[Ficlet] Beautiful Soulmate


beautifulsmts

Title : 

“Beautiful Soulmate”

Main Cast :

Cho Kyuhyun Super Junior

Im Yoona SNSD

Other Cast :

Choi Sooyoung SNSD

Shim Changmin TVXQ

Genre :

Fantasy, Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

Desiran ombak ditambah angin bertiup pelan di sekitar pantai menambah suasana ketenangan di tempat tersebut. Tak heran banyak orang yang datang mengunjungi pantai sebagai tempat untuk menenangkan diri. Seperti yang tengah dilakukan oleh seorang pria malang yang terlihat sedang merebahkan diri di atas pasir putih pantai tersebut. Wajahnya terlihat muram dengan berbagai masalah yang sedang dirundungnya. Tidak ada lagi senyum khas yang mengembang darinya, yang terlihat hanyalah kekecewaan yang mendalam.

“Aish . . . kau sangat payah, Cho Kyuhyun!”

Cho Kyuhyun, tidak banyak yang menduga pria yang dianggap nyaris sempurna bagi tiap wanita sepertinya, justru dikhianati oleh tunangannya sendiri. 3 bulan silam, merupakan peristiwa pahit yang pernah dialaminya. Di hari pernikahannya, tunangannya itu melarikan diri bersama pria lain.

“Choi Sooyoung, selamanya aku tidak pernah memaafkanmu . . .”

Kyuhyun beranjak dari posisinya lalu kembali berjalan menuju mobilnya yang terparkir tak jauh dari pantai. Ia melewati sebuah gubuk tua yang terdapat seorang wanita paruh baya mengenakan jubah seperti peramal. Awalnya ia berniat untuk tidak peduli dengan gubuk tersebut, tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat wanita itu melambaikan tangan ke arahnya.

Pria itu hanya memandang sekilas, lalu kembali berjalan.

“Kau yang di sana, kemarilah . . .”

Langkah Kyuhyun kembali terhenti. Dengan malas ia akhirnya mendekati gubuk tersebut. Suasana mistis begitu terasa di dalam gubuk tersebut. Kedua matanya tidak lepas memandang sosok wanita yang seperti peramal itu.

“Aku tahu kau sedang ada masalah . . .” ucap peramal.

Kyuhyun menaikkan salah satu alisnya. Pria itu memang tidak pernah mempercayai ramalan atau apapun yang dianggapnya hanya tahayul.

“Lalu?”

“Aku membawa kabar gembira untukmu. Sebentar lagi kau akan bertemu dengan belahan jiwamu . . .” lanjut peramal itu.

Kyuhyun tertawa sinis. “Kau bercanda. Belahan jiwaku sudah mengkhianatiku.”

Ani. Itu masa lalumu. Wanita yang mengkhianatimu itu bukanlah belahan jiwamu. Kau baru akan bertemu dengannya hari ini. Percayalah . . .” ucap peramal.

Kyuhyun terlihat kesal mendengar celotehan peramal itu yang dianggapnya bualan belaka. Pria itu memilih bergegas pergi meninggalkan gubuk tersebut dan berjalan menuju mobilnya. Segera ia nyalakan mesin mobil itu dan melaju meninggalkan pantai untuk kembali ke rumahnya.

***

“Penderitaanmu akan segera berakhir. Kau akan bertemu dengan seorang pria yang akan menjadi belahan jiwamu.”

“Aku tidak bisa kembali ke tubuhku?”

“Untuk sementara kau akan menjalani kehidupanmu sebagai arwah . . .”

“Kapan aku kembali ke tubuhku?”

“Setelah kau menemukan belahan jiwamu . . .”

***

Kyuhyun tiba di rumahnya setelah menempuh 1 jam dari pantai Eurwangni. Di rumah mewahnya itu ia hanya tinggal seorang diri. Sebenarnya rumah itu adalah kediaman pribadinya yang akan ia habiskan bersama istri dan keluarganya. Namun, sebelum impian itu terwujud, tunangannya, Choi Sooyoung, justru melarikan diri di hari pernikahannya.

