The True Love – Chapter 5


thetruelove3

Title : 

“The True Love”

Main Cast :

Im Yoona SNSD

Cho Kyuhyun Super Junior

Seo Joo Hyun SNSD

Shim Changmin TVXQ

Other Cast :

Member Super Junior

Member SNSD

Genre :

Angst, Friendship, Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Yoona dan Changmin tampak terdiam di ruang kerja Sooman sajangnim. Seperti yang telah diberitahukan Sooyoung, keduanya bergegas kembali ke Seoul usai menerima kabar beredarnya foto mereka di internet. Bahkan sudah menyebar di media cetak maupun elektronik.

“Bagaimana kalian akan menjelaskan masalah ini?” tanya Sooman sajangnim.

Yoona dan Changmin saling memandang. Yoona terlihat kebingungan dan gelisah. Sementara Changmin berusaha untuk tetap tenang.

“Sebenarnya, ini diluar dugaan kami jika foto itu akan tersebar luas. Apalagi foto saat kami sedang berada di Pulau Jeju. Sungguh kami secara kebetulan bertemu di sana. Tidak disengaja,” ucap Changmin akhirnya membuka suara.

Sooman sajangnim mengalihkan perhatiannya pada Yoona.

“Bagaimana denganmu? Ada yang ingin kau sampaikan?”

Yoona menghela nafas. “Ini kesalahan kami, kami terlalu ceroboh.”

Sooman sajangnim tampak memperhatikan Shin gwajangnim yang berdiri di sampingnya.

“Aish, lagi-lagi masalah seperti ini muncul. Aku tahu jika menyangkut masalah pribadi artis di bawah manajemenku, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Itu semua hak kalian. Aku hanya selalu mengingatkan kepada kalian agar jangan sampai terlibat scandal atau apapun yang dapat menghebohkan para fans. Aku hanya khawatir sikap para fans fanatik nantinya akan menyusahkan kalian sendiri. Kalian paham bukan?” ucap Sooman sajangnim.

Ne, arraseo . . .” kata Yoona dan Changmin bersamaan.

“Baiklah, lebih baik kalian selesaikan sendiri masalah kalian. Carilah jalan yang terbaik . . .” pesan Sooman sajangnim.

Yoona dan Changmin mengangguk. Keduanya bergegas keluar didampingi Shin gwajangnim.

“Kuharap kalian lebih berhati-hati,” ucap Shin gwajangnim mengingatkan. Ia memberikan surat kabar yang memuat foto keduanya di halaman utama. Keduanya tampak membungkuk saat Shin gwajangnim berjalan meninggalkan mereka.

“Aish, masalah ini sangat menyita pikiranku,” ucap Yoona terlihat kelelahan. “Liburanku jadi tertunda. Baru tiba di Pulau Jeju sudah harus kembali lagi ke Seoul.”

Changmin hanya terdiam. Namja itu terlihat membaca surat kabar yang dipegangnya.

Oppa . . . kenapa sejak tadi memandangi itu terus?” tanya Yoona penasaran.

Changmin menoleh. “Lihatlah fotomu! Kau terlihat sangat lucu . . .” ucapnya sambil tertawa kecil.

Yoona memandangi foto yang ditunjuk Changmin. Terlihat jelas ekspresi konyol Yoona saat berlari dengan Changmin ketika menghindari kejaran fans.

Oppa . . . ini bukan saatnya bercanda!” ucap Yoona gemas sembari memukul bahu Changmin. Namja itu terlihat menghindar dan memohon ampun. Lalu keduanya tampak tertawa bersama. Seketika perhatian mereka beralih pada sosok namja yang berjalan mendekati keduanya.

“Im Yoona, kita perlu bicara!” ucapnya tegas.

Yoona tampak mengalihkan perhatiannya ke arah lain. “Tidak ada yang harus kubicarakan dengamu.”

Yeoja itu berbalik dan bersiap meninggalkannya.

“Kita harus bicara!”

“Lepaskan!” ucap Yoona meronta.

“Cho Kyuhyun! Lepaskan dia! Dia tidak mau bicara denganmu,” bentak Changmin.

Kyuhyun langsung mendekat ke arahnya. “Ini tidak ada hubungannya denganmu, Shim Changmin.”

