The True Love – Chapter 1


thetruelove

Title : 

“The True Love”

Main Cast :

Im Yoona SNSD

Cho Kyuhyun Super Junior

Seo Joo Hyun SNSD

Shim Changmin TVXQ

Other Cast :

Member Super Junior

Member SNSD

Genre :

Angst, Friendship, Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Gedung SM Entertainment

Terlihat di sebuah ruang perusahaan manajamen artis terbesar di Korea Selatan, seorang namja dan seorang yeoja tengah menunggu pemberitahuan dari manajer mereka mengenai tawaran pekerjaan yang akan mereka terima.

“Jadi, apa kalian sudah tahu pekerjaan yang akan kalian terima selanjutnya?” tanya Shin gwajangnim selaku manajer.

Ani, tapi jika kau memanggilku bersama Yoona, sepertinya kami sudah bisa menebaknya,” jawab namja yang bernama Siwon.

Oppa benar, apakah tawaran film atau serial drama?” Kali ini giliran yeoja bernama Yoona yang bertanya.

“Tepat. Kali ini, kalian akan dipasangkan dalam satu judul serial drama. Kuperkenalkan pada kalian, ini Tuan Jang Yeon Gi selaku sutradara dan di sampingnya Nona Cha Yong Hwa selaku penulis cerita. Mungkin kalian berdua bisa membaca sinopsis drama sebelum memutuskan untuk menerima kontrak kerja ini,” jawab Shin gwajangnim.

Siwon dan Yoona menerima sinopsis drama yang diberikan penulis Cha Yong Hwa.

Dance with Love

Drama mengisahkan kehidupan cinta antara dua orang dancer yang memiliki impian yang sama, menjadi dancer professional. Walaupun impian mereka sama, namun latar belakang kehidupan mereka sangat kontras. Park Yunho, tokoh utama laki-laki ini berasal dari keluarga kaya raya. Keinginannya untuk menjadi dancer ditentang keras oleh kedua orang tuanya, mereka lebih memilih Yunho untuk menjadi penerus dari perusahan besar Park Corporation. Sedangkan, Kim Ahra tokoh utama wanita ini berasal dari keluarga yang sederhana. Sejak kematian ayahnya, Ahra menjadi tulang punggung keluarga. Satu hal yang sangat ia cintai adalah menari. Dia pun berkeinginan untuk menjadi dancer bertaraf internasional. Dalam sebuah audisi pencarian bakat menari, di sinilah kedua orang itu bertemu. Impian yang sama namun latar belakang yang berbeda, mampu membuat mereka saling jatuh cinta dan berjalan bersama untuk meraih impian mereka tersebut.

“Sinopsis yang bagus, aku sangat tertarik. Bagaimana denganmu, Yoona?” tanya Siwon sembari menoleh ke arah yeoja di sampingnya.

Yoona mengangguk. Sependapat dengan Siwon. Mereka berdua memutuskan bersedia memainkan serial drama tersebut.

“Baiklah, setelah kalian menandatangani kontrak, kalian diharuskan mengikuti latihan dance selama 1 bulan. Pembuatan serial drama akan dimulai 1 bulan selesai kalian menjalani latihan dance. Aku tahu kemampuan acting kalian tidak diragukan lagi. Tapi, dalam drama ini kalian berakting sebagai dancer. Jadi, kemampuan dance kalian juga dituntut, arraseo?” tanya Shin gwajangnim.

Siwon dan Yoona mengangguk. Kontrak kerja pun ditandatangani. Usai pertemuan tersebut, Siwon dan Yoona berniat kembali ke dorm mereka masing-masing. Yoona tampak terkejut saat dilihatnya seorang namja sudah menunggu di luar ruang pertemuan.

“Yoong . . .” panggil namja itu pada Yoona.

Oppa . . .” Yoona menghampiri namja tersebut.

“Kyuhyun-ssi, kau menunggu yeojachingumu ya?” tanya Siwon.

