Just For You – Chapter 2


justforyou

Title : 

“Just For You”

Main Cast :

Cho Kyuhyun Super Junior

Im Yoona SNSD

Lee Donghae Super Junior

Jung Jessica SNSD

Other Cast :

Park Jungsoo Super Junior

Kim Taeyeon SNSD

Genre :

Romance, Sad

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Kyuhyun POV

Aku terdiam sembari menatap dua orang yeoja yang kini berdiri di depanku dan Leeteuk. Perhatianku tertuju pada sosok yeoja yang tampak memegang tongkat. Tidak ada yang menduga jika yeoja cantik seperti dia tidak bisa melihat. Aku benar-benar terpesona akan wajah cantiknya, terutama matanya yang begitu indah.

“Kyuhyun-ah . . .” Leeteuk menyikutku sembari membisikkan sesuatu. “Kau harus mengatakan sesuatu. Minta maaf.”

Aku melirik ke arah namja di sampingku. Leeteuk tampak menyuruhku untuk mengajak keduanya berbicara.

“Ngg . . .” Aku memperhatikan ke arah yeoja yang tampak menatap tajam ke arahku. Aku jadi teringat ungkapan kesalnya padaku kemarin.

Mianhae, atas sikapku kemarin pada kalian. Aku benar-benar menyesal,” ucapku pada keduanya.

Yeoja yang memegang tongkat itu tampak tersenyum. Tidak dengan temannya yang masih menatap kesal padaku.

“Minta maaf? Kau tahu hampir saja temanku celaka karena dirimu!” bentaknya kesal.

“Hei, temanku ini sudah minta maaf! Kenapa kau malah memarahinya,” ucap  Leeteuk membelaku.

“Hei, jauhkan tanganmu dari wajahku!”

Leeteuk tampak ingin membalas ucapannya. “Kau ini . . .”

“Sudahlah,” leraiku saat melihat kedua orang itu tampak berdebat. Aku mendekat ke arah yeoja yang terlihat sedikit khawatir dengan keadaan ini.

“Boleh aku tahu siapa namamu?”

Yeoja itu tersenyum sembari mengulurkan tangannya ke arahku. Walau kulihat arahnya salah, aku berusaha menyambutnya dan membalas uluran tangannya itu.

Yoona imnida,” ucapnya sambil tersenyum.

Kyuhyun imnida.”

“Yoong, kenapa kau mau berkenalan dengan orang seperti mereka?!” bentak temannya sembari menatap tajam ke arahku dan Leeteuk.

“Taeyeon-ah . . .”

“Jadi namamu Taeyeon?” tanya Leeteuk. Kulirik ke arah temanku, sepertinya ia tertarik dengan yeoja bernama Taeyeon itu.

Park jungsoo imnida, tapi biasanya aku dipanggil Leeteuk . .” ucapnya terkekeh ke arah Taeyeon.

Aku hanya tertawa geli saat melihat reaksi Taeyeon yang terlihat bingung dengan sikap temanku itu.

“Untuk menebus rasa bersalahku pada kalian, aku akan mengantarkan kalian pulang,” ucapku.

“Tidak perlu. Kami bisa pulang sendiri!” tolak Taeyeon.

Dalam hati aku menahan kesal padanya. Benar-benar bersikap kasar terhadapku.

“Baiklah, kami mau . . .”

Aku tersenyum mendengar penuturan Yoona. Sementara Taeyeon tampak memandang kaget ke arahnya. Kulihat ia segera menarik Yoona dan terlihat berbisik padanya.

Yoona POV

“Kenapa kau menerima tawaran mereka? Sepertinya mereka bukan orang baik-baik,” bisik Taeyeon padaku.

“Tidak mungkin. Lalu kenapa mereka meminta maaf atas sikap mereka kemarin? Bukankah itu menunjukkan bahwa mereka berniat baik.”

“Itu pasti karena mereka menginginkan sesuatu,” lanjut Taeyeon.