Kyuhyun masuk ke dalam rumah lalu berjalan menuju kamarnya. Tiba-tiba secercah cahaya menyilaukan menembus jendela kamarnya. Ia melihat cahaya itu semakin lama semakin besar, membuatnya terpaksa menyipitkan kedua matanya. Cahaya itu memudar hingga mampu memperlihatkan sosok orang yang ditutupi dibalik cahaya tersebut. Kedua mata Kyuhyun terbelalak saat melihat sosok wanita cantik misterius sudah berada dalam kamarnya.

“Siapa kau?”

Wanita itu membuka kedua matanya dan seolah bereaksi sama dengan Kyuhyun, ia terlihat kebingungan.

“Siapa kau?” ulang Kyuhyun. “Kau masuk menyelinap kemari. Berani sekali kau! Kau pasti ingin mencuri di rumahku.”

Chakkaman . . . aku tidak menyelinap dan aku bukan pencuri. Tidakkah kau lihat ada cahaya? Aku datang kemari dengan cahaya itu . . .”

“Cih, kau pikir aku percaya dengan ucapanmu! Keluar! Atau kupanggil pihak yang berwajib untuk menyeretmu keluar . . .” ancam Kyuhyun.

Pria itu berjalan mendekat ke arah wanita yang terlihat berjalan mundur. Tanpa diduga, kakinya justru terantuk sebuah benda di lantai hingga membuatnya jatuh menimpa wanita tersebut.

“Aish, sial . . .!” Kyuhyun mencoba beranjak dari posisinya tapi ada yang aneh. Ia tidak melihat wanita itu di bawahnya. Hanya lantai yang terlihat. Pria itu bergegas berdiri lalu berbalik memutar tubuhnya ke arah wanita itu.

“Kau . . .” ucapnya ragu untuk menyimpulkan sosok wanita itu. “Tidak mungkin.”

“Kalau kau tidak percaya, akan kuulangi sekali lagi,” lanjut wanita itu.

Wanita itu berjalan lurus ke arah Kyuhyun. Perlahan semakin dekat. Kyuhyun tampak memejamkan kedua matanya.

“Bukalah matamu . . .”

Kyuhyun membuka matanya dan mendapati sosok wanita itu sudah berdiri di belakangnya.

“Kau menembusku begitu saja?” tanya Kyuhyun ragu.

“Tentu saja, karena aku ini arwah . . .”

Kyuhyun menatap tak percaya ke arah wanita yang menyebut dirinya adalah arwah.

“Kurasa aku sudah gila . . .” ucapnya lirih lalu berjalan keluar dari kamarnya.

Chakkaman . . .

Tiba-tiba wanita itu sudah berdiri di hadapannya hingga membuat pria itu melonjak kaget.

“Kapan kau berpindah tempat?” tanya Kyuhyun kaget.

“Aish, sudah kubilang aku ini arwah. Tentu saja ini mudah bagiku . . .”

Kyuhyun semakin menatapnya bingung. Pria itu langsung berlari keluar kamar menuju ruang tengah menghindarinya. Tapi sialnya, sosok wanita itu justru sudah terlihat duduk di sofa ruang tengah.

“Apa maumu? Kenapa kau mengikutiku seperti ini?” bentak Kyuhyun kesal.

“Izinkan aku tinggal di sini sementara . . .”

Mwo?

Wanita itu memohon pada Kyuhyun. “Kumohon, izinkan aku tinggal di sini sementara . . .” ucapnya.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya keras. Ia tidak tahu harus berbuat apa.

“Aish, baiklah! Kau boleh tinggal di sini. Siapa namamu?”

Wanita itu tersenyum .”Im Yoona imnida, kau bisa memanggilku Yoona . . .”

ooOoo

Cahaya mentari pagi berhasil menembus celah jendela kamar Kyuhyun. Pria itu masih tertidur pulas dibalik selimutnya. Perlahan ia membuka kedua matanya saat menyadari hari mulai pagi.

“Selamat pagi . . .”

Kyuhyun berteriak kaget saat melihat Yoona, arwah wanita yang tiba-tiba datang ke rumahnya, sudah duduk manis di sebelah ranjangnya.

“Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Kyuhyun kesal.

