[Twoshoot] Love in First Sight – Chapter 2A


love_in_first_sight

Title : 

“Love in First Sight”

Main Cast :

Im Yoona SNSD

Cho Kyuhyun Super Junior

Other Cast :

Jung Krystal F(X)

Lee Taemin Shinee

Choi Siwon Super Junior

Genre :

Romance

Author :

Charisma Rahmayanti

Rating :

PG-15

Disclaimer :

FF ini asli buatan sendiri. Tidak ada unsur kesengajaan jika alur cerita sama. Saya hanya meminjam nama tokoh dan tempat. Jangan memplagiat FF ini!

Attention :

Mohon komentarnya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dan untuk perbaikan positif ke depannya dalam menulis FF. Hope you all like it.

Selamat membaca ^_^

Copyright©rismarii

-Previous Story-

“Kau . . .”

“Long time no see, Im Yoona.”

-End Previous Story-

Taemin terlihat membereskan beberapa barang yang akan dibawanya untuk studi ke Inggris. Sebenarnya, menunggu waktu selama 6 bulan baru bisa berangkat ke Ingrris memang cukup lama. Namun, hal itu tidak masalah bagi Taemin, karena ia melalui jalur khusus yang mengharuskannya mengikuti seleksi lebih awal.

DRRT! Taemin memperhatikan ponselnya yang berdering. Ada pesan masuk dari Krystal.

Keluarlah

Aku sudah di depan rumahmu

-Krystal-

Taemin tersenyum, lalu bergegas keluar dari kamar untuk menemui Krystal. Dilihatnya sosok gadis yang tengah menunggu di depan pintu rumahnya. Refleks, ia pun langsung memeluk Krystal hingga membuat gadis itu tampak kebingungan dibuatnya.

“Taemin . . .”

“Aku senang kau datang menemuiku,” ucap Taemin kemudian.

Krystal pun tersenyum menanggapinya. Keduanya memutuskan untuk pergi bersama di taman pusat Seoul.

Di salah satu bangku taman, Krystal dan Taemin memilih duduk bersama sembari menatap langit. Mungkin karena gemerlap cahaya lampu kota Seoul yang lebih banyak, keduanya tidak bisa melihat bintang.

“Sayang sekali, tidak ada bintang . . .” ucap Krystal.

Taemin mengangguk. “Cahaya lampu kota lebih dominan dan itu berhasil menutupi cahaya bintang. Sehingga kita tidak bisa melihatnya.”

Krystal menyenderkan kepalanya di bahu Taemin. Perlahan tangan Taemin pun bergerak hingga berhasil menggenggam erat tangan Krsytal.

“Seminggu lagi, kau akan berangkat ke Inggris . . .”

Taemin terdiam sejenak. Sesaat ada raut sedih di wajahnya. Hatinya terasa berat untuk meninggalkan Korea, terlebih lagi meninggalkan Krystal. Perlahan tangannya tampak menggenggam erat tangan Krystal.

“Apa kau sedih?” tanya Taemin kemudian.

Krystal tersenyum tipis. Ia tahu, rasanya tidak bisa membohongi diri sendiri dan berkata bahwa ia tidak sedih.

“Rasa sedih itu jelas ada. Jika boleh jujur, aku ingin kau tidak pergi,” jawab Krsytal.

Taemin menoleh ke arah Krystal. “Apa sebaiknya aku tidak pergi?”

Krystal langsung beranjak dari posisinya dan menatap Taemin yang terlihat tersenyum padanya. “Kau ini, aku hanya bercanda. Kau harus tetap pergi. Bagaimanapun juga, ini demi kesuksesan studimu di Inggris. Bukankah ini impian yang sudah lama kau nantikan?”

“Tidak apa jika aku pergi?” tanya Taemin sembari memperlihatkan senyuman termanisnya di hadapan Krystal.

Melihat wajah Taemin tersebut, Krystal langsung memeluk kekasihnya tersebut. Gadis itu sedikit terisak.

“Berjanjilah, jika kau ada waktu, kau harus menghubungiku. Jangan pernah sekalipun kau melupakan dan mengabaikanku,” pinta Krystal.

Taemin tersenyum. Ia pun membelai lembut kepala Krystal. “Arraseo. Kau jangan khawatir.”

Keduanya semakin mempererat pelukan mereka. Seolah ingin menikmati kebersamaan di waktu yang tersisa menjelang keberangkatan Taemin ke Inggris.