“Tentu ada . . .” Kalimat Changmin terhenti sejenak. Dilihatnya Yoona yang berusaha keras menghindari Kyuhyun. “Karena dia adalah kekasihku.”

Yoona menoleh kaget ke arah Changmin. BUG! Satu pukulan keras langsung mendarat di wajah Changmin. Namja itu tersungkur usai menerima pukulan dari Kyuhyun.

“Kau jangan main-main! Apa kau pikir aku percaya dengan ucapanmu?” bentak Kyuhyun.

Yoona bergegas menghampiri Changmin yang terkena pukulan. Diusapnya bibir Changmin yang terluka dan mengeluarkan darah. Yeoja itu langsung menatap tajam ke arah Kyuhyun.

“Hentikan, oppa. Kau jangan memukulnya lagi . . .” ucap Yoona.

“Apa kau sekarang sedang membelanya?” tanya Kyuhyun sembari menatap tajam pada Yoona.

“Benar. Itu karena kami memang sedang berpacaran . . .” lanjut Yoona.

Kyuhyun terperangah mendengar pengakuan Yoona.

Ani, kau bohong! Tidak mungkin kau berpacaran dengan Changmin!” bentak Kyuhyun.

“Bukankah kau sudah melihat foto kami?” tanya Yoona sinis. “Kami memang sedang berpacaran. Untuk itu, jangan pernah lagi mengajakku berbicara, oppa . . .

Yoona langsung menggandeng Changmin dan memapahnya. Keduanya meninggalkan Kyuhyun yang tampak terdiam sembari menatap kepergian keduanya. Namja itu langsung berteriak frustasi. Menatap tajam ke arah Yoona dan Changmin yang semakin menjauh.

*****

“Bagaimana?” tanya Siwon pada Sooyoung. Keduanya tampak berbicara serius di dalam mobil Siwon yang berhenti di depan dorm SNSD.

“Sepertinya rencana kita berhasil . . .” jawab Sooyoung sembari tersenyum.

Siwon tersenyum menyeringai.

“Dengan begini, Kyuhyun pasti menyesali perbuatannya . . .” lanjut Siwon.

***

Siwon dan Sooyoung memperhatikan Yoona yang sedang mengobrol bersama Changmin. Mereka tampak memperhatikan keduanya dengan serius.

“Aku ada ide . . .” ucap Sooyoung tiba-tiba.

“Apa?” tanya Siwon penasaran.

“Untuk membuat Kyuhyun-oppa menyesali perbuatannya karena mencampakkan Yoona, bagaimana jika kita gunakan kedekatan mereka?” usul Sooyoung.

“Maksudmu Changmin dan Yoona?” tanya Siwon.

Sooyoung mengangguk. Siwon langsung tersenyum menyeringai mendengar usulan Sooyoung.

“Aku setuju . . .” ucapnya. Keduanya terkekeh sembari memandangi Changmin dan Yoona yang sedang asyik mengobrol.

*

“Oppa . . . kau yakin Changmin-oppa pergi ke Pulau Jeju?” tanya Sooyoung sembari berbisik. Yeoja itu terlihat mengawasi gerak-gerik Yoona yang sedang bersiap keluar dari dorm sambil menerima telepon dari Siwon.

“Ne. Kemarin dia sempat bercerita padaku. Apa Yoona sudah akan berangkat?”

“Sebentar lagi, oppa. Pastikan kau mengusulkan Changmin-oppa untuk menginap di hotel yang sama dengan Yoona, ne?”

*

“Kyuhyun sudah pergi?” tanya Siwon pada Sooyoung. Di sela-sela pembicaraannya ketika istirahat syuting reality show mereka menyadari jika Kyuhyun terlihat menguping pembicaraan mereka.

Sooyoung melirik ke arah belakang Siwon. “Ne, dia pergi bersama Seohyun. Apa mungkin dia mendengar pembicaraan kita?”

“Biarkan saja. Jika Yoona sudah tiba di Pulau Jeju, kurasa Changmin juga sama. Aku sudah menyuruh seseorang untuk mengikuti mereka dan sudah kupastikan Changmin menginap di hotel yang sama dengan Yoona. Begitu mendapatkan foto mereka, aku menyuruhnya untuk langsung menyebarkan foto itu di internet. Hari ini juga.”

***

“Apa kita tidak keterlaluan pada mereka? Seharusnya mereka sedang berlibur di Pulau Jeju. Tapi harus kembali lagi ke Seoul karena masalah ini,” ucap Sooyoung.