“Tentu saja menunggumu bangun . . .” jawab Yoona.

“Bukan itu. Kenapa kau sudah ada di kamarku?”

Yoona mendesah. “Kau lupa jika aku ini arwah? Tentu saja aku bisa berpindah tempat dengan mudah. Walau ruang terkunci pun tetap saja aku bisa menembus dinding.”

“Aish, kenapa aku harus tinggal bersama arwah? Benar-benar sial!” runtuk Kyuhyun.

Yoona hanya mengerucutkan bibirnya melihat reaksi Kyuhyun. Ia bergegas menyusul Kyuhyun yang terlihat berjalan keluar kamar.

BRAK! Dengan sengaja Kyuhyun menutup pintu kamar di depan Yoona. Wanita itu berdecak kesal ke arah pintu.

“Dasar, akan kuberi pelajaran dia!” batin Yoona kesal.

Kyuhyun berjalan menuju dapur untuk mengambil minum di lemari es. Saat menutup pintu lemari es, tiba-tiba ia dikejutkan dengan Yoona yang sudah berdiri di sebelahnya.

“Bisakah kau tidak selalu mengejutkanku seperti ini? Kau ingin membuatku mati kena serangan jantung ya?!”

“Paling tidak kau bersikap baik padaku, kenapa sejak kemarin kau terus berbuat kasar . . .” keluh Yoona.

“Itu karena kau datang tiba-tiba dan sudah berada di kamarku. Apalagi saat tahu kau adalah arwah, ini membuatku gila. Aku sedang dirundung masalah kenapa masalah baru datang padaku . . .” ucap Kyuhyun.

“Hei, memangnya hanya kau saja yang punya masalah? Aku juga sama sepertimu,” balas Yoona.

“Arwah sepertimu bisa punya masalah?”

“Aku ini juga manusia, hanya saja untuk saat ini aku tidak bisa kembali ke tubuhku. Sampai aku berhasil menemukan seseorang . . .” jawab Yoona.

“Siapa?”

“Belahan jiwaku . . .”

Kyuhyun tersentak. Ia teringat dengan perkataan peramal kemarin saat ia datang ke pantai.

“Tidak mungkin belahan jiwaku dia . . .” gumam Kyuhyun lirih.

“Kau bilang apa?” tanya Yoona penasaran.

“Ah, bukan apa-apa. Lupakan saja . . .” balas Kyuhyun.

Diam-diam pria itu memperhatikan Yoona. Jika diperhatikan baik-baik, Yoona terlihat cantik dan juga anggun. Kenapa wanita seperti dia bisa seperti sekarang ini? Apa ada hal buruk yang menimpanya?

ooOoo

Hampir 1 minggu Yoona sudah tinggal di rumah Kyuhyun. Pria itu juga sudah terbiasa dengan kehadiran Yoona. Hubungan keduanya sudah terjalin baik, tidak ada lagi pertengkaran konyol yang sering terjadi saat mereka bertemu.

“Jadi, kau mengalami kecelakaan?” tanya Kyuhyun saat mendengar cerita dari Yoona.

Anggukan Yoona membuat Kyuhyun merasa kasihan.

“Aku mengalami kecelakaan, saat akan mengejar kekasihku yang kulihat sedang bersama wanita lain. Saat itu, ada truk besar yang berlawanan arah dengan mobilku. Karena aku tidak fokus mengemudi, mobilku tanpa sengaja melewati batas jalan dan nyaris menabrak truk itu. Aku justru membanting setir hingga tanpa kusadari mobilku sudah berbalik dan aku tidak ingat apapun. Tiba-tiba saja aku sudah bertemu seseorang yang tidak kukenal dan mengatakan padaku bahwa penderitaanku akan segera berakhir karena aku akan bertemu dengan belahan jiwaku yang sesungguhnya. Saat tersadar, tahu-tahu aku sudah di kamarmu . . .”

“Kau datang kemari untuk mencari belahan jiwamu?”

“Kurasa begitu, tapi aku belum tahu siapa orangnya . . .” jawab Yoona.

Kyuhyun terdiam. Ia merasakan hal yang sama dengan Yoona.