*****

Yoona masih berdiri mematung. Ditatapnya wajah pria yang kini tengah berdiri di hadapannya. Tubuh Yoona terasa kaku.

“Bagaimana kabarmu? Lama tidak bertemu . . .”

“Lama tidak bertemu,” Yoona terlihat menatap tajam ke arah pria tersebut. “Choi Siwon.”

Pria yang diketahui bernama Siwon tersebut hanya tersenyum tipis. “Kenapa sikapmu dingin seperti ini? Kau tidak merindukanku?”

Bola mata itu membulat sempurna. Kerinduan yang semula memang ia rasakan, perlahan berubah menjadi kebencian.

“Untuk apa aku merindukanmu? Bukankah kau yang sudah meninggalkanku tiga tahun silam?” tanya Yoona dingin.

Siwon terdiam. Pria itu terlihat menatap Yoona dengan wajah serius.

Mianhae . . .” ucapnya kemudian. “Kali ini, aku datang untuk kembali padamu.”

DEG! Yoona terpaku. Pikirannya kembali menerawang kejadian beberapa tahun silam.

***

“Lebih baik hubungan kita sampai di sini saja . . .”

Yoona menatap bingung ke arah Siwon. “Apa maksudmu?”

“Aku sudah dijodohkan dengan gadis lain. Kami akan segera menikah.”

Yoona tersentak mendengarnya. Buliran air mata itu langsung mengalir deras membasahi wajah Yoona.

“Mianhae, kuharap kau bisa menerima keputusanku. Aku tidak bisa menolak permintaan kedua orang tuaku,” lanjut Siwon. “Kudoakan semoga kau bahagia.”

Siwon, pria itu bergegas pergi meninggalkan Yoona yang hanya bisa menangis menatap kepergiannya.

***

Yoona tersenyum sinis ke arah Siwon. Seolah tak dapat menghilangkan rasa sakit di hatinya karena pria itu.

“Jangan pernah muncul lagi di hadapanku, Choi Siwon. Bagiku, kau sudah tidak ada artinya lagi. Kau sudah lama hilang dari hidupku. Kau hanyalah masa laluku,” ucap Yoona.

Siwon berjalan mendekat ke arah Yoona. “Kau jangan berbohong padaku. Aku tahu, kau sangat mencintaiku, Im Yoona.”

Emosi Yoona memuncak. “Benar, aku memang sangat mencintaimu. Lebih tepatnya tiga tahun lalu. Mencintai Choi Siwon yang sangat baik dan perhatian padaku. Pria yang selalu berada di sisiku dan tidak akan pernah meninggalkanku. Bukan pria sepertimu yang sudah mencampakkan kekasihnya demi orang lain.”

“Sudah kubilang itu karena aku tidak bisa menolak permintaan kedua orang tuaku. Aku terpaksa menerima perjodohan itu karena mereka mengancamku akan membuatmu menderita,” ucap Siwon membela diri.

“Hentikan! Aku tidak mau dengar apapun darimu! Kumohon, tinggalkan aku dan jangan pernah temui aku,” pinta Yoona.

Yoona berbalik lalu pergi meninggalkan Siwon. Namun, pria itu tidak membiarkan Yoona pergi begitu saja. Dengan cepat, Siwon berjalan menyusul Yoona lalu menarik wanita itu dan memeluknya dengan erat. Reaksi Yoona sudah ia duga sebelumnya. Wanita itu meronta, berusaha melepaskan diri dari pelukannya. Tapi Siwon justru semakin mempererat pelukannya. Akhirnya, Yoona menyerah dan menangis.

Mianhae . . .” ucap Siwon lirih.

*****

Namsan Tower

Kyuhyun terlihat masih menunggu Yoona yang tak kunjung tiba. Sesekali ia tampak melirik ke arah jam tangannya. Sudah lewat 2 jam dari waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

“Kenapa belum datang juga?” gumamnya cemas.

Rintik air hujan mulai ia rasakan. Kyuhun mendongakkan kepalanya dan mendapati air hujan yang membasahi wajahnya. Dengan cepat, pria itu mengeluarkan payung yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Ia kembali memperhatikan beberapa orang yang berlarian menghindari air hujan. Jalanan perlahan mulai sepi karena semua orang tampak berteduh di berbagai tempat.