Aku tertawa geli mendengar penuturan Taeyeon. “Sudahlah, aku percaya mereka orang baik. Kajja . . .

“Yoong . . .”

Aku masih mendengar rengekan Taeyeon. Aku hanya tersenyum mendengarnya. Lalu Taeyeon menggandengku kembali menghampiri namja bernama Kyuhyun dan Leeteuk itu.

Eotohge?

Aku mendengar namja bernama Kyuhyun itu menanyakan kembali ajakannya.

Ne, kami mau. Gomawo, sudah mau mengantar kami pulang,” ucapku.

Kurasakan Kyuhyun tersenyum ke arahku.

Kajja . . .

Aku dan Taeyeon pun diantar pulang oleh Kyuhyun dan Leeteuk. Taeyeon memberikan alamat kami pada mereka. Walau begitu, tetap saja dapat kurasakan temanku itu tampak menahan kesal. Ia hanya diam saja dan tidak mengatakan apapun. Sementara namja bernama Leeteuk itu tampak ingin membuat suasana agar tidak canggung dan terlihat lebih akrab.

“Kenapa kau diam saja, Taeyeon-ah?” tanyanya pada Taeyeon.

“Memang aku harus bicara apa?” balas Taeyeon tajam pada Leeteuk.

“Bicara apa sajalah, asalkan jangan diam seperti ini. Aku benar-benar bosan jika kalian semua ini diam dan tidak mengatakan sesuatu,” jawab Leeteuk.

“Kalau begitu kau saja yang bicara sendiri,” ucap Taeyeon ketus.

Aku mendengar Kyuhyun menertawakan Leeteuk walau dengan suara pelan. Aku pun ikut tertawa mendengar perdebatan Taeyeon dengan  Leeteuk.

“Kalian ini seperti anak kecil,” ucapku pada Taeyeon.

“Yoong . . .”

Kurasakan Taeyeon kembali kesal padaku. Aku pun hanya tersenyum.

Tak lama kemudian, mobil yang dikemudikan Kyuhyun ini berhenti. Sepertinya sudah sampai tujuan.

“Ini tempatnya?” tanya Kyuhyun memastikan.

“Benar,” jawab Taeyeon singkat.

Aku pun dibantu Taeyeon turun dari mobil. Kurasakan tangan Kyuhyun juga memegang tanganku. Sepertinya ia juga membantuku turun dari mobil.

Gomawo, kalian sudah mengantarkan kami pulang,” ucapku tersenyum.

“Jadi kalian memiliki toko bunga?” tanya Leeteuk.

“Ini toko peninggalan kedua orang tuaku. Sekarang, aku dan Taeyeon yang mengelolanya . . .”

“Boleh kami melihat-lihat sebentar?” tanya Kyuhyun.

Aku tersenyum. “Tentu saja.”

Author POV

Kyuhyun dan Leeteuk ikut masuk ke toko bunga yang dikelola Yoona dan Taeyeon. Kedua namja itu tampak antusias melihat berbagai macam bunga yang dijual di dalamnya.

“Hebat, ini benar-benar sungguh indah. Ada beberapa bunga yang belum kulihat sebelumnya,” ucap Leeteuk kagum. “Apa nama bunga ini?”

Taeyeon hanya memandang kesal ke arah Leeteuk. “Kau tidak bisa baca? Bukankah ada tulisan tertera di depannya.”

Leeteuk hanya tersenyum memandangi Taeyeon yang tampak kesal itu. Sementara Kyuhyun terlihat asyik berkeliling.

“Yoong, aku harus mengantar pesanan bunga. Hanya saja barangnya cukup banyak, aku kesulitan membawanya,” kata Taeyeon.

Mendengar hal itu Leeteuk langsung mendekati keduanya.

“Biar kubantu,” ucapnya semangat.

Taeyeon terlihat menolak. “Tidak mau.”

“Leeteuk benar, biar dia membantumu saja,” sambung Kyuhyun. “Aku akan menemani Yoona disini.”