“Bagaimana denganmu? Apa kau sudah mempunyai kekasih?” tanya Yoona penasaran.

Pria itu terdiam saat mendengar pertanyaan Yoona. Kegiatan makannya dihentikannya sejenak.

“Aku sudah bertunangan. Aku sangat mencintainya. Tidak kusangka, di hari pernikahan kami, tunanganku justru melarikan diri bersama pria lain . . .” jawab Kyuhyun.

Mianhae . . . aku tidak bermaksud membuatmu kembali sedih . . .” ucap Yoona merasa bersalah.

Gwaenchana, kurasa aku sudah melupakan peristiwa pahit itu. Memang sangat menyakitkan . . .” balas Kyuhyun. “Kita senasib.”

Yoona tersenyum. “Kau benar . . .”

“Tunanganku itu akan segera menikah dengan pria itu. Bahkan dia juga sudah mengirimkan undangan padaku . . .”

Yoona tampak memperhatikan undangan yang disodorkan Kyuhyun ke arahnya. Seketika matanya terbelalak saat melihat nama yang tertera.

“Choi Sooyoung dan . . . Shim Changmin?”

Ne . . .”

Ekspresi Yoona berubah seketika. Wajahnya terlihat sedih.

Wae?” tanya Kyuhyun penasaran.

“Shim Changmin . . .” Kalimat Yoona terhenti sejenak. “Dia adalah kekasihku.”

Mwo?

Yoona masih terisak, bahkan air matanya mengalir deras. Kyuhyun terlihat masih shock dengan kenyataan yang serba kebetulan tersebut.

“Kenapa bisa kebetulan seperti ini?” gumamnya lirih.

Keduanya pun larut dalam keheningan dan pikiran masing-masing. Nasib serupa yang mereka alami, tanpa diduga mampu menumbuhkan rasa simpatik antara Kyuhyun dengan Yoona. Entah sekedar simpatik atau justru benih cinta yang mulai bersemi di antara keduanya.

ooOoo

Hari pernikahan Sooyoung dan Changmin pun datang. Namun Kyuhyun enggan datang menghadiri undangan tersebut. Pria itu lebih memilih menghabiskan waktunya di rumah bersama Yoona. Keduanya terlihat sedang asyik mengobrol di balkon lantai atas rumah Kyuhyun.

“Kau tidak datang untuk menghadiri pernikahan mereka?” tanya Yoona.

“Tidak mau. Lebih baik aku di sini saja menemanimu di rumah . . .” jawab Kyuhyun sembari tersenyum.

Yoona tersipu malu mendengarnya.

“Kau sedih karena kekasihmu mengkhianatimu?” tanya Kyuhyun.

“Rasa kecewa itu pasti ada, tapi aku lebih memilih untuk membiarkannya saja. Melupakan kenangan pahit itu dan memulai lembaran baru. Belum ada kata terlambat untuk menemukan kebahagiaanku sendiri . . .” jawab Yoona.

Kyuhyun tersentuh mendengarnya. Kebersamaan yang mereka lalui selama hampir 2 minggu ini mampu mengobati luka yang menganga lebar di hati Kyuhyun. Mungkinkah Kyuhyun jatuh cinta pada wanita yang sedang berdiri di sampingnya itu?

Kyuhyun mencoba menyentuh tangan Yoona. Tapi tidak bisa. Tangannya justru menembus tubuh wanita itu.

“Jika kau sudah kembali lagi ke tubuhmu, apakah kita bisa bertemu kembali?” tanya Kyuhyun.

Yoona menoleh kaget ke arah Kyuhyun. Wajahnya tertunduk lemas memandangi Yoona.

“Entahlah . . .” balas Yoona.

“Kuharap kita bisa bertemu kembali . . .” ucap Kyuhyun sembari tersenyum.

“Aku pun juga berharap demikian . . .” balas Yoona.

Keduanya tampak mengulum senyum satu sama lain. Memandang wajah masing-masing. Dirasakan ada perasaan lain yang tumbuh di hati keduanya. Ya, mereka berdua telah saling jatuh cinta. Jika benar Yoona akhirnya jatuh cinta pada Kyuhyun, mungkin saja dia sudah menemukan belahan jiwanya dan itu berarti, Yoona akan kembali ke tubuhnya.