“Mungkin karena di luar dugaan kita, mereka justru sudah tertangkap kamera saat mengunjungi taman hiburan di Seoul. Wajar jika Sooman sajangnim memanggil mereka untuk bergegas kembali ke Seoul, seperti yang diucapkan Shin gwajangnim sebelumnya,” kata Siwon.

“Nanti kita jelaskan bersama-sama pada Changmin-oppa dan Yoona,” lanjut Sooyoung.

Siwon mengangguk.

*****

“Apa masih sakit?” tanya Yoona sembari mengusap luka Changmin dengan kompres. Darah sudah tidak keluar dan terlihat sedikit memar akibat menerima pukulan Kyuhyun.

“Sudah tidak apa-apa, gomawo . . .” jawab Changmin.

Yoona tersenyum lega. Ia merasa bersalah pada namja yang duduk di sampingnya itu.

Mianhae, oppa. Kau terluka karena aku . . .” ucap Yoona merasa bersalah

Changmin terdiam. Dilihatnya Yoona kembali bersedih.

“Sebenarnya ada yang ingin kuusulkan padamu . . .” kata Changmin berubah serius.

Yoona menoleh ke arah Changmin. “Apa?”

“Bagaimana . . .” Changmin menghentikan kalimatnya sejenak. Lalu tersenyum ke arah Yoona. “Kalau kita berpacaran saja?”

Mwo?!

Changmin tersenyum. Namja itu menggenggam tangan Yoona hingga membuat yeoja di sampingnya menatap bingung.

“Sejak kau berpisah dengan Kyuhyun, aku melihatmu menjadi pemurung, tidak ceria seperti dulu. Aku sangat merindukan sosokmu yang ceria. Bisakah kau memberiku kesempatan untuk mengembalikan senyumanmu kembali?”

Oppa . . .

“Aku baru menyadari perasaanku akhir-akhir ini, jika ternyata aku . . .” Changmin menatap Yoona lekat-lekat. “Jatuh cinta padamu, Im Yoona . . .”

Yoona tersentak mendengarnya. Ia tidak menduga perhatian yang diberikan Changmin mendorong namja itu untuk jatuh cinta padanya.

“Tapi . . . kau tahu jika aku sangat mencintai Kyuhyun-oppa bukan?”

Changmin tersenyum. “Ne, aku tahu.”

“Kenapa kau tetap mau mengajakku berpacaran?”

Changmin kembali tersenyum. “Aku tahu jika perasaanmu padanya sangat besar. Tidak mungkin aku mudah menggeser posisinya di hatimu. Aku juga tidak memaksamu untuk menerimaku sepenuhnya. Aku hanya ingin, kau memberikanku kesempatan untuk mengembalikan senyumanmu itu, Yoona.”

Yoona terdiam mendengarnya. Dilihatnya Changmin sedikit merenggangkan tubuhnya.

“Ya . . . kalau kau tidak mau berpacaran sungguhan, kita pura-pura saja.”

“Pura-pura berpacaran?”

Changmin tersenyum. “Kita manfaatkan pemberitaan kita yang sudah tersebar. Kalau perlu, kita lakukan saja konferensi pers sekaligus mengumumkan hubungan kita.”

“Konferensi pers? Apakah itu harus?” Yoona sedikit terkejut mendengar usulan Changmin. “Bahkan hubunganku dengan Kyuhyun-oppa dulu belum pernah sama sekali kami umumkan pada public.”

Changmin terdiam mendengar penuturan Yoona. “Itu semua terserah padamu. Aku hanya mengusulkan saja.”

Yoona memandang Changmin yang tersenyum ke arahnya.

Ne, oppa. Aku mau berpacaran denganmu. Tapi . . .” Yoona menghentikan kalimatnya. “Ini hanya pura-pura saja. Kau tahu bukan, perasaanku padanya . . .”

Changmin tersenyum dan mendekati wajah Yoona. membuat yeoja itu menghentikan kalimatnya.

“Apa yang akan kau lakukan, oppa?” tanyanya berbisik.

“Sepertinya ada paparazzi yang mengikuti kita. Aku ingin kembali membuat scandal yang lebih menghebohkan,” jawabnya semakin mendekat ke wajah Yoona.