“Kalian sudah selesai? Pekerjaan apa yang mereka tawarkan?” tanya Kyuhyun.

“Kami akan bermain dalam serial drama, sinopsisnya sangat bagus,” jawab Yoona.

Kyuhyun tampak terkejut. “Kalian dipasangkan dalam serial drama?” tanya Kyuhyun. Seketika raut wajahnya terlihat berubah.

Ne . . .” jawab Yoona.

“Baiklah, aku harus pergi ke suatu tempat. Yoona, kau harus bersiap untuk latihan dance mulai besok. Jangan lupa . . .” ucap Siwon mengingatkan Yoona.

Ne, oppa. Aku tidak akan lupa,” balas Yoona.

“Kau benar-benar akan bermain drama dengannya?” tanya Kyuhyun lagi. Raut wajahnya terlihat tidak begitu suka dengan kabar tersebut.

Yoona melirik ke arah namja di depannya itu. “Waeyo? Kau tidak suka?”

Ani, entah kenapa aku hanya khawatir,” kata Kyuhyun.

Yoona terkejut. Untuk pertama kalinya ia melihat namjachingunya itu khawatir saat ia bermain drama. Sebelumnya, namja itu bersikap biasa saat Yoona harus bermain drama dan dipasangkan dengan aktor lain.

“Apa, karena lawan mainku sekarang Siwon-oppa?” tanya Yoona.

Kyuhyun mengangguk.

“Kau tidak perlu khawatir, oppa. Bukankah, aku sudah berjanji padamu 3 bulan yang lalu? Apa kau lupa?” tanya Yoona. Ia mengenggam kedua tangan Kyuhyun.

“Aku sudah melupakan perasaanku padanya, kau yang kupilih. Saat ini, hanya kau yang ada di hatiku. Apa kau tidak percaya?” tanya Yoona.

Mendengar hal itu, Kyuhyun langsung memeluk yeoja di depannya.

Mianhe, aku tidak bermaksud begitu. Aku percaya,” balas Kyuhyun.

Oppa, aku berjanji. Aku tidak akan menyakitimu,” kata Yoona tersenyum. Kyuhyun juga ikut tersenyum mendengarnya.

***

“Bisakah kau menerima perasaanku ini, Yoong?” pinta Kyuhyun.

Yoona tampak terkejut melihat namja di depannya yang terlihat berlutut di hadapannya.

“Apa kau sungguh-sungguh mencintaiku, oppa?” tanya Yoona sedikit ragu.

“Tentu saja,” jawab Kyuhyun yakin.

“Meskipun di hatiku ini masih ada perasaan cinta pada Siwon-oppa?”

Kyuhyun tersenyum. “Perlahan aku yakin kau pasti bisa melupakannya.”

“Jika kau memang yakin, aku mau berpacaran denganmu, oppa . . .”

***

 

Dorm SNSD

“Jadi, kau akan bermain drama dengan Siwon?” tanya Hyoyeon.

Ne . . . “ jawab Yoona sambil menuang susu ke dalam gelasnya.

“Bagaimana reaksi Kyuhyun? Apa dia sudah tahu?” tanya Hyoyeon lagi.

Yoona mengangguk. “Dia sedikit khawatir. Bagaimanapun, aku memang pernah mencintai Siwon.”

“Sudah kuduga. Wajar jika dia berpikiran seperti itu,” kata Hyoyeon.

“Aku sudah meyakinkan pada Kyuhyun, aku akan tetap mencintainya,” ucap Yoona.

Tiba-tiba, Jessica masuk ke dalam ruang makan untuk mengambil cemilan.

“Apa yang sedang kalian bicarakan? Apa tentang drama barumu, Yoong?” tanya Jessica.

Eonni, kau pasti sudah tahu,” jawab Yoona.

“Sudah, jangan terlalu kau pikirkan. Kyuhyun pasti akan mengerti, bukankah dia sangat mencintaimu?” ucap Jessica menghibur dongsaengnya.

“Aku sependapat denganmu,” balas Hyoyeon.