***

Kyuhyun . . .kau bisa mendengarku?”

“Ah, kurasa kau benar-benar tertidur pulas. Mianhae, kurasa waktuku sudah tiba. Ini artinya, aku sudah menemukan belahan jiwaku. Aku semakin yakin, alasan kenapa aku datang ke rumahmu, karena memang untuk mencari belahan jiwaku dan sudah kutemukan siapa orangnya. Belahan jiwaku itu adalah kau, Cho Kyuhyun. Saranghae . . .”

***

Kyuhyun terbangun dari tidurnya. Ia terkejut saat menyadari suasana rumahnya begitu sepi.

“Yoona . . .” Ia mencoba memanggil sosok arwah wanita yang selama ini menemaninya. Tidak ada jawaban dari wanita itu. Kyuhyun bergegas menyisiri seluruh sudut rumahnya. Nihil. Yoona tetap tidak ditemukan. Pria itu tertunduk lemas.

“Apa kau sudah pergi?” gumamnya lirih. “Bahkan aku belum sempat mengatakannya padamu.”

Kyuhyun menatap langit yang dihiasi bintang-bintang yang indah.

Saranghaeyo, Im Yoona . . .

ooOoo

One year later

Kyuhyun terdiam di ruang kerjanya. Pria itu tampak kelelahan usai menjalani meeting dengan client. Wajahnya sesekali terlihat murung. Perasaan yang belum sempat tersampaikan masih mengganjal di hatinya.

Tiba-tiba sekertaris pribadinya masuk ke ruang kerjanya.

Mianhae, Bos! Ada tamu yang ingin bertemu dengan Anda . . .”

“Suruh saja masuk . . .” ucap Kyuhyun.

Wanita itu mengangguk lalu berjalan keluar dari ruang kerja Kyuhyun. Pria itu berjalan menuju jendela ruang kerjanya. Memperhatikan ke arah luar yang terlihat ramai.

“Cho Kyuhyun . . .”

DEG! Seketika tubuh Kyuhyun terasa kaku. Suara yang tidak asing baginya. Pria itu berbalik dan memutar tubuhnya. Wajahnya berubah haru saat mengetahui wanita yang sudah berdiri di belakangnya.

“Kaukah itu, Im Yoona?” tanya Kyuhyun lalu berjalan mendekat untuk memastikan. Tangannya perlahan menyentuh tangan Yoona. Kali ini berhasil, tidak lagi tembus seperti terakhir kali. Wajahnya langsung ceria memandang wanita yang ada di hadapannya.

“Aku bisa menyentuhmu, kau sudah kembali ke tubuhmu?”

Anggukan Yoona membuat Kyuhyun semakin terharu. Apalagi saat melihat air mata Yoona yang menetes perlahan. Tanpa pikir panjang ia langsung memeluk wanita yang berdiri di hadapannya itu.

“Ah, syukurlah! Aku bisa bertemu kembali denganmu . . .” ucap Kyuhyun senang. “Kupikir aku tidak bisa bertemu lagi denganmu.”

“Aku memang sudah kembali ke tubuhku . . .” balas Yoona.

Kyuhyun terdiam sejenak. “Itu artinya, kau sudah menemukan belahan jiwamu?”

Yoona mengangguk pelan. Seketika raut wajah Kyuhyun berubah muram.

“Siapa orangnya?” tanya Kyuhyun ragu.

“Orang itu . . .” Yoona menghentikan kalimatnya sejenak. “Kau.”

Kyuhyun menoleh kaget ke arah Yoona. Dilihatnya wanita itu mengulum senyum.

“Sejak awal kedatanganku di rumahmu, aku sempat merasa, mungkinkah belahan jiwaku yang sedang kucari adalah kau. Karena dari sekian tempat yang ada, kenapa aku muncul di rumahmu. Bukan di tempat lain. Bahkan kita juga senasib, sama-sama menderita karena cinta kita dikhianati. Sampai akhirnya, saat malam terakhir kita, aku menyadari ada perasaan yang sangat kuat dalam diriku. Aku yakin, aku jatuh cinta padamu. Saat itulah tubuhku perlahan mulai menghilang. Aku berusaha memanggilmu untuk berpamitan, tapi kau tidak dengar karena tertidur pulas . . .”