Taeyeon langsung menatap tajam ke arah Kyuhyun. “Kau pikir aku bisa semudah itu percaya dengan kalian yang baru kami kenal?”

“Hei, tidak bisakah kau hilangkan kecurigaanmu itu pada kami? Memangnya tampang kami seperti penjahat apa?” tukas Leeteuk.

“Memang iya,” ucap Taeyeon.

Leeteuk terlihat geram mendengar penuturan Taeyeon.

“Sudahlah.” Yoona terlihat melerai pertengkaran ketiganya. “Biarkan Leeteuk membantumu, aku tidak apa-apa menunggu di sini bersama Kyuhyun.”

“Tapi . . .” Taeyeon terlihat masih khawatir. Dipandangnya Kyuhyun dan Leeteuk yang tampak berdiri di depannya. “Baiklah, aku terima tawaranmu.”

Leeteuk tampak senang dan bersemangat mengangkat bunga pesanan yang harus diantar.

“Kau . . . jangan melakukan sesuatu pada temanku! Awas ya!” seru Taeyeon pada Kyuhyun.

“Tenang saja,” balas Kyuhyun. Dilihatnya Taeyeon dan Leeteuk yang sudah keluar dari toko bunga.

“Apa mereka sudah pergi?” tanya Yoona karena mendengar suara langkah kaki yang menjauh.

Ne,” jawab Kyuhyun.

Yoona tersenyum. Kyuhyun terlihat memperhatikannya dalam waktu lama.

“Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?” tanya Kyuhyun.

Yeoja di depannya tampak mengangguk pelan.

Kyuhyun POV

“Sejak kapan kau tidak bisa melihat?”

Aku memandangi yeoja di depanku yang tampak kaget mendengar pertanyaanku. Sebenarnya aku merasa tidak sopan telah mengajukan pertanyaan ini padanya.

“Saat kecil, aku pernah mengalami kecelakaan. Kedua orang tuaku meninggal, aku selamat dari maut. Tapi, aku kehilangan penglihatanku . . .” jawab Yoona.

Ah, mianhae. Tidak seharusnya kutanyakan padamu,” ucapku.

Gwaenchana. Lagipula, aku tidak mengalami kebutaan secara permanen. Masih bisa melihat dengan cara operasi mata,” lanjutnya lagi.

Jinjja? Jadi kau masih bisa melihat lagi?”

Ne. Aku harap begitu,” ucapnya.

“Itu bagus sekali. Kapan mulai operasi?”

Yoona tampak terdiam. Apa aku kembali salah bicara?

“Aku belum tahu. Saat ini aku masih mengumpulkan biaya operasinya . . .” ucapnya sembari tertunduk.

“Kau . . .” Aku terdiam sejenak sebelum melanjutkan pertanyaannya. “Apa kau mengumpulkan biaya dengan menjalankan bisnis toko bunga peninggalan kedua orang tuamu ini?”

Ne. Aku tidak mau bergantung pada orang lain karena kekurangan yang kumiliki. Aku ingin berjuang dengan usahaku sendiri,” ucap Yoona.

Ada rasa kagum di benakku tiap melihat sosok yeoja di depanku ini. Yoona benar-benar sosok yang kuat dan tegar dalam menjalani hidup. Walau dengan keterbatasan yang dimiliknya, ia tidak pernah menyerah dan tampak menikmati kehidupannya.

Aku kembali teringat di kehidupanku yang sekarang. Jika dipikir lagi, secara materi aku jauh memiliki segalanya dibandingkan Yoona. Kenapa aku justru tidak menikmatinya dan tampak lelah menjalani kehidupanku sekarang semenjak eommaku meninggal dan saat appa memutuskan untuk menikah kembali?

“Baiklah, semoga kau bisa segera menjalani operasi mata. Aku pamit,” ucapku sembari menyentuh tangannya saat kulihat Leeteuk dan Taeyeon kembali ke toko bunga.

Yoona POV

“Apa kau lelah?” tanyaku pada Taeyeon.

“Sudah biasa, kau jangan khawatir,” jawab Taeyeon.