“Posisi seperti ini, pasti mereka beranggapan bahwa kita sedang berciuman . . .” lanjutnya sembari terkekeh.

Yoona tersenyum mendengarnya. “Jika sampai berita nanti terlalu heboh, kau harus bertanggung jawab.”

*****

“Kau menerimaku?” tanya Kyuhyun.

Yoona memandangi namja yang sedang berlutut di hadapannya. “Ne, oppa. Perlukah aku mengulanginya lagi atau kutarik kembali ucapanku?”

“Aish, bercandamu tidak lucu . . .”

Yoona tertawa kecil lalu beranjak dari posisi duduknya. “Aku mau berpacaran denganmu, oppa . . .”

Kyuhyun langsung berteriak mendengarnya dan memeluk yeoja yang berdiri di hadapannya. Namja itu terlihat senang dan bahagai usai pernyataan cintanya diterima oleh yeoja yang hampir memakan waktu 1 bulan masa perjuangannya untuk mendapatkan cintanya.

“Oppa . . .” Yoona merasa malu saat Kyuhyun langsung memeluknya. “Bagaimana jika ada yang melihat?”

“Biar saja. Mulai sekarang kau milikku dan aku tidak akan pernah melepaskanmu atau mengecewakanmu . . .” ucap Kyuhyun senang.

“Apa kau begitu senang, oppa?” tanya Yoona tersenyum.

“Tidak hanya sekedar senang, tapi sangat senang . . .” jawab Kyuhyun.

“Saranghaeyo, Im Yoona . . .”

“Nado saranghae, oppa . . .”

ooOoo

Kyuhyun terbangun dari tidurnya. Penampilannya terlihat berantakan. Ia terdiam. Kembali mengingat kenangan indah saat pertama kali Yoona menerima perasaannya. Wajahnya berubah sedih tiap mengingat pemberitaan heboh antara Yoona dengan sahabatnya sendiri, Changmin.

“Yoong . . . apa benar kau berpacaran dengan Changmin?” gumamnya lirih.

“ADA BERITA TERBARU! INI BENAR-BENAR MENGHEBOHKAN!”

Kyuhyun tersentak saat mendengar suara Eunhyuk berteriak. Ia bergegas keluar dari kamarnya dan menyusul beberapa member yang tampak berkumpul di ruang tengah. Dilihatnya mereka tampak membaca sebuah artikel di internet yang dibuka dalam tablet yang dipegang Eunhyuk.

“Ini . . .” Sungmin tampak terkejut. “Ini benar-benar terjadi? Apa aku tidak salah lihat?”

“Kurasa itu benar. Ini memang mereka? Tidak kusangka mereka nekat melakukannya . . .” Kali ini Ryeowook yang terlihat shock.

“Apa yang sedang kalian baca? Berita apa?” tanya Kyuhyun penasaran.

Semua member kontan terkejut saat menyadari Kyuhyun sudah berdiri di hadapan mereka. Mereka langsung terdiam dan tidak berbicara sedikitpun.

“Ada apa kalian ini? Kenapa menatapku seperti itu?” tanya Kyuhyun bingung. “Coba aku lihat. Berita apa yang sedang kalian baca . . .”

“Eh, sebaiknya kau tidak perlu membacanya . . .” cegah Sungmin.

“Biarkan saja jika dia mau membacanya. Bukankah dia harus tahu?” lanjut Eunhyuk.

Kyuhyun semakin bingung dan penasaran. Ia menerima tablet yang diberikan Eunhyuk. Seketika raut wajahnya berubah drastis. Tampak kemarahan tergambar di wajahnya.

Changmin TVXQ dan Yoona Girls Generation berciuman?

Beberapa foto berhasil diambil oleh seorang paparazzi yang tanpa sengaja mengabadikan kebersamaan antara Changmin dan Yoona. Keduanya tampak berbicara mesra di sebuah taman yang lokasinya tidak jauh dari Gedung SM Entertainment. Bahkan dari salah satu foto menunjukkan posisi layaknya seperti sepasang kekasih yang sedang berciuman. Kemunculan foto ini membuat heboh dunia maya, khususnya bagi para fans.

“Kyuhyun-ah, gwaenchana?” tanya Sungmin khawatir. Semua member tampak memandang Kyuhyun yang terlihat menahan marah.

