebenarnya pada Yoona. Kita telah memisahkan cinta dua orang yang tidak bersalah itu . . . “ kata Mr. Im

Mrs. Im mendekat dan berusaha menenangkan suaminya yang tampak kalut.

“Ketahuilah, kita melakukan ini juga untuk keduanya. Jika Yoona sampai mengingatnya, aku khawatir dia akan trauma dan menderita. Aku juga sudah mengatakannya pada Kyuhyun  untuk menjauhinya, jadi kau tidak perlu khawatir . . . “ tutur Mrs. Im

Mr. Im menoleh ke arah istrinya itu. Namja paruh baya itu tampak menarik nafas panjang-panjang untuk menenangkan pikirannya.

“Tapi, dalam perjalananku ini, aku menemukan fakta yang mengejutkan,” tutur Mr. Im

“Fakta apa?”

“Ingatan Yoona yang hilang itu ternyata bisa mengembalikan kehidupan kita sebelumnya,” jawab Mr. Im

Mrs. Im masih tidak memahami perkataan suaminya.

“Sebelum Yoona mengalami kecelakaan, kurasa putri kita menemukan sesuatu dibalik jatuhnya perusahaanku pada orang itu,” lanjut Mr. Im

Mwo? Maksudmu, Yoonalah saksi kunci yang selama ini kita cari?”

Mr. Im mengangguk pelan. Mrs. Im terlihat shock mendengarnya.

ooOoo

Hari ini acara pertunangan Kyuhyun dan Jessica. Acara tersebut digelar di sebuah hotel mewah di Seoul. Terlihat banyak tamu undangan yang hadir pada acara tersebut. Beberapa wartawan juga tampak berkumpul di area khusus untuk meliput acara pertunangan keduanya. Sebagai pewaris tunggal dari masing-masing perusahaan besar di Seoul, tentu acara pertunangan mereka menyedot perhatian masyarakat.

“Apa kau gugup?” tanya Kyuhyun pada Jessica. Keduanya sedang menunggu di ruang khusus sebelum menuju ke ruang acara.

Ne, kita baru melangsungkan pertunangan, tapi banyak sekali yang hadir di sini. Begitu juga dengan para wartawan. Bagaimana saat kita menikah nanti?”

Kyuhyun tidak merespon pertanyaan Jessica itu. Namja itu hanya tersenyum tipis dan terlihat lebih tenang. Hanya dari luar saja namja itu terlihat tenang, padahal dibalik itu semua Kyuhyun berusaha mati-matian menata perasaannya yang berat untuk menjalani prosesi pertunangan itu.

Seseorang datang memberitahu keduanya bahwa mereka harus bergegas menuju ruang acara.

Kajja . . . “ ajak Kyuhyun.

Jessica beranjak dari duduknya lalu berdiri di samping Kyuhyun sambil menggengam tangan namja itu. Yeoja itu terlihat cantik dengan dress panjang berwarna putih, seperti layaknya pengantin meskipun keduanya hanya melangsungkan pertunangan. Sementara Kyuhyun mengenakan tuxedo hitam dengan dalaman kemeja putih sehingga membuat keduanya tampak serasi.

Acara pertunangan pun dimulai. Keduanya berdiri di depan tamu undangan yang hadir. Kedua orang tua masing-masing tampak mendampinginya. Mereka pun melakukan tukar cincin. Saat Kyuhyun menyematkan cincin di tangan Jessica, sesaat perhatiannya tertuju pada sosok yang berdiri di samping Eunhyuk. Yoona terlihat anggun dengan dress panjang motif bunga berwarna merah muda.

Giliran Jessica yang menyematkan cincin di tangan Kyuhyun. Usai melakukannya, Jessica tersenyum menatap Kyuhyun. Namja itu terlihat ragu dengan apa yang akan dilakukannya. Dengan terpaksa, Kyuhyun mencium tangan dan kening Jessica. Semua tamu undangan yang hadir turut bersorak untuk keduanya. Begitu juga dengan Sooyoung dan Siwon yang tampak berdiri di samping Eunhyuk dan Yoona. Sementara Eunhyuk hanya tersenyum tipis, Yoona justru memilih diam sembari menatap pada pasangan yang menjadi pelaku utama dalam acara pertunangan itu.

Yoona POV

Sebenarnya atmosfer di ruangan ini menunjukkan kebahagiaan atas pertunangan Kyuhyun dan Jessica. Tapi rasa sedih justru melandaku. Seharusnya aku turut bahagia atas mereka, kenapa hatiku justru terluka?