Aku tersenyum ke arahnya. Saat ini kami sedang bersiap untuk membereskan toko bunga yang hampir tutup.

“Namja bernama Kyuhyun tadi . . .” Kalimat Taeyeon terhenti sejenak. “Dia tidak melakukan sesuatu padamu kan?”

“Tentu saja tidak. Dia orang yang baik.”

“Baik dari mana? Jika dilihat dari penampilannya seperti anak orang kaya yang sok dan juga liar seperti itu . . .”

Jinjja?” Aku terkejut mendengar penuturan dari Taeyeon. “Memang bagaimana orangnya?”

“Dia berperawakan tinggi, kulitnya putih, kuakui wajahnya memang tampan. Hanya saja, aku melihat sepertinya dia memiliki banyak masalah . . .”

“Kalau Leeteuk?”

“Untuk apa kau menyebutkan nama itu? Aku tidak mau membahasnya . . .”

Aku tertawa kecil. “Apa terjadi sesuatu dengan kalian?”

Kurasakan temanku itu terdengar sedikit berteriak mendengar pertanyaanku.

“Bukankah dia orang yang baik? Sepertinya dia tertarik denganmu . . .” ucapku pada Taeyeon sembari tersenyum.

“Yoong, sudahlah! Jangan membahasnya lagi . . .” pinta Taeyeon.

Aku tertawa mendengarnya. Kubayangkan wajah Taeyeon yang tampak kesal sembari memandangku.

“Sebaiknya kau jangan terlalu dekat dengan Kyuhyun . . .” ucap Taeyeon tiba-tiba.

Wae? Dia orang yang baik . . .”

“Aish, itu karena kau tidak melihatnya, Yoong. Percayalah padaku, dia bukan orang yang baik-baik. Donghae jauh lebih baik darinya . . .”

Aku terdiam mendengar penuturan Taeyeon. Aku tidak tahu apa yang dikatakan Taeyeon tentang Kyuhyun apakah benar. Tapi, hatiku mengatakan bahwa Kyuhyun orang yang baik, tidak ada niat jahat dalam dirinya selama mengobrol denganku tadi.

Author POV

Donghae tampak masuk ke sebuah lift di perusahaan appanya. Namja itu terlihat kelelahan usai melakukan meeting dengan rekan bisnis appanya. Saat pintu lift terbuka, ia terkejut mendapati Jessica berada di dalamnya.

“Jessica . . .”

“Apa kabarmu?” tanya Jessica sembari mengulum senyum.

Donghae tidak menjawab. Namja itu memilih diam sambil masuk ke dalam lift. Suasana keduanya tampak canggung. Tidak ada obrolan yang dilakukan. Tiba-tiba, Jessica tampak mendekati Donghae dan memeluk lengannya. Kontan membuat namja itu menoleh kaget.

“Jaga sikapmu, ada kamera CCTV yang mengawasi kita . . .” tutur Donghae.

“Biarkan saja. Aku ingin melakukannya,” ucap Jessica.

Donghae tampak menarik paksa tangan Jessica agar menjauh darinya.

“Hubungan kita sudah lama selesai. Ingatlah itu . . .” kata Donghae dingin.

Jessica justru memeluk Donghae. “Tapi, aku tetap masih mencintaimu . . .”

“Hentikan!” Donghae mendorong tubuh Jessica untuk menjauh. “Kau sudah berpacaran dengan Kyuhyun, adik tiriku. Untuk apa kau masih berbicara seperti ini?”

“Aku menyesal karena telah meninggalkanmu waktu itu, tidak bisakah kita mulai lagi dari awal?”

Donghae menatap tajam ke arah yeoja di depannya. “Kau menyesal karena sekarang aku sudah menjadi kaya raya? Tidak lagi Donghae yang dulu yang berasal dari keluarga miskin . . .”

“Donghae-ah . . .”

“Cukup! Aku muak mendengar penjelasanmu ini . . .”