“Cepatlah datang, Im Yoona . . .”

*****

Langkah Yoona terasa berat. Seolah tidak ada semangat dalam dirinya. Ia tak tahu harus kemana. Pertemuannya dengan Siwon, mantan kekasihnya, membuat kondisinya drop. Bahkan sampai tidak menyadari bahwa hujan sedang turun, hingga membiarkan tubunya basah diguyur air hujan.

BRUK! Yoona jatuh pingsan di tengah-tengah hujan yang yang mengguyur kota Seoul. Orang-orang yang berada di sekitarnya terlihat mendekatinya dan panik melihat kondisinya tersebut.

*****

Kyuhyun masih menatap langit. Hujan tak kunjung reda. Yoona juga belum sampai di Namsan Tower. Perasaan cemas terus menggelayuti hatinya. Ia pun mengambil ponselnya lalu bergegas menekan sebuah nomor.

Yeoboseyo . . .”

Kyuhyun terkejut ketika mendengar suara seorang pria dari seberang telepon. Dahinya tampak mengkerut.

Mianhae, bukankah ini nomor Im Yoona?” tanya Kyuhyun memastikan.

Pria itu terlihat serius mendengarkan penuturan dari pria yang diduga sedang memegang ponsel Yoona.

“Apa katamu? Dia jatuh pingsan?”

Tanpa pikir panjang, Kyuhyun bergegas meninggalkan Namsan Tower dan pergi menuju rumah sakit yang diberitahukan padanya.

*****

Taemin mengantar Krystal sampai di rumahnya. Hujan yang tiba-tiba turun membuat keduanya harus bergegas pulang.

Gomawo, kau sudah mengantarkanku pulang,” ucap Krystal.

“Apa Yoona-noona belum pulang?” tanya Taemin.

Krystal tampak memperhatikan sebentar ke dalam rumahnya. “Sepertinya belum. Pasti saat ini mereka sedang menikmati kebersamaan mereka.”

“Sepertinya begitu,” ucap Taemin sambil tersenyum.

DRRT! Krystal terkejut saat menyadari ponselnya berdering. Ia pun bergegas mengambil ponsel dari dalam tasnya dan terkejut saat mendapati nama Kyuhyun tertera di layar ponselnya.

“Dari Kyuhyun-oppa,” ucapnya pada Taemin.  “Yeoboseyo . . .”

Taemin tampak menunggu pembicaraan yang sedang dilakukan kekasihnya dengan sepupunya tersebut.

Mwo? Eonni sekarang di rumah sakit?” teriak Krystal kaget. Taemin turut terkejut mendengarnya.

“Ada apa?” tanya Taemin. Namun Krystal menggeleng karena tidak tahu dengan kondisi kakaknya.

Ne, arraseo. Aku akan segera ke sana sekarang,” ujar Krystal lalu menutup ponselnya.

“Apakah terjadi sesuatu dengan Yoona-noona?” tanya Taemin cemas.

Molla, Kyuhyun-oppa hanya menyampaikan pesan jika saat ini eonni sudah ada di rumah sakit,” jawab Krystal sembari terisak. Saat ini ia hanya berdua saja dengan Yoona di rumah, sementara eommanya sedang pergi ke tempat bibi mereka sejak sebulan yang lalu.

“Baiklah, kita ke sana sekarang,” ucap Taemin, lalu menggandeng Krystal menuju mobilnya.

*****

“Pasien hanya kelelahan. Sebaiknya menjalani rawat inap semalam saja. Jika kondisinya besok pagi sudah membaik, bisa diperbolehkan pulang. Kau bisa mengurus administrasinya terlebih dahulu . . .”

Ne, arraseo,” ucap Kyuhyun pada dokter yang menangani kondisi Yoona.

Kyuhyun menoleh ke arah Yoona yang terbaring lemah di ranjang dengan selang infus yang terpasang di tangan kanannya.

“Apa yang terjadi denganmu? Kenapa kondisimu menjadi seperti ini?” gumam Kyuhyun lirih.

Tak lama kemudian, Krystal dan Taemin tiba dengan raut kecemasan di wajah masing-masing.

Oppa!” teriak Krystal.

“Ah, kalian sudah datang,” ucap Kyuhyun sembari tersenyum tipis.

“Bagaimana kondisinya, hyung?” tanya Taemin.