“Tapi, apa kau sudah tahu, namjachingumu itu . . . dia ada projek duet dengan Seohyun,” kata Jessica kemudian.

Yoona tersedak mendengarnya. Hyoyeon dan Jessica langsung melirik kaget kearahnya.

“Yoong, kau tidak apa-apa?” tanya Hyoyeon panik.

Ani, aku hanya terkejut. Kau tahu darimana, eonni?” tanya Yoona pada Jessica.

“Seohyun yang bilang, baru saja,” jawab Jessica.

Yoona terdiam. Pikirannya kembali ke waktu 3 bulan yang lalu, tepat di saat ia resmi berpacaran dengan  Kyuhyun.

***

Yoona berjalan menuju kamarnya di dorm. Hari ini ia sangat senang. Baru saja Kyuhyun menyatakan perasaan cinta padanya. Walau sempat ragu karena perasaannya sebelumnya terhadap Siwon, akhirnya ia menerima perasaan namja itu. Mereka resmi berpacaran. Saat Yoona melewati kamar Seohyun, ia mendengar suara seseorang yang sedang menangis. Yoona penasaran. Ia mencoba mendekati kamar tersebut dan mendengarkan dari balik pintu.

“Oppa, kenapa kau justru memilih Yoona? Kenapa bukan aku? Apa kau tidak tahu betapa aku sangat mencintaimu, oppa?”

Yoona terkejut mendengarnya. Jelas barusan itu suara Seohyun. Diam-diam magnae itu menyukai Kyuhyun yang kini telah menjadi namjachingunya. Yoona tidak berkata sedikitpun. Ia mempercepat langkahnya dan masuk ke kamarnya. Hal yang mengejutkan baginya itu, akan ia simpan rapat-rapat dalam dirinya. Ia tidak akan mempermasalahkannya. Kyuhyun sendiri sudah menyatakan perasaannya. Yoona juga sudah menerimanya.

“Sudahlah, Yoona! Jangan terlalu kau pikirkan! Hanya ada kau di hatinya, bukan yeoja lain. Kau juga sudah menerima namja itu bukan? Kau tidak perlu memikirkan apa yang baru saja kau dengar,” ucap Yoona pada dirinya sendiri.

***

“Yoong!” panggil Hyoyeon saat melihat Yoona melamun.

Yoona tersentak dan tersadar dari lamunannya. “Mianhae, aku hanya memikirkan sesuatu, eonni.”

“Itu ponselmu berdering, sepertinya ada panggilan masuk,” kata Jessica sambil menunjuk ponsel di atas meja.

Yoona bergegas mengambil ponselnya. Tertera di layar kontak GameKyu Oppa. Yoona tersenyum. Ia lalu masuk ke kamarnya dan menerima telepon dari namjachingunya itu.

Yeoboseyo . . .” sapa Yoona pada Kyuhyun.

“Lama sekali kau mengangkat teleponku? Kau tidak tahu betapa cemasnya aku menunggu,” ucap Kyuhyun menggoda Yoona.

Yoona tersenyum sendiri. “Mianhae, aku sedang mengobrol dengan Hyoyeon dan Jessica tadi. Ada apa, oppa?

“Hmm, ada yang ingin kukatakan padamu,” kata Kyuhyun.

Mendengar suara Kyuhyun yang terdengar ragu, Yoona bisa menebaknya. Pasti berkaitan dengan projek duet bersama Seohyun.

“Apa . . . tentang projek duetmu dengan Seohyun?” tanya Yoona. Kyuhyun jelas kaget mendengarnya. Rupanya berita itu sudah sampai pada yeojachingunya.

“Kau sudah tahu?” tanya Kyuhyun kaget.

Ne . . . Jessica yang memberitahuku, baru saja,” jawab Yoona.

“Bagaimana menurutmu?” tanya Kyuhyun.

Yoona menggigit bibirnya. Sebenarnya ia ingin menghindari topik pembicaraan tersebut, tapi ia tahan rasa ego nya demi Kyuhyun.