Usai pertukaran cincin itu, kami disuguhi hidangan yang mewah dengan alunan musik yang merdu sehingga membuat suasana romantis sangat kental dalam acara ini. Aku dan Eunhyuk berjalan mengelilingi area pesta pertunangan. Namja itu tidak pernah membiarkanku sendiri. Ia terus menggandengku. Kami menghampiri Kyuhyun dan  Jessica yang sedang mengobrol dengan Sooyoung dan Siwon.

“Kemana saja kalian?” tanya Siwon.

“Hanya berkeliling . . . “ jawab Eunhyuk. “Selamat atas pertunangan kalian . . . “

Jessica tersenyum menanggapi ucapan selamat dari Eunhyuk. Aku juga hanya tersenyum ke arahnya, begitu juga pada Kyuhyun. Namun, kulihat namja itu hanya menatapku tanpa senyum sedikitpun di wajahnya.

“Kau juga harus segera menyusul kami,” tutur Jessica pada Eunhyuk.

“Aku tidak perlu pertunangan. Lebih baik langsung menikah saja, bukan begitu, Yoona-ya?”

Aku tersentak mendengar ucapan Eunhyuk. Kulirik wajah Kyuhyun yang menatap tajam ke arahku. Aku hanya tersenyum sembari menundukkan wajahku.

“Wah, kalian sedang berkumpul rupanya?” tanya seseorang yang datang menghampiri kami.

Aku melihat kedua orang tua Kyuhyun sudah berdiri di samping kami. Di sebelahnya tampak Mr. Jung, appa Jessica juga turut menghampiri kami.

“Eunhyuk-ssi, siapa yeoja di sampingmu ini? Dia benar-benar cantik . . . “ tanya Mrs. Cho pada Eunhyuk.

“Dia calon istriku, Im Yoona . . . “ ucap Eunhyuk.

Aku menoleh kaget ke arahnya. Tidak kusangka Eunhyuk secara terang-terangan mengatakan itu. Padahal aku belum mengiyakan permintaannya pada appa kemarin. Namun rasa kagetku itu tidak berlangsung lama, saat kulihat kedua orang tua Kyuhyun memandangku dengan ekspresi kaget luar biasa. Aku memberi salam dan tersenyum pada keduanya. Kulirik Kyuhyun yang ternyata juga memandangku.

Tapi, saat aku memperhatikan Mr. Jung, entah kenapa dia memandangku dengan aura penuh kebencian. Tatapan tajamnya itu membuatku merasa takut untuk melihatnya. Sungguh, aku tidak mengerti dengan kondisi ini.

Author POV

Jessica sedang melakukan foto bersama Kyuhyun. Eunhyuk dan Yoona terlihat sedang duduk di kursi tamu. Begitu juga dengan Siwon dan Sooyoung. Acara pertunangan sudah selesai. Beberapa tamu undangan tampak sudah meninggalkan area pesta. Kedua orang tua Kyuhyun masih menemui para tamu undangan, sementara Mr. Jung terlihat sudah meninggalkan area pesta lebih dulu.

“Soo, bisakah kau ambilkan buket bungaku yang ada di ruang rias?” pinta Jessica pada Sooyoung.

Sooyoung yang sedang menikmati minumannya mengangguk pelan.

“Ah, biar aku saja . . . “ tawar Yoona.

“Kau yakin?” tanya Sooyoung. Yoona mengangguk.

Gomawo . . . “ ucap Jessica.

Yoona bergegas menuju ruang rias yang sudah diberitahu lokasinya oleh Jessica. Sementara Eunhyuk terlihat menunggu bersama Siwon dan Sooyoung.

“Aku ke toilet sebentar . . . “ ucap Kyuhyun pada Jessica. Yeoja itu tersenyum.

Kyuhyun terlihat sedikit kelelahan. Namja itu membasuh wajahnya untuk menghilangkan rasa lelahnya. Sesaat ia memperhatikan wajahnya di depan kaca.

“Cho Kyuhyun . . . kau benar-benar pengecut!” gumamnya kesal.

Kyuhyun bergegas kembali ke ruang acara. Ia berjalan melewati ruang rias. Tiba-tiba terdengar suara teriakan. Namja itu teringat jika Yoona sedang mengambil buket bunga milik Jessica di sana. Ia berlari mendekati ruang rias. Betapa kagetnya ia saat mendapati Yoona sedang dibekap oleh sekelompok orang. Mereka terlihat seperti mafia, berpakaian serba hitam dan bertubuh kekar.