“Tidak perlu khawatir, dia sudah jauh lebih baik. Kata dokter hanya terlalu kelelahan,” jawab Kyuhyun.

Krystal dan Taemin pun tampak lega mendengarnya.

“Aku akan mengurus administrasinya. Krystal, bisakah kau temani aku?”

Tanpa ragu Krystal mengangguki ajakan Kyuhyun tersebut. Taemin pun tetap tinggal untuk menemani Yoona.

Selama berjalan menuju loket administrasi, wajah Kyuhyun terlihat murung. Krystal dapat melihatnya.

Oppa, kau baik-baik saja?” tanya Krystal penasaran.

Kyuhyun menoleh, namun dengan raut wajah serius. “Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?”

Krystal mengernyitkan dahinya. “Ne, apa yang ingin kau tanyakan?”

Kyuhyun menghentikan langkah kakinya hingga membuat gadis di sebelahnya juga berhenti. “Siapa pria bernama Choi Siwon?”

Mendengar nama yang ditanyakan Kyuhyun membuat Krystal kaget luar biasa.

Oppa . . .”

Kyuhyun menatap lurus ke arah Krystal. Ia kembali teringat kejadian beberapa waktu yang lalu.

***

“Apa kau keluarganya?” tanya salah satu suster yang merawat kondisi Yoona.

Kyuhyun mengangguk. “Bagaimana kondisinya?”

“Kami sedang menunggu dokter yang akan memeriksa kondisinya. Sebaiknya kau tetap di sisinya,” ucap suster tersebut.

Kyuhyun pun menarik kursi di sebelah Yoona. Kyuhyun meraih tangan Yoona lalu menggenggamnya dengan erat. Ia merasa cemas dengan kondisi wanita yang sangat dicintainya tersebut.

“Kenapa . . .”

Kyuhyun terkejut saat melihat Yoona terisak namun dalam kondisi mata masih terpejam. Sepertinya wanita tersebut sedang mengigau.

“Kenapa kau muncul di hadapanku, Choi Siwon?”

DEG! Kyuhyun terkejut luar biasa. Nama yang baru pertama kali didengarnya. Choi Siwon? Siapa? Kenapa nama itu membuat Yoona menangis?

Dilihatnya air mata Yoona perlahan turun membasahi wajahnya. Kyuhyun pun dengan lembut mengusap wajah Yoona dan menghapus air mata tersebut. Sementara Yoona yang belum sepenuhnya sadar masih terisak. Kyuhyun melihat, ada beban berat yang dipendam dalam diri Yoona.

***

“Dia mantan kekasih eonni,” ucap Krystal.

Seketika mata Kyuhyun terbelalak saat mendengar jawaban dari Krystal. Keduanya tengah menunggu administrasi untuk Yoona.

“Mantan kekasih?”

Krystal mengangguk. “Kenapa kau bisa tahu namanya? Apakah eonni pernah bercerita padamu tentang mantan kekasihnya?”

Aniyo, saat Yoona terbaring tadi, sepertinya dia mengigau. Dia mengatakan ‘Kenapa kau harus muncul di hadapanku, Choi Siwon?’ Seperti itu yang dikatakannya,” jawab Kyuhyun.

Krystal terkejut. Kemudian ia terdiam sejenak. Mencoba berpikir dan mencari tahu penyebab kondisi kakaknya yang tiba-tiba menurun.

“Mungkinkah eonni bertemu dengannya?”

Mata elang Kyuhyun langsung menatap tajam ke arah Krystal. “Apa maksudmu?”

Krystal kaget melihat raut wajah Kyuhyun yang berubah. “Maksudku . . . aku hanya menebak, apakah eonni bertemu dengan Siwon-oppa. Tapi, kurasa tidak mungkin jika pria itu tiba-tiba kembali ke Korea. Seingatku, dia pergi ke China karena akan segera menikah dengan orang lain.”

Kyuhyun terdiam. Ia pun memikirkan kembali ucapan Krystal. Choi Siwon, diakah mantan kekasih yang pernah diceritakan padanya dulu? Jika benar Yoona bertemu dengan pria dari masa lalunya, apakah ini akan menjadi halangan untuk menyatakan cintanya terhadap Yoona?

*****

Taemin tampak memperhatikan ke arah Yoona yang masih terbaring lemah. Tak berapa lama kemudian, ia melihat Krystal dan Kyuhyun datang.