“Bukankah itu bagus? Aku tahu kemampuan menyanyimu tidak diragukan lagi. Begitu juga dengan Seohyun. Kalian pasti bisa diterima oleh penggemar. Percayalah,” jawab Yoona.

“Benarkah? Aku lega mendengarnya, gomawo. Aku beruntung mempunyai yeojachingu sepertimu, Yoong,” kata Kyuhyun.

Oppa, kau mulai menggodaku lagi,” ucap Yoona tidak dapat menyembunyikan rasa malunya.

Dari seberang telepon, Yoona dapat mendengar namja itu tertawa pelan.

“Kenapa? Kau tidak suka? Bukankah kemampuanku meluluhkan hatimu sudah tidak diragukan lagi?” goda Kyuhyun sambil tertawa pelan.

Oppa,” Yoona merengek malu seperti anak TK.

“Baik, baik. Aku hanya bercanda. Ini sudah malam, lebih baik kau segera tidur dan beristirahat. Sampai jumpa besok. Saranghae,” ucap Kyuhyun.

Nado saranghae, oppa,” balas Yoona.

KLIK! Yoona mematikan ponsel lalu merebahkan tubuhnya di ranjang. Ia memandang langit-langit kamar. Wajah Kyuhyun terlintas di depannya. Namja itu benar-benar telah menyihir kehidupannya menjadi bahagia.

*****

Dimulailah kesibukan yang harus dijalani Yoona dan Kyuhyun. Yoona bersama Siwon bekerja keras menjalani latihan dance untuk keperluan serial drama mereka. Keduanya dibantu Eunhyuk dan Hyoyeon agar mendapatkan chemistry yang baik.

Sementara Kyuhyun bersama Seohyun sering melakukan latihan vokal dan melakukan rekaman untuk projek duet keduanya.

Di tengah-tengah kesibukan keduanya, prahara itu datang. Kesibukan yang dijalani Yoona dan Kyuhyun memaksa keduanya untuk jarang bertemu. Berkomunikasi via telepon pun tidak dapat menyembuhkan rasa kesepian masing-masing. Hanya waktu, yang mampu membuat semua itu berubah. Di saat Yoona mati-matian berjuang dalam menghadapi berbagai adegan bersama Siwon, Kyuhyun justru terbawa dan larut dalam kebersamaannya dengan Seohyun.

Siapa sangka, perlahan namja itu mulai terlepas dari Yoona. Im Yoona, dia tidak menyadari ada perubahan dalam namjachingunya itu. Cho Kyuhyun, hatinya mulai berpaling darinya.

*****

 

Two months later

Yoona terlihat bersemangat begitu hari terakhir syuting selesai dilakukan. Drama barunya bersama Siwon mendapat antusias besar dari para penggemar. Usai syuting, Yoona berniat menemui Kyuhyun untuk memberitahu kabar bahagia tersebut. Mereka sudah janjian akan bertemu di tempat favorit mereka.

Oppa,” Yoona bergegas menghampiri Kyuhyun yang sudah datang lebih dulu di tempat janjian. Namja itu tersenyum saat melihat Yoona datang menghampirinya.

“Selamat atas kerja kerasmu, kau berhasil menyelesaikannya. Respon penggemar sepertinya juga tinggi,” kata Kyuhyun.

Gomawo, selamat juga untukmu. Lagu duetmu dengan Seohyun juga menduduki peringkat pertama di Music Bank bukan?” balas Yoona sambil tersenyum.

Kyuhyun hanya tersenyum tipis. Raut wajahnya tampak berbeda dari biasanya. Yoona dapat melihat dan merasakan ada perbedaan dari wajah namjachingunya itu.

“Ada apa?” tanya Yoona terlihat cemas.

“Sebenarnya, ada yang ingin kukatakan denganmu,” jawab Kyuhyun terlihat serius.

Yoona terdiam. Dilihatnya namja itu tampak serius.