Begitu pintu lift terbuka, Donghae bergegas keluar dari lift. Ia terkejut saat berpapasan dengan Kyuhyun yang terlihat berjalan di area perusahaan. Namja itu langsung mendekati adik tirinya.

“Ini pertama kalinya kulihat kau menginjakkan kaki di perusahaan,” ucap Donghae.

Kyuhyun tampak menatap tajam ke arah kakak tirinya. “Itu bukan urusanmu!”

Donghae terlihat menahan emosi tiap kali Kyuhyun mengeluarkan kata-kata pedas padanya.

“Kyuhyun-ah . . .” Jessica langsung berlari kecil menghampiri Kyuhyun. Tangannya kembali menggelayut manja di lengan Kyuhyun. Kontan membuat Donghae semakin memuncak emosinya.

Kajja . . .” Kyuhyun terlihat mengajak Jessica menuju mobilnya. Meninggalkan Donghae yang tampak mengepalkan tangannya menahan amarah.

Kyuhyun POV

“Kau sedang apa di perusahaan appa?

Appamu mengajak bertemu, membicarakan masalah pernikahan kita,” jawab Jessica.

Aku menoleh kaget ke arahnya. “Pernikahan?”

Kulihat Jessica tersenyum sembari menyenderkan kepalanya di bahuku. Saat ini aku dan Jessica sedang duduk di sebuah taman yang lokasinya tak jauh dari rumahku.

“Apa kau sangat mencintaiku, Kyuhyun?”

“Berapa kali harus kukatakan itu padamu?”

Jessica tampak tertawa kecil ke arahku. Aku hanya tersenyum melihatnya.

“Aku sangat mencintaimu, jangan pernah kau mengkhianatiku, ne?” pintaku pada Jessica.

Sesaat aku melihat wajahnya tampak gelisah, lalu berubah kembali seperti biasa. Jessica langsung memelukku.

“Aku tidak akan mengkhianatimu, Kyu . . .”

Aku tersenyum mendengarnya. Tanpa sengaja, aku kembali teringat akan sosok Yoona. Sesaat, aku memang terpesona dengannya. Entah ada perasaan apa, membuatku ingin kembali untuk menemuinya.

Yoona POV

“Kau belum tidur?”

Aku mencoba menoleh ke arah suara yang memanggilku. Walau aku tidak tahu pasti apakah arahku benar, aku tahu Taeyeon kini berada di sampingku.

“Belum,” jawabku sembari tersenyum.

“Apa kau sedang memikirkan sesuatu?”

Aku terdiam. Sejak sore tadi aku memang banyak melamun. Kurasa, sejak bertemu dengan namja bernama Kyuhyun tadi, ada suasana yang berbeda dalam hatiku. Perasaan apa ini?

“Yoong . . .”

Kurasakan sentuhan tangan Taeyeon di bahuku. “Entahlah, tanpa sengaja . . . aku memikirkan namja bernama Kyuhyun tadi.”

Mwo? Jangan bilang padaku bahwa kau jatuh cinta padanya?”

Aniyo . . . aku bilang hanya memikirkan saja. Bukan seperti itu . . .” elakku.

“Tapi, kenapa wajahmu memerah?”

Aku tersentak mendengarnya. Kupegang wajahku yang memang kurasa mulai panas.

“Jangan menggodaku . . .”

Taeyeon menggenggam kedua tanganku. “Kumohon padamu, Yoong. Kau boleh jatuh cinta dengan siapapun asalkan jangan namja bernama Kyuhyun itu . . .”

Wae? Dari tadi kau sepertinya beranggapan buruk terhadapnya,” ucapku sedikit kesal.

“Aish, sudahlah. Kusarankan kau lebih baik bersama Donghae, daripada dengannya. Donghae sangat perhatian padamu,” lanjut Taeyeon.

“Tapi, aku hanya menganggapnya sebagai teman. Tidak lebih  . . .”

“Yoong . . .”

“Kau sendiri? Bukankah sejak tadi juga memikirkan Leeteuk?”