“Pantas begitu aku terbangun, aku tidak dapat menemukanmu dimanapun,” ucap Kyuhyun.

“Aku senang, aku bisa bertemu lagi denganmu, Kyu . . .” kata Yoona.

Kyuhyun tersenyum. “Demikian juga denganku.”

Pria itu menggenggam tangan Yoona perlahan. Membuat wajah Yoona memerah.

“Aku belum sempat mengatakannya padamu, kurasa ini saatnya . . .” kata Kyuhyun.

“Apa itu?” tanya Yoona penasaran.

“Kau adalah belahan jiwaku yang sangat cantik,  Im Yoona . . .” jawab Kyuhyun. Lalu mendaratkan kecupan manis di bibir Yoona.

Saranghaeyo, Im Yoona . . .

Nado saranghae, Cho Kyuhyun . . .

Keduanya berpelukan satu sama lain. Masa lalu keduanya, mereka jadikan sebagai bahan pelajaran untuk membuka kembali lembaran baru yang akan memberikan kebahagiaan terindah untuk keduanya.

-THE END-

Yup, aku datang lagi membawa sebuah ficlet. Lebih singkat, hehe. Mian kalo ceritanya gaje, begitu dapet inspirasi, cerita ini langsung kubuat deh. Kuharap kalian suka ya, gomawo😀

signature

57 thoughts on “[Ficlet] Beautiful Soulmate

  1. thefoursix says:

    Ngga ada kata terlambat buat baca ff ini kan kak? Wkwkwk. Betewe betewe suka sama jalan ceritanyaaaaa, ih sooyoung belagu banget masa cowo secakep kyuhyun ditinggalin, changmin juga masa cewe secakep yoona ditinggalin. Eh gapapa ding kalau ga gitu kan kyuna ga jadi bersama ya kan kak? 😁 terus itu setaun lamanya si kyuhyun pasti galau berat ditinggal arwah secantik yoona, but pada akhirnya bsrsatu juga wihiii *tebar confetti*

  2. syalala says:

    haaaaaaaaaaaaaaaaaaa bisa begini ceritanya hahaha baru baca ficlet aja tp udah tertarik sama gaya tulisan kamu. aku tipe2 yg gabisa baca tulisan yg ga begitu formal atau yg acak adul tpppp aku bisa baca ini berati tulisammya udah bagusss hahah tinggal jalan ceritanya aja, karena baru baca pendek begini, jd belim bisa komentar jauh ttg jalam cerita heheh lanjuuuuutt

  3. Mitarashi8899 says:

    Hmm sebeklumnya maaf ya kalau komentarku nyelekit.. Alurnya kecepetan terus feelnya kurang dapet tapi tulisannya rapi kok bahasanya juga ringan cm itu aja saran aku. Mianhae

  4. Eva qistiana amanatillah says:

    Kyaaa… Akhirnya ketemu juga ff fantasy nya..
    Keren banget eon, keep writing eonni.. FIGHTING !!!
    ^_^😀🙂 :p

  5. Febby Felisha .H. says:

    Sweet walaupun alurnya kecepetan tapi jelas.Thor bikin ff genrenya action dong.Hehehe kalo gak mau juga gak apa.Ditunggu ff lainnya thor

    Keep Writing and Fighting ^ ^

  6. gamepagne says:

    hai! aku reader baru disini kak:)

    FIcletnya keren dan beda sama ff lain yang ceritanya serupa. Keep writing kak:))

  7. musky says:

    annyeong, aku reader baru. salam kenall🙂
    ternyata mereka emang udah ditakdirin buat bareng bareng yah
    sampe semuanya aja sama xD

    keep writing😀

  8. Rifdah_Musketeers says:

    saking kerennya bingung aku mau coment apa, karena aku pun gak mungkin bisa nulis ff sebagusmu eonn. Daebak deh buat risma eonn ^^

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s