“Ah, Siwon! Kau baru kembali dari jogging pagimu?” tanya Eunhyuk tiba-tiba saat melihat Siwon tiba di dorm.

Siwon mengangguk. “Ada apa dengan ekspresi kalian ini?”

“Kau belum mendengar berita terbaru masalah Changmin dan Yoona?” tanya Sungmin.

Siwon mengernyitkan dahinya. “Berita terbaru?”

DRRT! Tiba-tiba ponsel Siwon berdering, namja itu langsung mengambilnya dan mengangkat panggilan masuk dari Sooyoung.

Yeoboseyo . . .”

Siwon tampak mendengarkan dengan seksama ucapan Sooyoung.

“Konferensi pers? Maksudmu mereka akan mengadakan konferensi pers?” tanya Siwon terkejut.

Kontan semua member langsung memperhatikan Siwon, terutama Kyuhyun.

“Ah, ne, arraseo . . .

“Ada apa, hyung? Siapa yang akan mengadakan konferensi pers?” tanya Ryeowook penasaran.

“Changmin dan Yoona,” jawab Siwon singkat.

Mwo?” Kyuhyun sedikit berteriak. “Apa maksudmu? Konferensi pers apa?”

“Kata Sooyoung, Yoona memberitahukan kepada semua member bahwa dirinya dan Changmin akan mengumumkan secara resmi hubungan mereka . . .” lanjut Siwon.

“Maksudmu . . . mereka berdua benar-benar berpacaran?” tanya Eunhyuk kaget.

Siwon mengangguk. Perhatiannya beralih pada Kyuhyun yang terlihat shock dan terdiam. Dongsaengnya itu tampak berjalan pelan menuju kamarnya dan langsung mengunci diri.

“Apa ini pukulan telak untuknya?” tanya Sungmin merasa khawatir. Siwon hanya tersenyum tipis melihatnya. Ia yakin jika berita ini benar-benar membuat Kyuhyun terpuruk. Semakin Kyuhyun terlihat bersedih dengan pemberitaan Yoona dan Changmin, jelas membuktikan bahwa perasaan namja itu terhadap Yoona sangatlah besar.

*****

Yoona terlihat cemas menunggu di sebuah ruang khusus. Changmin datang menghampirinya sembari menyodorkan minuman untuk menenangkan yeoja itu.

“Apa kau gugup?” tanya Changmin.

Yoona meneguk sejenak minuman pemberian Changmin. Menghela nafas berusaha menata dirinya yang terlihat gelisah. “Ne, oppa. Aku sangat gugup . . .”

Changmin menggenggam erat tangan Yoona. “Tenanglah, aku tahu kita hanya berpura-pura saja. Jadi . . .”

Yoona mengulum senyum. “Aku tidak tahu apakah tindakan yang kulakukan ini sudah benar, oppa. Kau tahu, sampai sekarang aku masih mencintai Kyuhyun-oppa. Tapi sekarang aku harus menjalani permainan yang sudah kita sepakati sebelumnya . . .”

“Bisakah kau tidak membicarakan masalah itu lagi?” potong Changmin. Namja itu sedikit kesal tiap Yoona menyebut nama Kyuhyun.

Oppa . . .” Yoona tampak terkejut melihat reaksi namja di depannya.

“Kau lupa? Aku ini juga memiliki perasaan padamu, bisakah kau tidak menyebut namanya di hadapanku. Tiap kali mendengar namanya membuat telingaku sakit. Aku sangat kesal pada sikapnya yang mencampakkanmu begitu saja . . .” lanjut Changmin.

Yoona tertegun. Ia tahu saat ini harus segera menjalani permainan yang sudah disepakatinya bersama Changmin. Tidak ada lagi hal yang harus ia pikirkan, apalagi terkait masalah Kyuhyun. Antara dirinya dan Kyuhyun sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi.

Ne, oppa. Mianhae . . .” Yoona tersenyum.

Changmin ikut tersenyum. Tiba-tiba Shin gwajangnim datang menghampiri mereka.

“Konferensi pers sudah mau dimulai, kalian harus bergegas . . .”

Yoona dan Changmin mengangguk. Namja itu langsung mengulurkan tangannya pada Yoona dan menggandengnya menuju ruang konferensi pers.