“Sudah selesai?” tanya Taemin pada Krystal dan Kyuhyun.

Krystal mengangguk. “Eonni masih belum bangun?”

“Seperti yang kau lihat. Sepertinya dia masih tertidur, mungkin karena pengaruh obat,” jawab Taemin menebak.

“Sebaiknya kalian pulang saja. Dokter yang menangani Yoona mengatakan dia harus rawat inap semalam. Jika kondisinya besok pagi sudah lebih baik, dia bisa segera pulang,” ucap Kyuhyun.

Krystal tersenyum. “Syukurlah jika begitu, aku tidak perlu mengatakan hal ini pada eomma. Nanti bisa terlalu khawatir dan buru-buru kembali ke rumah. Kupercayakan eonni padamu, oppa . . .”

Kyuhyun tersenyum. “Antarkan dia pulang, Taemin-ah . . .”

Taemin mengangguk. “Tentu, hyung!

Krystal dan Taemin pergi meninggalkan Kyuhyun dan Yoona yang terbaring di ranjang.

DRRT! Perhatian Kyuhyun tertuju pada ponsel Yoona yang tiba-tiba berbunyi. Pria itu bergegas mengambilnya. Ia melihat nomor yang tidak dikenal tertera di layar. Dalam hatinya, ia mencoba menebak jika pemilik nomor itu adalah mantan kekasih Yoona. Rasa penasaran itu mendorong Kyuhyun untuk mengangkat panggilan masuk tersebut.

Yeoboseyo . . .

Hening. Tidak ada jawaban dari seberang. Kyuhyun pun mengulang kembali kalimatnya.

“Kau siapa?”

DEG! Suara itu membuat Kyuhyun terkejut. Dugaannya tepat, kemungkinan suara pria itu adalah mantan kekasih Yoona, Choi Siwon.

“Aku Cho Kyuhyun, kau siapa?” tanya Kyuhyun dengan nada beratnya.

“. . .”

Kyuhyun tersenyum sinis. “Kau tidak perlu tahu hubunganku dengan Yoona. Itu bukan urusanmu!”

Sekilas nada bicara Kyuhyun memperlihatkan kekesalannya pada pria yang diyakini memang Choi Siwon.

“Kau ingin bertemu denganku?” Kedua alis Kyuhyun bertaut saat mendengar penuturan dari pria tersebut.

Wajah Kyuhyun berubah seketika. Ia tampak menyeringai senang. “Baiklah, besok kita bertemu di Kona Beans jam 10 pagi.”

KLIK! Kyuhyun menutup ponsel Yoona lalu menoleh ke arah sang pemilik ponsel tersebut. Tangannya kembali menggenggam erat tangan Yoona, lalu perlahan mengusap lembut kening Yoona. Kemudian, Kyuhyun mengecup kening Yoona tanpa sepengetahuan Yoona.

ooOoo

Silau matahari yang berhasil menembus celah jendela di salah satu kamar rumah sakit, membuat seorang wanita yang tertidur tampak membuka kedua matanya. Yoona, yang sejak semalam dirawat karena kondisinya yang menurun pasca kelelahan yang dialaminya, kini tengah mengerjapkan kedua matanya, seolah merasa asing dengan ruang yang dilihatnya.

“Dimana aku?” gumamnya lirih. Perhatiannya tertuju pada sosok pria yang masih tertidur di samping ranjangnya. Mata Yoona membulat sempurna setelah memastikan pria tersebut adalah Kyuhyun, pria yang seharusnya ia temui semalam.

“Kyuhyun . . .” panggil Yoona lembut. Sebenarnya, ia tak bermaksud membangunkan Kyuhyun. Yoona merasa tak enak hati.

Kyuhyun tidak bergeming, sepertinya ia memang kelelahan hingga membuatnya tertidur lelap di samping ranjang Yoona.

Perlahan tangan Yoona mengusap kepala Kyuhyun, dan akhirnya sukses membangunkan pria itu dari tidurnya. Wajah Kyuhyun yang semula masih tampak lelah dan mengantuk, saat mendapati Yoona sudah membuka kedua matanya membuat wajahnya cerah seketika.

“Kau sudah bangun?” tanyanya semangat.

Yoona mengangguk. “Apa kau menjagaku semalaman di rumah sakit? Kau tidak pulang?”

