Cuddle in Sofa


cuddle-up

Cuddle in Sofa

by cloverqua | main casts Cho Kyuhyun – Im Yoona

genre Fluff – Romance | rating PG 17 | length Ficlet

disclaimer This fanfiction is purely my own. Cast belong’s God. I just borrowed the names of characters and places. Don’t plagiat this FF! Please keep RCL!

Happy reading | Hope you like it

2015©cloverqua

 

Yoona menutup pintu sebuah kamar yang tengah ditempati keponakan Kyuhyun—Lee Jaehyun. Anak laki-laki berumur 5 tahun itu sudah tertidur pulas usai dibacakan cerita oleh Yoona. Hampir 1 minggu Jaehyun dititipkan di rumah Kyuhyun selama orang tuanya berada di Spanyol karena urusan pekerjaan.

“Dia sudah tidur?” Kyuhyun bertanya saat Yoona tiba di ruang tengah. Wanita itu mengangguk lalu mengambil posisi duduk di sebelah Kyuhyun. Tangannya meraih camilan yang tersaji di meja dan ikut bergabung menonton TV dengan Kyuhyun.

“Haruskah aku menginap lagi?” Yoona melirik jam tangan yang dikenakannya. Sekarang sudah jam 9 malam dan ia masih berada di rumah Kyuhyun. Dua hari yang lalu, Yoona terpaksa menginap di rumah Kyuhyun karena kondisi yang sama seperti malam ini. Jaehyun menginginkan Yoona untuk menemaninya sampai ia tidur.

“Mau bagaimana lagi, Jaehyun akan mencarimu jika kau tidak ada,” Kyuhyun tersenyum simpul sambil membelai lembut kepala Yoona. Ia bahkan merangkul tunangannya tersebut dengan penuh kehangatan.

“Alasan. Sebenarnya kau yang senang jika aku menginap di sini,” Yoona mendesis dengan tatapan yang terus tertuju pada layar TV. Ia hanya mendengar tawa pelan dari pria di sebelahnya tersebut.

Sedetik kemudian, Yoona mengerutkan dahinya ketika merasakan pelukan Kyuhyun yang semakin erat. Keasyikan menonton acara kesayangannya menjadi terganggu berkat ulah Kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan?” tanya Yoona sedikit kesal.

“Aku juga ingin seperti Jaehyun. Kau tadi memeluknya sebelum dia tidur. Sekarang peluk aku,” Kyuhyun melebarkan senyuman hingga memamerkan deretan giginya yang berjejer rapi.

Yoona membulatkan matanya, “Astaga, kau ini seperti anak kecil, Kyu. Kau ingin aku memelukmu supaya kau bisa tidur?”

Raut wajah Kyuhyun seketika berubah, “Bukan itu! Jangan samakan aku dengan Jaehyun!”

“Lalu?”

Kyuhyun mendesah pelan karena gemas dengan reaksi Yoona yang begitu lambat. Pria itu menggigit bagian bawah bibirnya, sembari mengatur debaran jantungnya yang tidak beraturan. “Maksudku—kita berpelukan di sofa seperti yang biasa dilakukan kebanyakan pasangan. Malam yang semakin larut, dengan TV yang masih menyala, kita saling berpelukan seperti ini. Tidakkah itu romantis?”

Yoona mengangguk pelan, “Ne, itu memang romantis. Tapi aku sedang tidak ingin melakukannya, Kyu.”

“APA?” terdengar pekikan Kyuhyun yang melengking usai mendengar jawaban Yoona. “Kenapa? Kenapa tidak mau melakukannya?”

“Aku lelah, Kyu. Aku menyanyikan 5 lagu untuk Jaehyun, tapi dia tidak segera tidur. Sampai akhirnya aku membacakan cerita untuknya, barulah dia mau tidur. Belum lagi tangan Jaehyun yang terus memeluk lenganku hingga aku tidak bisa bergerak. Sekarang tubuhku terasa kaku dan aku ingin bersantai di sofa ini sambil menonton acara kesayanganku,” jelas Yoona panjang lebar dengan tatapan masih tertuju di layar TV.

“Kau benar-benar tidak mau?”

Yoona meringis lebar dan kembali menatap layar TV, “Tidak.”

“Sebentar saja, Yoong. Kau tahu, aku sudah menantikannya cukup lama setelah seharian penuh kau bermain dengan Jaehyun. Aku ingin menikmati waktu berdua saja denganmu,” rengek Kyuhyun. Pria itu berulang kali memohon bahkan bertingkah seperti anak kecil yang merajuk.