“Selama 2 bulan ini, kita jarang sekali bertemu. Kau sibuk dengan dramamu, sedangkan aku dengan projek duetku. Aku merasa, ada yang berbeda dalam diriku,” kata Kyuhyun.

Sebenarnya Yoona dapat mengerti arah pembicaraan mereka. Namun yeoja itu berusaha untuk menyembunyikan kegelisahannya.

“Apa maksudmu?” tanya Yoona.

“Hatiku berubah. Saat 2 bulan kemarin, aku merasa sangat kesepian. Seohyun yang menghiburku. Entah kenapa, aku merasa nyaman saat berada di dekatnya,” jawab Kyuhyun mengejutkan.

DEG! Yoona merasa sesak mendengarnya. Ia tidak menyangka perasaan namjachingunya itu berubah.

Oppa, aku sungguh tidak mengerti dengan pembicaraan ini,” kata Yoona. Suaranya mulai bergetar menahan tangis.

“Gadis itu . . . dia sudah menyatakan perasaannya padaku,” kata Kyuhyun.

“Lalu, apa jawabanmu?” tanya Yoona. Matanya berkaca-kaca.

“Aku belum memberikan jawaban,” jawab Kyuhyun.

Yoona sudah tidak tahan lagi dalam pembicaraan itu. Hatinya terasa sesak dan sakit. Melihat Kyuhyun menceritakan perasaannya itu, jelas baginya namja itu sudah berpaling darinya. Ia merasa terluka karena selama ini, hanya dialah yang berusaha keras mempertahankan hubungan mereka dalam situasi yang sulit. Ia tahu, intensitas pertemuan mereka memang sedikit. Ia juga menyadari, beradegan dengan Siwon memang membuat namja itu merasa cemburu. Tapi, ia selalu berusaha untuk ingat terhadap Kyuhyun. Bagaimana mungkin saat ini ia tidak sakit hati mendengar Kyuhyun justru berbicara masalah perasaannya yang berubah karena Seohyun. Yang lebih menyakitkan, namja itu berkata ia sangat kesepian. Memangnya hanya dia saja yang kesepian. Yoona juga mengalami hal yang sama.

Oppa, kenapa kau berbicara begitu? Jadi, selama ini hanya aku sendiri yang berusaha mempertahankan hubungan kita? Aku berjuang agar hubungan kita tidak goyah. Aku tahu kita jarang bertemu. Aku tahu beradegan dengan Siwon membuatmu cemburu. Aku tahu kau kesepian. Tapi, tidak hanya kau saja, oppa. Aku juga merasakan hal yang sama. Bagaimana bisa kau mengatakan saat kau kesepian, Seohyun yang menghiburmu. Lalu, apa artinya aku bagimu, oppa?” tanya Yoona. Yeoja itu menangis. Kyuhyun tersentak mendengarnya. Sejak awal, seharusnya ia tidak memulai pembicaraan itu. Kali ini, ia menyadari telah melukai perasaan yeoja di sampingnya itu.

“Aku mengerti sekarang. Oppa, jika kau memang sudah tidak sanggup, lebih baik kita akhiri saja sampai di sini. Terima kasih untuk semua yang telah kau berikan padaku. Kudoakan, kau selalu bahagia dimanapun dan kapanpun,” ucap Yoona lalu bergegas meninggalkan Kyuhyun dengan air mata yang sudah mengalir deras.

Kyuhyun terdiam. Namja itu tidak bereaksi sedikitpun. Tergurat rasa penyesalan di wajahnya. Ia tahu, hati yeoja itu telah terluka. Entah kenapa ia tidak bisa memahami dirinya sendiri. Bukankah dirinya sangat mencintai yeoja itu? Kenapa dengan mudahnya bisa beralih pada yeoja lain?

Hujan deras turun. Langit sepertinya bisa merasakan kesedihan Yoona. Yeoja itu berjalan menuju dorm dan membiarkan tubuhnya basah kuyup. Ia merasa ada yang hilang dari dirinya. Cho Kyuhyun, namja yang sangat ia cintai sudah berpaling darinya. Ia tidak bisa mempertahankan namja itu tetap disisinya.

