[Drabble] Gone with You


gone_with_youTitle : 

“Gone with You”

Main Cast :

Cho Kyuhyun Super Junior

Im Yoona SNSD

Genre :

Angst, Sad

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

 

Pria itu menatap nanar ke arah pusaran makam di hadapannya. Entah sudah berapa lama waktu yang ia habiskan untuk berdiri di sana. Berkali-kali berharap nama yang tertera di batu nisan tersebut bukanlah nama gadis yang sangat dicintainya, tapi sia-sia.

“Kenapa kau harus pergi dariku? Kenapa?”

Cho Kyuhyun, pria itu terduduk lemas sambil menundukkan kepalanya. Buliran air mata terus membasahi wajahnya.

“Im Yoona . . .”

***

A few days ago

Dua insan manusia itu tengah berlari dari kejaran sekelompok orang. Im Yoona, ketakutan luar biasa tampak menyelimuti wajahnya. Ia hanya terus berlari dan mempererat genggamannya pada pria yang kini tengah menariknya, Cho Kyuhyun.

Keduanya tengah berlari dari kejaran sekelompok orang suruhan Mr. Im, appa Yoona sendiri. Sudah dua bulan, Yoona melarikan diri bersama Kyuhyun. Ia abaikan semua larangan keras dari Mr. Im dan lebih memilih Kyuhyun.

Cinta yang tumbuh di antara mereka, seolah dianggap cinta terlarang bagi kedua appa mereka. Permusuhan Mr. Im dan Mr. Cho membuat kedua appa mereka tidak bisa lepas dari pertikaian yang selalu mengandalkan senjata. Kedua appa mereka merupakan gembong mafia yang memiliki hubungan buruk selama bertahun-tahun.

Mereka tidak menduga jika Kyuhyun dan Yoona telah saling jatuh cinta. Situasi semakin memanas dan tidak terkendali. Baik Mr. Im maupun Mr. Cho, keduanya sama-sama melarang keras hubungan yang dilakukan Kyuhyun dan Yoona.

Terlalu besar rasa cinta itu bagi Kyuhyun dan Yoona. Mereka tidak mau berpisah. Pengekangan yang dilakukan kedua appa mereka membuat keduanya semakin mencintai satu sama lain. Hingga akhirnya, keduanya memutuskan melarikan diri.

Langkah mereka terhenti di salah satu gang buntu di sudut kota. Kedua orang itu berbalik menatap sekelompok orang dengan penampilan mafia semakin mendekati mereka. Yoona bersembunyi di belakang Kyuhyun dan tidak pernah melepaskan genggamannya. Kedua wajah mereka terlihat gelisah.

“Im Yoona . . .”

Sebuah suara yang tidak asing lagi bagi Yoona membuat tubuhnya semakin bergetar.

“Appa . . .”

Mr. Im tampak menyeruak keluar dari sekelompok orang suruhannya tersebut. Tanpa ragu, pria paruh baya itu langsung mengeluarkan pistol dari balik jasnya. Ia mengarahkan ujung pistol tersebut tepat ke arah Kyuhyun.

“Kau tahu apa yang akan aku lakukan bukan?” tanya Mr. Im dingin.

“Hentikan appa!”

“Jika kau berjanji akan meninggalkan pria ini selamanya, appa tidak akan melepas tembakan ke arahnya. Tapi jika kau menolak, jangan harap appa akan menghentikan tindakan ini . . .”

“Kau tidak perlu memberikan pilihan yang sulit bagi putrimu sendiri. Jika kau mau menembakku, tembak saja . . .”

Yoona menoleh kaget ke arah Kyuhyun. Tidak ada ketakutan sama sekali yang tampak di wajah pria itu.

“Kyu . . .”

“Nan gwaenchana . . .” ucap Kyuhyun tersenyum. Pria itu kembali menatap ke arah Mr. Im lalu memejamkan matanya.