“Siapa kalian?!” bentak Kyuhyun.

Dua orang dari mereka terlihat mendekat ke arah Kyuhyun.

“Cepat bawa pergi gadis itu, biar aku yang urus di sini . . . “

Kyuhyun tersentak. Dilihatnya Yoona ditarik dengan mulut dibekap agar tidak berteriak. Yeoja itu menatapnya dengan rasa ketakutan. Kyuhyun berniat mengejarnya tapi dihalangi dua orang yang tetap tinggal di ruang rias.

BUG! Satu pukulan keras menghantam tubuh Kyuhyun. Namja itu sempat tersungkur jatuh ke lantai. Ia berusaha bangkit dan melawan. Tapi, karena tenaga mereka yang lebih dibandingkannya, membuat namja itu kembali jatuh tersungkur.

Kajja . . . “ Usai berhasil membuat Kyuhyun tak berdaya, mereka bergegas menyusul kawanan mereka.

Dengan tenaga yang masih tersisa, Kyuhyun mencoba bangkit sambil memegangi bagian tubuhnya yang kesakitan. Namja itu pun berlari mengejar Yoona yang dalam bahaya.

Yoona berusaha meronta saat hendak dibawa masuk dalam sebuah mobil. Sebelum mobil itu pergi, Kyuhyun masih sempat melihatnya. Ia langsung menghampiri Kim unjeonsa yang terlihat sedang berdiri di depan mobilnya.

“Kim unjeonsa, aku butuh bantuanmu . . . “

Kim unjeonsa terlihat bingung dengan kondisi Tuannya yang tampak lebam di wajahnya dan menahan rasa sakit.

“Ada apa,  Tuan Muda? Kenapa Tuan Muda penuh luka seperti ini?” tanyanya panik.

“Sudahlah, tolong sampaikan pada Eunhyuk, Yoona dalam bahaya. Dia diculik, aku tidak tahu siapa pelakunya. Katakan untuk segera melaporkannya ke polisi dan menyampaikan pada orang tua Yoona . . . “

“Baik, Tuan Muda,” ucap Kim unjeonsa.

“Berikan kunci mobilnya, cepat!” seru Kyuhyun.

Kim unjeonsa yang masih belum paham betul dengan situasinya terlihat bingung. Ia memberikan kunci mobil di sakunya.

Kyuhyun langsung masuk ke dalam mobil, menyalakan mesin dan menekan pedal gas dalam-dalam.

“Tuan Muda . . . !”

Kim unjeonsa hanya bisa menatap mobil Kyuhyun yang semakin jauh. Namja paruh baya itu bergegas masuk ke gedung menemui Eunhyuk.

Sementara Jessica yang terlihat cemas karena Kyuhyun tak kunjung kembali dari toilet, begitu juga dengan Yoona yang belum kembali, menghampiri Sooyoung yang terlihat sedang mengobrol bersama Eunhyuk dan Siwon.

“Mana Yoona?” tanya Jessica pada Sooyoung.

“Aneh, kenapa dia lama sekali?” gumam Sooyoung.

“Kyuhyun juga belum kembali dari toilet . . . “ tutur Jessica.

“Tuan Muda Lee . . . . !”

Kim unjeonsa datang sambil berlari, nafasnya terengah-engah. Eunhyuk menoleh bingung.

“Ada apa, Kim unjeonsa?” tanya Eunhyuk bingung.

“Tuan Muda Kyuhyun menyampaikan pesan, sepertinya telah terjadi sesuatu dengan Nona Yoona,” lanjut Kim unjeonsa.

Semua terkejut mendengarnya.

“Apa maksudmu? Dimana Kyuhyun sekarang?”

“Tuan Muda mengejar Nona Yoona yang diculik, menggunakan mobil pribadi yang biasa saya setir. Beliau berpesan agar Tuan Muda Lee bergegas menghubungi polisi dan juga kedua orang tuanya . . . “

Mwo? Yoona diculik?”

Eunhyuk terlihat shock. Sooyoung cemas, begitu juga dengan Siwon. Sementara Jessica hanya menatap kecewa dalam diam.

Kyuhyun POV

Aku mempercepat laju mobil yang kukendarai ini. Jarak antara mobilku dengan mobil yang membawa Yoona pergi cukup jauh.

Hatiku benar-benar mencemaskannya. Jika kembali teringat, aku memergoki aksi mereka saat hendak menculik Yoona, perasaanku semakin cemas. Aku tidak tahu bahaya apa yang sedang menunggunya.