***

“Kau berjanji akan selalu mencintaiku, oppa?” tanya Yoona.

“Tentu saja. Bukankah sejak awal aku sudah berjuang mati-matian untuk mendapatkanmu. Mana mungkin aku melepasmu begitu saja . . .” jawab Kyuhyun sembari tersenyum.

Yoona memeluk namja di sampingnya. “Jangan pernah kau berpaling dariku, oppa.”

“Tidak akan. Di hatiku hanya ada kau, Im Yoona.”

***

 

Dorm SNSD

Hyoyeon terkejut saat mendapati Yoona pulang dalam kondisi basah kuyup. Wajahnya terlihat pucat dan tubuhnya seperti menggigil.

“Yoong, ada apa? Kenapa kau hujan-hujanan?” tanya Hyoyeon panik.

Yoona menggeleng. “Gwaenchana, eonni. Aku akan ganti baju sekarang.”

Hyoyeon tidak bertanya lagi. Ia melihat Yoona masuk ke kamar dengan lemas. Sesaat ia khawatir dengan kondisi dongsaengnya itu.

Tepat memasuki jam makan malam, semua member sudah berkumpul di ruang makan, kecuali Yoona. Hyoyeon bingung. Biasanya dia yang paling tepat waktu saat makan malam. Kenapa justru belum datang.

“Aku akan memanggilnya di kamar,” ucap Hyoyeon. Lalu bergegas menuju kamar Yoona. Begitu masuk, Hyoyeon terkejut saat mendapati Yoona jatuh pingsan di samping tempat tidur. Hyoyeon berteriak dan membuat semua member datang menghampiri mereka. Dibantu Sooyoung dan Jessica, mereka berhasil memindahkan Yoona ke tempat tidur. Yeoja itu tidak sadarkan diri akibat demam yang tinggi.

“Demamnya tinggi sekali, aku akan mengambil kompres,” ucap Jessica.

“Kenapa kondisinya tiba-tiba begini?” tanya Sooyoung bingung.

“Aku tidak tahu. Tadi dia pulang dalam kondisi basah kuyup. Wajahnya juga terlihat pucat. Tidak kuduga dia akan jatuh pingsan,” jawab Hyoyeon.

“Aku akan memanggil dokter, member yang lain bisa melanjutkan makan malam,” ucap Taeyeon selaku leader. Sunny, Tiffany, Yuri dan Seohyun kembali ke ruang makan. Hanya Jessica, Hyoyeon dan Sooyoung yang tetap tinggal. Sebelum keluar kamar, Seohyun memperhatikan kondisi Yoona. Dalam hatinya, ia sudah menebak apa yang terjadi pada yeoja itu.

“Apa dia sedang ada masalah? Setahuku, Yoona sangat menjaga kesehatannya. Dia orang yang kuat,” kata Sooyoung khawatir

“Entahlah, aku sendiri juga tidak tahu. Kurasa, dia kelelahan setelah syuting drama,” balas Hyoyeon.

Jessica lalu datang sambil membawa handuk dan baskom berisi air. Sooyoung memasukkan handuk tersebut ke dalam air, memerasnya hingga sedikit kering dan meletakkan di kening Yoona.

Oppa, oppa,” tiba-tiba Yoona mengigau saat Sooyoung meletakkan handuk itu.

“Kurasa dia mencari Kyuhyun, sebaiknya kita beritahu dia. Supaya kondisi Yoona lebih baik,” ucap Sooyoung. Hyoyeon dan Jessica mengangguk. Lalu, Hyoyeon mengambil ponselnya dan mecoba menghubungi Kyuhyun. Namun tidak ada jawaban dari namja itu.

“Tidak diangkat, mungkin sedang keluar. Aku akan menghubungi Eunhyuk,” kata Hyoyeon.