Tepat dugaanku. Taeyeon sepertinya terlihat gugup. Aku memang tidak bisa melihatnya, tapi kurasakan temanku itu hanya terdiam sembari mengalihkan pembicaraan.

“Untuk apa kau menanyakan hal itu . . .” elaknya.

“Kau terlihat menghindar dari pertanyaanku bukan? Berarti tebakanku ini tidak salah,” balasku sembari terkekeh.

“Kau ini . . .” Taeyeon langsung menggelitiki tubuhku dan sukses membuatku tertawa kegelian.

Mungkin secara tidak sengaja di waktu yang bersamaan ini, aku dan Taeyeon sama-sama sedang jatuh cinta.

Kyuhyun POV

Pagi-pagi sekali aku langsung pergi dari rumahku. Sudah pasti tujuanku tidak lain adalah toko bunga milik Yoona. Entah kenapa, aku merasa penasaran dengannya. Ada sesuatu hal yang membuat tertarik dengannya.

Mobilku berhenti di depan toko bunga tersebut. Perhatianku langsung tertuju pada sosok namja yang tampak berdiri di depannya.

“Leeteuk?”

Leeteuk langsung menoleh ke arahku dan wajahnya terlihat memerah.

“Sedang apa kau di sini?”

Temanku itu hanya tersenyum lebar ke arahku.

“Kau ingin menemui Taeyeon? Aku benar kan . . .” godaku sembari terkekeh.

“Hentikan, jangan menggodaku lagi!” ucap Leeteuk kesal. “Kau sendiri ada perlu apa datang ke sini?”

“Aku . . .” Entah kenapa aku terdiam sejenak memikirkan jawaban untuk Leeteuk. “Aku ingin menemui Yoona.”

Mwo?” Kulihat Leeteuk tampak mengernyitkan dahinya. “Jangan bilang kau tertarik dengannya?”

Aku hanya terdiam sembari menggaruk-garuk kepalaku.

“Hei, kau ini sudah punya Jess . . .”

Aku langsung membekap mulut Leeteuk saat kulihat sosok yang kutunggu datang. Leeteuk yang semula ingin membalasku tampak lebih dulu berjalan di depanku sembari tersenyum ke arah Taeyeon yang terlihat sedang menuntun Yoona.

“Apa yang sedang kalian lakukan di sini?” tanya Taeyeon dingin.

Huh, seperti biasanya sikapnya benar-benar buruk, apalagi jika berbicara denganku.

“Kami tidak boleh berada di sini?” tanya Leeteuk terdengar bodoh.

“Tidak.”

“Ah, mianhae atas pertanyaan bodoh temanku ini. Kau tidak perlu menanggapinya,” ucapku. Kulihat Leeteuk langsung menatap tajam ke arahku.

“Aku ingin bertemu dengan Yoona,” lanjutku.

Mwo? Kenapa kau terlihat tertarik dengan temanku? Jangan kau . . .”

“Taeyeon-ah!”

Taeyeon langsung menghentikan ucapannya kala dipotong oleh Yoona. Kulihat yeoja itu bergegas masuk ke dalam toko bunga. Leeteuk tampak mengejarnya dan terlihat sekali penolakan yang diberikan oleh Taeyeon.

“Kau ada perlu denganku?”

Aku tersenyum ke arah Yoona yang kini berdiri di hadapanku. Aku kembali terpesona dengan wajahnya yang cantik. Walaupun kedua matanya tidak bisa melihat, bagiku dia tetap cantik. Dapat kurasakan kecantikan dari hatinya yang mampu menutupi kekurangannya tersebut.

“Aku hanya ingin mengobrol saja denganmu, supaya lebih akrab saja . . .”

Kulihat Yoona tertawa kecil mendengar ucapanku. Kurasa aku memang terlihat bodoh, sama seperti Leeteuk tadi.

Author POV

Appa, aku ingin ke suatu tempat. Sedikit datang terlambat tidak apa kan?” tanya Donghae. Namja itu terlihat sedang menemui appanya di ruang makan.