DRRT! Ponselku berbunyi. Sembari memegang kemudi, aku memasang earphone dan menerima panggilan masuk dari Eunhyuk.

Yeoboseyo . . .

“Kau dimana sekarang?” Dapat kudengar nada kecemasan dari suara seberang telepon.

“Aku . . . saat ini aku berada di daerah menuju Incheon,” tuturku.

“Mereka membawa Yoona ke Incheon?”

Aku memfokuskan pandanganku sejenak pada mobil yang membawa pergi Yoona. “Ne, kurasa begitu. Nanti aku akan menghubungimu lagi, kau hubungi saja pihak polisi. Aku takut kehilangan jejaknya . . . “

KLIK! Aku mematikan ponselku. Kuinjak pedal gas dalam-dalam. Memacu mobil secepat mungkin agar dapat menyusulnya.

Author POV

“Bagaimana?” tanya Mr. Im. Mereka berkumpul di rumah Yoona dengan perasaan cemas. Mrs. Im tampak shock dan nyaris jatuh pingsan. Sooyoung dan Jessica berusaha menenangkannya.

“Kyuhyun menuju daerah Incheon, katanya mobil yang membawa Yoona pergi menuju ke sana . . . “ jawab Eunhyuk.

Mr. Im berusaha tenang. Namun tetap tidak bisa menyembunyikan rasa cemasnya akan kondisi putri semata wayangnya itu.

Ajussi, kurasa aku tahu siapa yang membawa Yoona pergi . . .” celetuk Eunhyuk.

Semua menoleh kaget ke arah namja itu.

“Apa maksudmu?”

Wajah Eunhyuk berubah serius. “Terakhir kali, aku dan Yoona pernah dikejar oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Jika dilihat dari penampilannya, mereka seperti suruhan seseorang, layaknya mafia. Yoona pernah bilang padaku, dia pernah dikejar oleh mereka sebelumnya. Saat Yoona memiliki beberapa luka waktu itu . . . “

Mrs. Im tersentak mendengarnya. “Luka? Huh, sudah kuduga anak itu menyembunyikan sesuatu dariku. Suamiku, kurasa memang ada yang sedang mengincar putri kita . . . “

Mr. Im mengangguk. “Sepertinya . . . orang itu yang melakukannya.”

Mrs. Im setuju dengan ucapan suaminya. Eunhyuk, Jessica, Siwon dan Sooyoung tampak saling memandang dengan tatapan penuh tanya.

Yoona POV

Aku tidak menduga hari ini akan datang. Hari dimana sekelompok orang ini kembali muncul. Terakhir kali aku bisa meloloskan diri dari mereka. Tapi tidak untuk hari ini. Mereka berhasil membawaku. Aku tidak tahu mereka membawaku kemana. Aku berusaha berteriak tapi sulit karena mereka menyumpal mulutku dengan kain. Tanganku juga diikat. Sehingga membuatku sulit melepaskan diri.

Sesekali aku menoleh ke belakang. Aku tidak tahu apakah Kyuhyun berhasil mengejarku. Dalam hati aku sangat mengharapkan pertolongannya. Rasa takut itu semakin membuatku tersiksa. Aku benar-benar takut dengan apa yang akan mereka lakukan padaku.

Mobil berhenti di sebuah rumah tua yang tampak tidak terpakai lagi. Mereka langsung membawaku masuk ke dalam. Sekali lagi aku berusaha berteriak tapi sia-sia.

Aku dimasukkan ke dalam sebuah ruangan yang tampak gelap dan kotor. Jika dilihat sekilas, ruangan ini seperti gudang. Tampak beberapa barang tidak terpakai di dalamnya. Mereka langsung mendorongku hingga aku jatuh tersungkur di lantai. Seketika aku mencoba merapat ke tembok menghindari mereka. Kulihat sekelompok orang itu tertawa menyeramkan.

“Lihatlah, sebenarnya dia ini sangat cantik . . . “ tutur seorang namja sambil tersenyum ke arahku.

Aku semakin ketakutan. Saat itu pikiranku langsung membayangkan hal yang menyeramkan yang akan menimpa diriku.

“Hentikan ucapanmu! Kita hanya diperintahkan untuk menculik gadis ini . . . “ ujar seseorang yang sebelumnya sudah kuduga dia pimpinan dari kelompok mereka.

Diperintahkan? Jadi mereka menculikku atas perintah seseorang? Siapa? Apa yang diinginkannya dariku?