Begitu keduanya masuk, sinar flash kamera langsung menyorot Changmin dan Yoona. Mengikuti dan mengambil gambar keduanya hingga mereka duduk di depan para wartawan yang sudah berkumpul. Mereka didampingi Sooman sajangnim dan Shin gwajangnim yang tampak duduk di samping keduanya.

Saatnya konferensi pers keduanya dimulai.

“Jadi . . . apa benar kalian sedang menjalin sebuah hubungan?” tanya seorang wartawan pada keduanya.

Yoona memandang Changmin. Namja di sampingnya langsung tersenyum.

Ne. Saat ini kami memang sedang menjalin hubungan,” ucapnya.

“Sudah berapa lama jalinan hubungan kalian?”

“Mungkin ini memang terlalu cepat. Tapi, kami baru memulai hubungan kami. Hampir 2 minggu, kami sudah resmi berpacaran,” jawab Changmin.

Yoona terlihat gugup selama konferensi pers berlangsung.

“Ini pertanyaan untuk Im Yoona, apa tanggapanmu terhadap foto-foto kalian yang sudah tersebar di internet, bahkan di media cetak maupun elektronik?”

“Ngg . . . itu kesalahan kami. Sebelumnya, kami memang sedang bermain di taman hiburan Seoul. Tanpa sengaja ada yang menyadari siapa kami dan langsung mengambil gambar kami . . .”

“Apakah saat itu kalian sedang berkencan?”

Mendengar pertanyaan itu semua orang langsung menggoda keduanya. Changmin dan Yoona tersenyum.

“Benar, kami sedang berkencan,” jawab Changmin.

“Termasuk foto di Pulau Jeju?”

Yoona terdiam sejenak. “Kalau itu . . . aku hanya ingin pergi menemui kedua orang tuaku . . .”

“Karena dia tidak bilang kalau menemui orang tuanya, diam-diam aku menyusulnya ke Pulau Jeju . . .”

Yoona menoleh kaget mendengar jawaban Changmin. Ia tahu jawaban Changmin akan membuat spekulasi yang beragam dari wartawan.

“Apakah untuk membicarakan masalah pernikahan kalian?”

Kontan seisi ruangan menjadi heboh mendengar pertanyaan itu. Changmin dan Yoona hanya saling memandang dan tersenyum. Permainan yang mereka jalani itu, telah membuat semua orang percaya bahwa keduanya sedang berpacaran. Di sisi lain, konferensi pers yang dilakukan keduanya telah berhasil meluluhlantakkan hati seorang namja. Namja yang sangat Yoona cintai tapi juga telah membuat hatinya hancur berkeping-keping, Cho Kyuhyun.

*****

“Kyuhyun-ah . . .” Sungmin berusaha mengetuk pintu Kyuhyun agar dongsaengnya itu keluar. Tapi tetap tidak ada jawaban.

Kyuhyun sejak pagi terus mengurung di kamar. Namja itu berdiam diri. Bahkan panggilan dari para hyungnya tidak diresponnya sama sekali.

Hatinya benar-benar kalut. Membayangkan konferensi pers yang dilakukan Changmin dan Yoona membuat hatinya semakin tersiksa. Ia tidak menduga Yoona akan menjalin hubungan dengan sahabatnya sendiri. Ia juga tidak menduga Changmin memiliki perasaan khusus pada Yoona.

“Yoong . . .”

DRRT! Sudah berkali-kali ia mengabaikan panggilan masuk dari Seohyun. Namja itu tetap diam. Pikirannya kembali menerawang jauh di masa saat ia masih berhubungan dengan Yoona.

***

“Apakah kita perlu mengumumkan hubungan kita pada media, oppa?” tanya Yoona.

Kyuhyun terdiam dan memandangi Yoona yang duduk di sampingnya. “Kau menginginkannya?”

“Aku sangat ingin sekali, tapi hubungan kita baru berjalan selama 1 bulan. Jika kita mengumumkan pada media, kurasa terlalu cepat nantinya . . .”

Kyuhyun tersenyum. “Mau hubungan kita baru 1 bulan atau berapa lama, bagiku tidak masalah. Jika perlu, sekalian saja kita umumkan bahwa kita akan melangsungkan pernikahan besok . . .”

Yoona menoleh kaget ke arah Kyuhyun. Dilihatnya namja itu terkekeh sembari memandangi Yoona.

“Oppa . . .”