Kyuhyun tersenyum. “Mana mungkin aku meninggalkanmu begitu saja. Tentu aku selalu ingin berada di sisimu.”

Jawaban dari Kyuhyun tersebut membuat Yoona merasa tenang mendengarnya.

Mianhae, aku merepotkanmu dan—” Wajah Yoona tampak murung karena merasa bersalah pada Kyuhyun. “Kemarin, aku tidak jadi menemui di Namsan Tower. Kau pasti menungguku cukup lama. Sekali lagi, maafkan aku.”

Kyuhyun terdiam mendengar permintaan maaf dari Yoona. Pria itu hanya tersenyum tipis. Kemudian, ia meraih salah satu tangan Yoona, lalu menggenggamnya dengan erat.

“Aku sama sekali tidak marah. Kau jangan merasa bersalah. Kita bisa pergi bersama lagi lain waktu,” ucap Kyuhyun.

*****

Krystal membuka pintu rumahnya saat mendengar bel berbunyi. Saat melihat sosok yang berdiri di depan pintu rumahnya, ia tak dapat lagi menahan rasa senangnya. Gadis itu pun berteriak senang.

Eonni!” serunya sambil memeluk Yoona yang baru tiba diantar oleh Kyuhyun.

Mianhae, sudah membuatmu khawatir,” ucap Yoona.

Krystal melepas pelukannya lalu mengulum senyum pada kakaknya. “Gwaenchana. Lagipula, ada Kyuhyun-oppa di sisimu semalaman. Aku tidak terlalu khawatir terhadap kondisimu. Oppa pasti akan menjagamu dengan baik.”

Pernyataan polos dari Krystal itu membuat Yoona dan Kyuhyun tersipu mendengarnya.

“Baiklah, aku pamit. Masih ada hal yang harus kukerjakan,” ucap Kyuhyun. “Istirahatlah. Nanti aku akan meneleponmu.”

Yoona mengangguk sembari tersenyum. Ia pun memperhatikan ke arah Kyuhyun mulai dari berjalan meninggalkan rumahnya hingga masuk ke mobil.

Krystal tampak serius memperhatikan kakaknya dari samping. Ia melihat, rona bahagia di wajah kakaknya. Pasti ada suatu hal baik yang terjadi.

Eonni, kau terlihat senang. Apakah ada sesuatu yang terjadi antara kau dan Kyuhyun-oppa?

Seketika Yoona menoleh cepat ke arah Krystal. Ia melihat adiknya yang tersenyum jahil padanya.

“Sudahlah, aku mau istirahat,” jawab Yoona enggan bercerita pada Krystal. Wanita itu pun tampak berjalan masuk meninggalkan adiknya yang menatap bingung padanya.

*****

Kyuhyun tiba di rumahnya usai mengantar Yoona. Taemin yang sedang menonton televisi di ruang tengah langsung menoleh ke arah kakak sepupunya yang baru saja pulang.

“Kau sudah pulang, hyung? Apakah Yoona-noona juga sudah kembali ke rumah?” tanya Taemin.

Kyuhyun hanya mengangguk. Lalu pria itu masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan Taemin yang masih memperhatikannya.

Taemin penasaran dengan kondisi Kyuhyun yang terlihat berbeda. Ia pun segera mematikan televisi lalu menyusul Kyuhyun ke kamar. Ia mendapati Kyuhyun sedang berganti pakaian dan terlihat akan pergi keluar rumah.

“Kau mau kemana, hyung?” tanya Taemin penasaran.

Kyuhyun menoleh ke arah Taemin yang sudah berdiri tepat di sampingnya.

“Aku ada perlu sebentar,” jawab Kyuhyun singkat. Kemudian berjalan keluar dari kamar, meninggalkan Taemin yang tampak berdiri mematung.

Sepupu Kyuhyun itu terlihat bingung dengan sikap Kyuhyun.

“Ada apa dengannya?” gumam Taemin lirih.

Kyuhyun berjalan menuju mobilnya, lalu bergegas masuk. Pria itu tampak menyalakan mesin mobilnya, kemudian melajukannya menuju suatu tempat, dimana ia akan bertemu dengan mantan kekasih Yoona, Choi Siwon.

*****

“Kyuhyun-oppa menyatakan perasaan cintanya padamu?” tanya Krystal sedikit berteriak.

Yoona mengangguk. “Kau tidak perlu seheboh ini.”