Aku berusaha menggerakan tubuhku tapi sangat sulit. Kedua tanganku yang terikat dan mulut disumpal, membuatku sulit untuk melepaskan diri. Jantungku semakin berdegup kencang. Keringat mengucur deras di wajahku.

Tiba-tiba seseorang datang menghampiri mereka. Mungkinkah itu yang memerintahkan mereka untuk menculikku?

“Kalian berhasil membawanya?”

Aku tidak dapat melihatnya secara jelas karena gelap. Tubuhku gemetaran saat mereka memandangku. Kulihat, sosok itu semakin mendekat.

“Lama kita tidak bertemu . . . “

Aku sedikit menyipitkan mataku untuk melihatnya secara jelas, sosok yang berjalan mendekatiku itu.

“Im Yoona . . . “

Cahaya lampu diatasku berhasil meneranginya. Seketika tubuhku terasa kaku saat aku berhasil melihat jelas sosok yang kini berdiri di depanku dengan senyum menyeringai di wajahnya.

-TBC-

signature

22 thoughts on “My First Mate – Chapter 7

  1. ChiKyu says:

    #Wah,,,wah,,,wah,,
    Hyuk oppa.. :O
    #Kasian Kyu oppa,,berada diposisi yg sulit..😦
    #Seneng liat Yoong eonni bisa ketemu ma appanya..🙂
    #Ya ampun..spa lgi tuh org yg nyulik Yoong eonni?Smoga Kyu oppa bisa nyelamatin eonni..
    Ditunggu chapter selanjutnya chingu..🙂

  2. Idha_Sparkyu says:

    hhhuuuaaa Deg Degan bcannya …
    spa yha yg CuLik Yoong Unnie … ???
    Mr. Jung kah ????????
    Next Chap. Ditggu yha and jngan Lma” !!!🙂

  3. HaeNy Choi93 says:

    Huaaaaaa… Bener2 terapi jantung ni ff.. Tegang bgt bacanya… Siapa sh yg nyulik Yoona eonnie.. Kyakx sh Tn.Jung.. Uh semoga Kyuhyun Oppa.. Bisa nylametin Yoona eonni .. Msih bxk misteri yg belum terungkap.. Semoga next part semakin jelas deh.. Authornim..! Tetep semangat ya…?????

  4. mimin says:

    huaaaaaahhhh….. Tegang tegang……..tuan jung mengapa dirimu jahat sekali?…. Semoga kyu datang tepat waktu….
    Tebakan ku bener ya? Appa yoona balik.
    Neeng dapat inspirasi dari mana siihhh..?
    Cakep cakep cakep….thank’s

  5. hikari says:

    maaf sebelumya tidak berniat jadi silent reader cuma sedang mengamati🙂 komentarnya dirapel ya🙂
    penjabaran kejadiannya jelas banget, serasa menonton film action🙂
    sepertinya Mr. Jung dalang dari semuanya😦
    Ayo Yoona yang kuat ya🙂
    Keep Writing and Thank You🙂

  6. Cho Yukiko Youra says:

    huuuah… benerkan itu appanya Yoona? hehehe.. penebak yang baikk..
    aduuh, kok Yoong eonni jdi korban keegoissan orang-orang gede ssi.. :s kan kasian eonniku..
    huuuh. penasaran banget, suerr deh..
    aku tunggu yya chingu kelanjuttannya, sekligus Just For You ama Saranghaeyo My Boss.. Ppalijuseoyo..

  7. phynz20 says:

    Waaa… Udah lama(?) nggak baca FF langsung disuguhin FF eonnie yang keren nih!
    Aigoo.. Bener bener dag dig dug duarrr(?) bacanya O.O
    Makin seruuu!
    Itu yang bikin Yoong eonnie kayak gitu siapa? Mr. Jung kah? Ato malah Mr. Cho?! O.O
    Bener bener deh itu Hyukppa pede mampus bilang Yoong eonnie calon istrinya😄
    Makin penasaran ini mah..
    Lanjut eonnie! Ditunggu chapter 8nya! Fighting!’O’)9

  8. rindafishy says:

    ya ampun berasa nonton film action deh , deg deg ‘an bacanya🙂 he ..
    moga kyuhyun berhasil menyelamatkan yoona deh ,
    dan tau sebenernya dalang dari semua nya tu siapa ??
    biar kyuhyun yoona bisa bersatu kembali …
    makin baguss aja thor ff nya ,
    ditunggu lanjutnya😀

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s