Tawa Yoona tidak bisa ditahan saat mengetahui tingkah tunangannya yang justru lebih parah dari Jaehyun. Ia pun tidak bisa menolak permintaan Kyuhyun, karena Yoona menyadari jika dirinya juga ingin menikmati waktu berdua saja dengan pria itu.

“Baiklah, sebentar saja,” Yoona menyenderkan kepalanya di bahu kanan Kyuhyun. Wajah Kyuhyun langsung sumringah, tangannya melingkar di sekitar pinggang Yoona. Perlahan ia merengkuh tubuh wanita itu ke dalam dekapannya.

“Kau puas?” Yoona bertanya sambil menatap Kyuhyun. Bibirnya melengkung sempurna, hingga membuat wajahnya semakin terlihat cantik.

Kyuhyun menggeleng pelan, “Belum, masih ada yang kurang.”

Yoona menghadiahi sorot mata bingung untuk Kyuhyun. Namun saat Kyuhyun mendekatkan wajahnya, Yoona tersenyum geli. Ia paham dengan apa yang diinginkan pria itu.

Perlahan wajah keduanya semakin dekat, nyaris tidak ada jarak. Keduanya hanya saling melempar senyum satu sama lain. Baik Yoona maupun Kyuhyun, keduanya sama-sama memejamkan mata, seolah bersiap untuk melakukan ciuman mesra yang biasa mereka lakukan. Sedikit lagi, bibir keduanya akan bersentuhan dan . . .

“HUWEEE!!”

Suara tangisan keras tiba-tiba terdengar di ruang tengah. Kyuhyun dan Yoona tersentak kaget. Keduanya menoleh ke arah Jaehyun yang tanpa mereka sadari sudah berada di belakang mereka.

“Jaehyun, ada apa?” Yoona segera menghampiri Jaehyun yang masih menangis. Ia terlihat bingung sekaligus malu. Sesekali wanita itu melirik Kyuhyun yang masih mematung di atas sofa.

“Aku ingin tidur dengan ahjumma. Kenapa ahjumma pergi dan menonton TV dengan ahjussi? HUWEEE!!” tangis Jaehyun semakin keras.

Reaksi Jaehyun membuat Yoona tidak bisa berhenti tersenyum. Sikap polos keponakan Kyuhyun tersebut terlihat menggemaskan, sekalipun saat menangis. Sepertinya Jaehyun belum melihat apa yang akan dilakukannya bersama Kyuhyun. Mata anak kecil itu masih setengah terpejam karena rasa kantuk yang bercampur dengan tangisan.

“Baiklah, ahjumma akan tidur denganmu. Kau jangan menangis lagi, ne?” Yoona menggendong Jaehyun ke dalam pelukannya. Jaehyun langsung tertidur dalam gendongan Yoona saat wanita itu mengusap-usap punggungnya.

Kyuhyun sendiri masih terlihat shock dan tidak beranjak dari sofa. Wajahnya terlihat memelas ke arah Yoona saat wanita itu berjalan meninggalkan ruang tengah.

“Yoong?” Kyuhyun memanggil Yoona karena merasa urusan mereka belum selesai.

Yoona melirik sekilas pada Kyuhyun yang masih menatapnya dengan sorot mata memelas, “Kau sudah memelukku di sofa seperti yang kau inginkan. Sekarang matikan TV dan pergi tidur!”

“Tapi—” Kyuhyun memohon dengan nada merengek. Ia masih mengharapkan ciuman yang tertunda akibat tangisan Jaehyun.

BLAM!

Suara keras berhasil ditimbulkan Yoona saat ia menutup pintu kamar. Kini yang tertinggal di ruang tengah hanya Kyuhyun seorang diri dengan TV yang masih menyala.

“LEE JAEHYUN!” selanjutnya hanya terdengar umpatan Kyuhyun yang kesal dengan keponakannya. Ia meluapkan kekesalannya dengan memukuli bantal-bantal sofa yang berada di ruang tengah.

Berkat Jaehyun, Yoona memang kembali menginap di rumahnya. Tapi berkat Jaehyun pula, ia gagal melakukan ciuman mesra dengan tunangannya tersebut.

­­-THE END-

A/N : Ini FF selingan yang muncul waktu nulis kelanjutan Secret Admirer. Haha, maaf kalau gaje^^’

92 thoughts on “Cuddle in Sofa

  1. Mayang says:

    ampun deh am bocah juga di cemburuin , dasarrrr evil , hahahaha
    kasian bobo nya sendiri padahal ada kesayangan nginep ehh uda di miliki bocah cilik , wkwlwkwkwk

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s