“Kenapa? Memang kau tidak ingin menikah denganku?” tanya Kyuhyun jahil.

Yoona tersenyum malu. Dipeluknya lengan Kyuhyun dan menyenderkan kepalanya di bahu namjachingunya itu.

“Tentu aku mau, oppa . . . jika kau memang melamarku . . .” jawab Yoona.

Kyuhyun tersenyum menanggapinya. “Akhirnya kau benar-benar terpesona denganku, Im Yoona . . .”

“Oppa . . .” Yoona mencubit gemas lengan Kyuhyun hingga membuat namja itu merintih kesakitan. Kyuhyun langsung memeluk Yoona agar yeoja itu menghentikan aksi mencubitnya. Yoona hanya tersenyum geli melihat reaksi namjachingunya itu.

***

PRANG!

“Kyuhyun-ah!” Sungmin terkejut saat mendengar suara pecahan kaca dari kamar Kyuhyun.

“Apa yang sedang dilakukannya?” tanya Donghae panik.

“Kita dobrak saja!” usul Eunhyuk.

Donghae dan Eunhyuk langsung mendobrak pintu kamar Kyuhyun yang terkunci. Sungmin dan Ryeowook menunggu cemas.

BRAK! Mereka terkejut saat mendapati Kyuhyun menatap kaca di kamarnya dengan tangan kanan yang sudah berlumuran darah. Sepertinya namja itu baru saja memukulkan tangannya ke arah kaca. Tampak kaca tersebut retak dan beberapa bagian berserakan di lantai.

“Kyuhyun-ah . . .”

Sungmin langsung menghampirinya dan menjauhkannya dari kaca. “Apa yang kau lakukan? Kau melukai dirimu sendiri!”

Kyuhyun tidak menjawab. Darah terus mengalir keluar dari tangannya. Wajahnya tampak pucat.

“Cepat kita hentikan darahnya, bisa-bisa dia kehabisan darah . . .” usul Ryeowook.

Saat Kyuhyun dipapah menuju ruang tengah, tanpa diduga ia justru jatuh pingsan. Kontan membuat para hyungnya panik melihatnya.

“Kyuhyun-ah!”

“Gawat! Darah keluar terlalu banyak, cepat kita bawa ke rumah sakit!” ucap Donghae.

Sungmin, Eunhyuk dan Ryeowook mengangguki ucapan Donghae. Mereka pun bergegas membawa Kyuhyun ke rumah sakit.

*****

DRRT! Yoona mengambil ponselnya yang terus berdering. Konferensi pers baru saja selesai. Saat ini ia sedang bersama Changmin di ruang kerja Sooman sajangnim.

Yeoboseyo . . .”

Changmin memandangi Yoona yang terlihat menerima telepon.

“Siapa?” tanya Changmin penasaran.

Yoona berbisik. “Sungmin-oppa . . .”

Changmin kembali fokus pada kegiatannya.

“Ada apa meneleponku, oppa?” tanya Yoona.

“Yoong . . . bisakah kau datang ke rumah sakit Seoul sekarang?”

Yoona mengernyitkan dahinya. Kontan membuat Changmin yang duduk di sampingnya penasaran.

“Rumah sakit Seoul? Memang ada apa?” tanya Yoona.

Yeoja itu tampak mendengarkan Sungmin melanjutkan ucapannya. Seketika raut wajahnya berubah.

“Apa katamu, oppa . . .” Kalimat Yoona terhenti. “Kyuhyun-oppa jatuh pingsan?”

Changmin terkejut mendengar penuturan Yoona. Dilihatnya wajah Yoona yang terlihat berubah cemas. Yoona terlihat memandangi Changmin yang juga terkejut mendengarnya. Perasaannya seketika berubah kacau usai mendengar berita tentang Kyuhyun.

-TBC-

Jreng, jreng! Apakah aku terlalu cepat ngepost kelanjutan FF ini? Hehe😀 Semangat banget aku ngelanjutin part ini, begitu jadi langsung ku posting deh. Well, kuharap kalian suka ya dengan kelanjutannya🙂

signature

61 thoughts on “The True Love – Chapter 5

  1. kiran lika says:

    Wow kyu galau tingkat dewa =))
    Kasian jg sih changmin……..
    Asik nih jd yoona direbutin……
    Mampos dah seo dicuekin kyu._.

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s