Yeoboseyo,” dari seberang terdengar suara Eunhyuk menjawab telepon.

Oppa, apa Kyuhyun bersamamu?” tanya Hyoyeon.

“Tidak, dari tadi dia belum kembali ke dorm. Ada apa? Kau terdengar panik,” tanya Eunhyuk.

“Yoona pingsan, dia demam tinggi, sejak tadi memanggil nama Kyuhyun. Jika dia sudah kembali, tolong sampaikan padanya untuk segera menemui Yoona,” jawab Hyoyeon.

Ne, arraseo,” kata Eunhyuk.

 

Dorm Super Junior

Kyuhyun kembali ke dorm setelah jam makan malam. Eunhyuk yang mengetahui dongsaengnya itu telah kembali bergegas memberitahunya perihal kondisi Yoona yang jatuh sakit.

“Kyu, kau sudah pulang. Ada berita darurat untukmu,” kata Eunhyuk.

“Ada apa, hyung?” tanya Kyuhyun cuek.

“Yoona jatuh pingsan, kata Hyoyeon dia demam tinggi. Kau harus menemuinya sekarang. Dia terus memanggil namamu,” jawab Eunhyuk.

Kyuhyun yang hendak langsung masuk ke kamar, mendadak menghentikan langkahnya. Sesaat ia menyadari bahwa ia masih peduli terhadap yeoja itu. Namun, namja itu berusaha menyangkal dan meyakinkan diri bahwa ia kini mulai mencintai Seohyun.

“Untuk apa aku ke sana?” tanya Kyuhyun yang mengejutkan Eunhyuk. Namja itu terus berjalan menuju kamarnya.

Eunhyuk kaget dengan reaksi Kyuhyun. Ia langsung menarik Kyuhyun untuk meminta penjelasan.

“Apa maksudmu? Kau ini kan namjachingunya,” bentak Eunhyuk.

“Sudah tidak lagi,” balas Kyuhyun dingin.

Kontan beberapa member yang mendengar percakapan tersebut terkejut mendengarnya. Terutama Siwon yang sedang menonton TV langsung beranjak dan menghampiri Kyuhyun.

“Apa maksudmu? Kalian berdua putus?” tanya Siwon. Namja itu terlihat menahan rasa marahnya terhadap Kyuhyun.

“Benar,” jawab Kyuhyun.

“Apa alasannya?” tanya Siwon lagi.

“Aku mencintai yeoja lain,” jawab Kyuhyun.

BUG! Satu pukulan keras mendarat di wajah kiri Kyuhyun. Namja itu langsung jatuh tersungkur. Melihat kejadian itu beberapa member mencoba melerai tindakan Siwon sebelum perkelahian hebat terjadi.

“KETERLALUAN!! Tega sekali kau mencampakkan Yoona!!” ucap Siwon geram.

“Siwon, tenanglah!” ucap Yesung mencoba menghalangi Siwon yang ingin memukul Kyuhyun lagi.

Kyuhyun berdiri dengan bantuan Sungmin dan Ryoweook. Lalu menatap tajam ke arah Siwon.

“Apa hakmu mencampuri urusanku, hyung! Kau tidak perlu menasehatiku tentang yeoja itu. Sudah kuputuskan aku akan berhubungan dengan Seohyun,” ucap Kyuhyun lalu masuk ke dalam kamarnya.

Siwon berniat mengejar Kyuhyun dan memukulnya lagi. Namun dicegah oleh Yesung dan Eunhyuk.

“Kau harus tenang, jangan sampai masalah ini semakin besar. Ini urusan mereka, kita tidak ada hak untuk ikut campur,” ucap Yesung mengingatkan Siwon.

“Tapi, aku kaget sekali mendengar bahwa Kyuhyun dan Yoona putus. Apa tidak salah? Ada apa dengan anak itu?” tanya Eunhyuk penasaran.

Siwon menatap tajam ke arah kamar Kyuhyun. Ia benar-benar kesal dengan keputusan yang diambil namja itu. Dengan kesal ia bergegas keluar dari dorm.