“Kau tidak sarapan dulu?” tanya Mr. Cho.

Ani, appa. Nanti aku bisa sarapan di luar,” jawab Donghae.

“Ngomong-ngomong, dimana Kyuhyun? Apa dia sudah pergi?” tanya Mrs. Cho.

“Kurasa begitu. Tadi kepala pelayan memberitahuku, pagi-pagi sekali Kyuhyun sudah keluar dari rumah.”

Mr. Cho tampak terkejut mendengar penuturan Donghae. “Pergi kemana anak itu?”

“Baiklah, appa, eomma. Aku pergi dulu . . .” ucap Donghae sembari memberi salam pada kedua orang tuanya.

Donghae berjalan menuju mobilnya yang terparkir di depan rumah. Namja itu bergegas masuk, menyalakan mesil dan melajukan mobilnya menuju suatu tempat. Tempat yang sering ia kunjungi, toko bunga Yoona.

Mobilnya berhenti di depan toko bunga Yoona yang tampak masih sepi. Wajar karena toko baru saja buka. Ia melepas seatbelt yang terpasang. Perhatiannya langsung tertuju pada sosok namja yang dikenalnya.

“Bukankah itu Leeteuk? Sedang apa di sini?”

Donghae tampak bingung saat melihat Leeteuk tengah berbicara dengan Taeyeon di depan toko. Namja itu berniat keluar dari mobilnya, tapi mendadak diurungkan niatnya itu. Dilihatnya sosok namja yang tampak keluar dari toko bersama Yoona. Raut wajahnya tampak shock.

“Kyuhyun?”

-TBC-

Part 2 publish juga, hehe. Sepertinya untuk FF ini sudah mulai lancar membuatnya. Gimana menurut kalian? FF Saranghaeyo, My Boss! sedang proses ya, masih harus sabar. Gomawo chingu😀

signature

28 thoughts on “Just For You – Chapter 2

  1. Mayang says:

    ini jessi pacaran am kyu pasti bukan murni karna cinta deh , aling karna harta iya kan , kl cinta gg akan pernah ngegoda cwo lain apalgy cwo itu mantan nya -,-
    ohh konflik sedikit demi sedikit akan munculll !!!!!!!!!

  2. zubaidah says:

    Sepertinya kyhuhyun suka sama yoona pada pangdangan pertama deh,, tp sayang kyuhyun nya
    Udh punya jessica..
    Gmna caranya? Yoona sama kyuhyun bisa bersatu?

  3. minkijaeteuk says:

    makin tbah ngbak akur deh kyuhyun sama donghae pa lagi setelah donghae ngeliat kyuhyun keluar dr tempat y yoona
    cemburu n bakal was2 nih donghae sama yoona
    kyuhyun y jg dah mulai kepincut….

  4. elvi says:

    Daebak…
    Si kyu suka ma yoona…
    Jessica gmn?
    Kyk Ώyå akan ada konflik…
    Mdh2an si kyu brubah sejak kenal ma yoona…

  5. HaeNy Choi93 says:

    Waaah part 2 muncul… Keren keren. Ternyata Jessica mantan pacarnya Donghae.. Sebel juga nih trxta dy ga bner2 cinta sama Kyuhyun.. Eei moment TaeTeuk lucu banget, Taeyeon jngan terlalu benci doong sma Leeteuk, ntr bner2 cinta lhooo.. Kyuhyun dh muali suka niih sm Yoona, semogalncr deeh pndktanx.. Next part cepet ya… Daebak deh ffx..

  6. rindafishy says:

    Bagussss thorrr🙂
    Cieee kyuhyun mulai suka sama yoona .. Hihi ..
    Ternyata jessica nggak bener2 suka ya sama kyuhyun , jahat ihhh .. Tp ngpp lah kyuhyun sama yoona kan thor😀
    Taeyeon leeteuk awas lho ntar jadian ,
    Daebakk thorr , makin sukaa
    Ditunggu ff lainnyaa

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s