Buliran air mata Yoona turun membasahi wajah cantiknya. Ia menatap nanar ke arah pistol yang dipegang appanya. Seolah kehabisan kesabaran, Mr. Im langsung menarik tuas pistol dan . . .

DOR! Suara tembakan keras itu mampu mengejutkan siapapun yang mendengarnya. Keanehan dirasakan Kyuhyun. Kenapa ia sama sekali tidak merasa kesakitan?

Perlahan Kyuhyun membuka kedua matanya. Sebuah pemandangan mengejutkan berhasil mengoyakkan hatinya. Rupanya, Yoona sudah berdiri di hadapannya. Jelas sikap gadis itu membuat dirinya lah yang terkena tembakan peluru dari pistol yang digunakan appanya sendiri.

“Yoona . . .” Mr. Im tampak shock saat melihat kondisi tubuh putrinya yang tertembus peluru dari pistolnya sendiri. Tangan pria paruh baya itu gemetar, hingga membuat pistol yang dipegang terlepas dari tangannya.

Yoona memegangi bagian perutnya yang mengeluarkan darah. Darah yang terus mengalir seolah tidak berhenti. Peluru yang dilepaskan itu memang telah menembus jantungnya. Tubuh gadis itu langsung roboh.

Kyuhyun berteriak dan menghampiri tubuh Yoona yang terkulai lemah.

“Kenapa kau lakukan ini?” tanya Kyuhyun. Bibirnya terasa kelu dan bergetar. Ia tidak sanggup menahan air mata yang terus mengalir.

Yoona menoleh ke arah pria yang kini tengah memeluknya. Tangannya yang berlumuran darah tampak mengusap pelan wajah Kyuhyun. Menghapus air mata yang membasahi wajah pria itu.

“Setidaknya aku bisa melindungimu . . .” ucap Yoona lirih.

“Kau tidak perlu melakukannya . . .” balas Kyuhyun terisak.

Yoona tersenyum. “Kau harus tetap hidup, Kyu . . .”

Perlahan mata Yoona mulai terpejam. “Saranghae . . .”

DEG! Tangan Yoona jatuh terkulai. Mata gadis itu terpejam untuk selamanya.

Kyuhyun langsung berteriak histeris dan memeluk tubuh gadis yang sangat dicintainya itu. Im Yoona, ia telah pergi untuk selamanya.

***

Kyuhyun membuka matanya dan kembali menatap pusaran makam di hadapannya tersebut. Hembusan angin yang terasa sejuk seolah tidak mampu menghilangkan kesedihan mendalam yang ia rasakan.

“Aku sudah tidak sanggup lagi untuk terus hidup sesuai permintaan terakhirmu. Jiwaku terlalu rapuh karena kau tidak ada di sisiku, mianhae . . .”

Sebuah pistol ia keluarkan dari balik jas yang dikenakannya. Pria itu tampak mengarahkan benda tersebut ke arah kepalanya sendiri.

“Aku akan pergi dari dunia ini untuk menyusulmu. Gone with you . . .

Terdengar suara tembakan yang begitu keras memecah keheningan di area pemakaman. Tak butuh waktu lama, tubuh pria itu langsung tersungkur di tanah. Dengan tenaga yang tersisa, Kyuhyun tersenyum menatap pusaran makam di hadapannya tersebut.

“Tunggu aku, Im Yoona . . .”

-THE END-

Haloo . . . kali ini saya datang membawa FF Drabble, jadi nya lebih singkat. Maaf kalo ceritanya gaje dan typo kalo ada ^^v  Untuk ending nya hehe, bisa dibilang sad ending. Jangan marah ya readers, saya tahu kebanyakan lebih suka happy ending, ini untuk variasi saja. Walaupun tetep mayoritas FF yang saya tulis happy ending. Saya tunggu RCL dari kalian, gomawo😉

P.S : Rencana selanjutnya mau nerusin lagi yang Look, at Me! Tapi saya harus fokus dulu sama laporan kuliah saya, jadi ditunggu dulu ya, gomawo *bow*

40 thoughts on “[Drabble] Gone with You

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s