“Lalu apa jawabanmu?”

Mendengar pertanyaan itu, Yoona justru terdiam cukup lama. Hingga membuat adiknya menatap bingung ke arahnya.

Eonni . . .”

Yoona masih terdiam. Ia kembali mengingat ucapan Kyuhyun sebelumnya.

***

“Bolehkah aku mengatakan sesuatu padamu?”

Yoona menoleh ke arah Kyuhyun yang dilihatnya tengah menatap serius padanya.

“Apa? Katakan saja,” ucap Yoona kemudian.

“Aku ingin mengatakan, alasanku mengajakmu bertemu di Namsan Tower,” lanjut Kyuhyun.

Yoona mengernyitkan dahinya. “Alasan?”

Perlahan tangan Kyuhyun bergerak mendekati tangan Yoona, kemudian kedua tangan mereka pun bertaut dalam sebuah genggaman yang terlihat sangat erat.

“Aku mungkin bukan orang yang pandai merangkai kata. Jadi, aku akan langsung mengatakan secara singkat padamu,” ucap Kyuhyun.

Yoona mengangguk, kemudian memperhatikan Kyuhyun dan menunggu pria itu kembali melanjutkan kalimatnya.

“Saranghae, Im Yoona . . .”

Hati Yoona tersentuh mendengarnya. Ia melihat senyum Kyuhyun yang begitu tulus saat menatapnya.

“Sejak pertemuan pertama denganmu, aku sudah merasakan getaran cinta yang ada dalam diriku. Hingga akhirnya, menjalin pertemanan denganmu selama 6 bulan hingga sekarang, sudah membuatku benar-benar yakin jika aku memang mencintaimu, Yoona,” lanjut Kyuhyun.

“Kyu . . .”

***

“Lalu apa jawabanmu?”

Yoona tersadar dari lamunannya. “Apa?”

Krystal memasang mimik wajah kesal. “Apa yang sedang kau pikirkan, eonni? Sepertinya ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu.”

Yoona menghela nafas panjang. Kemudian menyenderkan punggungnya ke arah ranjang.

“Kemarin—” Yoona tampak terdiam sejenak. “Aku bertemu dengan Siwon.”

MWO?” Krystal kaget setengah mati saat mendengar nama yang keluar dari mulut Yoona. “Siwon-oppa? Kau sungguh bertemu dengannya?”

Yoona mengangguk. “Saat perjalanan menuju Namsan Tower, tiba-tiba dia sudah muncul di hadapanku begitu saja.”

“Lalu?”

Yoona menunduk. Krystal dapat melihat beban berat yang sedang dialami oleh kakaknya tersebut.

“Dia mengatakan bahwa dia ingin kembali padaku, menjalin hubungan kembali denganku,” jawab Yoona kemudian.

ANDWAE!” Tiba-tiba Krystal berteriak keras setelah mendengar jawaban yang diucapkan Yoona. “Aku tidak setuju jika eonni kembali menjalin hubungan dengan Siwon-oppa.”

“Krystal . . .”

“Bagaimanapun juga, dia sudah mencampakkanmu. Lebih memilih permintaan kedua orang tuanya, menerima perjodohan itu dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan kalian. Dengan mudahnya ia kembali setelah 3 tahun pergi dari kehidupanmu. Dasar pria yang tidak bertanggung jawab!” amuk Krystal. Seolah kemarahan itu sudah mencapai batas akhir hingga adik Yoona tersebut tak dapat menahan emosinya.

“Kau begitu benci padanya?” tanya Yoona kemudian.

“Tentu saja. Setelah apa yang dilakukannya padamu, aku sangat membencinya. Dia telah menghancurkan kebahagiaanmu. Aku tahu jika selama ini, eonni sangat merindukan sosok pria yang begitu mencintai eonni. Menurutku, bukan Siwon-oppa yang seharusnya kau pikirkan sekarang, tapi Kyuhyun-oppa,” jawab Krystal meyakinkan Yoona untuk memulai kembali lembaran kehidupan yang baru bersama Kyuhyun.

Yoona menunduk. Ia merasa sulit untuk mengambil keputusan.

Eonni . . .”

“Aku tidak tahu, Krystal. Apa yang harus kupilih? Apakah aku harus kembali dengan Siwon atau memulai hubungan baru dengan Kyuhyun yang baru kukenal selama 6 bulan?” tutur Yoona.