“Siwon-ssi, kau mau kemana?!” tanya Yesung saat melihat namja itu mengambil jaket dan keluar dari dorm.

“Sudahlah, ini murni masalah pribadi. Sebaiknya kita tidak terlalu membahasnya, lanjutkan urusan kalian masing-masing,” ucap Leeteuk selaku leader. Beberapa member langsung kembali melanjutkan aktivitasnya. Tidak demikian dengan Sungmin. Ia justru mencoba mendekati Kyuhyun untuk meminta penjelasan atas informasi yang ia dengar. Kyuhyun memang sangat dekat dengan Sungmin.

Sungmin masuk ke kamar Kyuhyun yang kebetulan tidak dikunci.

“Boleh aku masuk, Kyu?” tanya Sungmin dari balik pintu.

“Kau rupanya, terserah kau saja,” jawab Kyuhyun cuek. Sungmin bisa merasakan betapa namja itu tengah dirundung masalah.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Kau bukan tipe orang yang begitu mudah berpaling hati,” kata Sungmin.

Kyuhyun tidak menjawab. Namja itu terus diam.

“Kyu, apa benar kau sudah tidak mencintai Yoona?” tanya Sungmin. Ia tahu perasaan dongsaengnya. Mati-matian berusaha mendapatkan cinta yeoja itu. Mana mungkin perasaan cintanya hilang begitu saja. Kecuali jika mereka beranggapan otak namja itu tidak waras.

“Kenapa kau tanyakan itu, hyung?” tanya Kyuhyun bersuara.

Sungmin menghela napas. “Aku tahu persis perasaanmu, kau sangat mencintai Yoona. Apa aku salah?”

“Aku tidak peduli apa pendapat kalian. Keputusanku sudah bulat, aku akan menjalin hubungan dengan Seohyun. Yeoja itu telah mengisi hatiku yang kesepian,” kata Kyuhyun bersi keras.

Sungmin terdiam. Ia tahu Kyuhyun memaksakan perasaannya. Namja itu berusaha mengelak kenyataan bahwa ia sangat mencintai Yoona. Sungmin merasa perasaan Kyuhyun terhadap Seohyun bukanlah cinta, itu hanya perasaan sesaat dan menganggapnya bahwa yeoja itu hanyalah pelarian.

“Baiklah, jika itu memang keputusanmu, aku tidak berhak mengubahnya. Tapi, aku hanya mengingatkanmu. Apapun keputusan yang sudah kau ambil, kau sendiri yang melakukan dan kau sendiri yang akan menerimanya. Entah itu benar atau salah, aku tidak tahu. Kuharap, itu memang keputusan yang terbaik dan kau tidak akan menyesal dengannya,” ucap Sungmin lalu keluar dari kamar Kyuhyun.

Begitu Sungmin keluar, Kyuhyun tertunduk lemas.

“Apa keputusanku ini sudah benar?” gumamnya lirih. Sesaat, namja itu memikirkan kondisi Yoona yang dikabarkan jatuh sakit.

-TBC-

Oke, part 1 aku post nih. Berhubung FF ini sebagian udah dibuat, jadi ku post dulu bagian awal, kayak e kemarin dari prolog udah pada penasaran ya? hehe😀
Gimana menurut kalian? FF ini cuma pake satu sudut pandang aja. Kuharap sih sesuai dengan harapan *halah* Gomawo chingu😀

signature

61 thoughts on “The True Love – Chapter 1

  1. Iin (@Iinjonghae) says:

    Kyuhyun plin-plan banget sih jadi orang.
    Masa cuma gara2 kesepian sampe mutusin Yoong! Ga setia nih kyuhyun -_-
    Di jamin bakal nyesel cuma gara-gara cinta sesaat!

  2. kiran lika says:

    Mih kyuhyun minta digetok pake palu -_-”
    Bisa2nya dy minta putus sama yoona cuma gara2 hadirnya seohyun-…-

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s