“6  bulan bukanlah waktu yang singkat. Kurasa itu sudah lebih dari cukup. Jika dibandingkan Siwon-oppa, aku bisa melihat perasaan cinta yang berbeda dari Kyuhyun-oppa. Dia sangat tulus dan benar-benar mencintaimu, eonni . . .” lanjut Krystal.

Yoona terdiam. Ia kembali memikirkan kembali pendapat Krystal. Namun tetap saja itu membingungkan baginya. Ia akui, ia sangat merindukan Siwon. Ia terlalu terkejut hingga meluapkan kembali kemarahannya setelah dicampakkan oleh Siwon. Di sisi lain, ia menyadari jika kehadiran Kyuhyun perlahan memang mengobati rasa sakitnya akibat Siwon. Yoona menenggelamkan wajahnya di antara kedua tangannya. Wanita itu sedang dilanda perasaan bimbang yang luar biasa. Siwon atau Kyuhyun yang harus ia pilih?

-TBC-

 Pasti banyak yang bertanya, kok belum selesai? Katanya sudah part terakhir. Hehe ^^v Sebenarnya untuk FF ini memang sudah part terakhir, tapi terpaksa saya bagi menjadi dua karena ternyata ceritanya panjang sekali, mencapai 23 halaman tapi itu belum kelar. Saya minta maaf jika belum bisa mempublish sekaligus ke bagian endingnya. Takutnya terlalu panjang. Begitu selesai, nanti akan saya publish part B nya, baru melanjutkan FF A Song for My First Love. Saya juga minta maaf baru bisa publish FF sekarang. Kemarin sedang disibukkan dengan laporan KKN-PPL. Semoga kalian suka, gomawo😉

78 thoughts on “[Twoshoot] Love in First Sight – Chapter 2A

  1. Mayang says:

    kl aq jd yoona seh langsung pilih kyuhyun , iya seh yoona masih ragu sama perasaan nya , tapi kl sambil di jalani mungkin bisa bertambah perasaan nya kan , kl ngejalanin lgy sma orang yang uda nyakitin qt itu sama aja masuk ke lubang yang sama , bisa jd kan dya ngelakuin kesalahan yang sama ,nah kenapa yoona gg nanya gimana sama pernikahan siwon ???!

  2. Choi Ji Rim says:

    Akhirnya publish juga eon,,yahhh siwon kembali..tp eon alasan siwon kembali knp?apa dia gagal nikah sama wanita yg dijodohkan sm org tua nya?eon,kasih moment pengorbanan kyu yg bisa bikin yoona cinta sama dia.sy jadi penasaran seberapa besar kuasa ortu siwon yg seenaknya pengen buat yoona menderita.bagaimana LDR nya krys sama taemin?apa bakalan banyak halangan jg?yg pasti next partnya ya eon.chukkae…

  3. Tristia Anasya says:

    udda bolak-balik ke sini ..
    akhirnya ada jga yg d’publish ..😀
    sibuk banget yaa ?? kok smpe lama ??
    okey,, ttep semangat aja yaa ..!!

  4. Yoonaddict says:

    Hehehee… Pertanyaanku di part sebelumnya terjawab di sinih😀
    cjiahhahahaa. . . . :v
    ..
    Pilih Kyuhyun dong :*
    author eonni semangat..!!

  5. Elvi ( @elvi Chubby ) says:

    Kyaaa,,, yoona galau…
    Bingung Чªπğ mana Ṁ̭̈̅ªªŰ ϑϊ pilih…
    Org Чªπğ Üϑάн nyakiti dy ϑϊ masa lalu..
    Dan org Чªπğ mencintai Ώyå sekarang..
    Moga yoona ambil keputusan Чªπğ bener deh…
    Jgn mpe salah ambil keputusan…
    Tapi lebih bgus org ϑϊ kehidupan sekarang Чªπğ jelas2 tulus menyayangi kita…
    Dari pd masa lalu Чªπğ Üϑάн nyakiti kita…
    Fighting…
    Θϊ tunggu klanjutan Ώyå…
    Part 2b..

  6. Aliah says:

    Aduh yoona msh bingung aj mau pilih kyu atau siwon, udah pilih kyu aj dah , q ngedukung kok, author.a jga ngedukung kok!! Y kn thor?? Wajib jwb y😀🙂 :p😉😎 :>😮 %)

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s