Surprise


surprise

Surprise

Im Yoona and Cho Kyuhyun

with Choi Sooyoung

AU, Campus Life and Romance || G || Ficlet

Summary : Sebuah kejutan yang tidak pernah aku duga sebelumnya

2015©cloverqua

 

“Yoong, lihat! Itu Kyuhyun-sunbae.”

Yoona mendongak, kemudian melirik arah yang ditunjuk Sooyoung. Kini pandangan gadis itu sepenuhnya tertuju pada sosok laki-laki yang berjalan melewati kelasnya.

Ah, seperti biasa dia selalu terlihat tampan,’ batin Yoona setelah beberapa menit memandangi lelaki bernama Kyuhyun tersebut. Belum sampai Kyuhyun menghilang dari pandangan Yoona, gadis itu justru lebih dulu mengalihkan pandang ke arah lain—tepatnya pada jendela yang menghadap langsung pada taman di dekat kelasnya.

Sooyoung terheran mendapati sikap Yoona yang berbeda dari biasanya. Ia tahu persis bagaimana reaksi Yoona sebelumnya jika Kyuhyun berjalan melewati kelas mereka, atau sekedar berpapasan dengan lelaki itu saat di luar jam perkuliahan.

“Hei, ada apa denganmu?” tanya Sooyoung sambil melambaikan tangan tepat di depan wajah Yoona. Ia tidak mengerti dengan ekspresi wajah sahabatnya yang tampak murung, usai melihat Kyuhyun yang baru saja melewati kelas mereka.

Bukan jawaban yang diperoleh Sooyoung, melainkan hanya desahan napas dari Yoona. Tentu reaksi gadis itu membuat kerutan di dahi Sooyoung semakin kentara. “Ada apa, Yoong?” tanyanya semakin penasaran.

“Kurasa aku ingin berhenti menyukainya,” jawab Yoona kemudian.

“APA?!” Sooyoung memekik keras hingga membuat beberapa teman sekelas yang masih berada di sekitar mereka menoleh kaget. Sooyoung meringis sembari mengisyaratkan permintaan maaf, sementara Yoona hanya bereaksi datar dan kembali memandangi arah luar dari jendela kelas.

“Kau yakin dengan keputusanmu itu?” tanya Sooyoung sembari mendekatkan wajahnya pada Yoona.

“Aku tidak tahu, tapi—” Yoona menggantungkan kalimatnya, “—sepertinya iya.”

Sooyoung terdiam sejenak, mengamati perubahan raut wajah Yoona yang sempat terlihat. Gadis itu kemudian tersenyum menyeringai, karena berhasil menangkap keraguan dari wajah sahabatnya tersebut.

“Kau tidak mungkin bisa melakukannya,” ucap Sooyoung yakin. “Kau sudah menyukainya sejak bangku SMA. Artinya, sudah 4 tahun kau menyukai Kyuhyun-sunbae. Apa kau yakin ingin berhenti menyukainya begitu saja? Tanpa pernah tahu bagaimana perasaannya padamu?”

“Memangnya apa yang bisa kulakukan?” Yoona menaikkan volume suaranya.

“Hei, kenapa kau tampak frustasi seperti ini, Yoong,” Sooyoung merasa khawatir karena sebelumnya tidak melihat Yoona tampak memprihatinkan seperti sekarang. Ia baru menyadari ada lingkar hitam dan mata yang membengkak pada Yoona. ‘Apa semalam dia menangis lagi?’ batin Sooyoung.

“Tentu, kau masih bisa melakukan sesuatu,” Sooyoung mencoba menenangkan Yoona dengan memberikan sentuhan hangat di bahu gadis itu. “Kau harus memberitahu perasaanmu pada Kyuhyun. Dengan begitu, kau akan tahu bagaimana perasaannya kepadamu.”

“Bagaimana jika dia menolakku?” tanya Yoona lagi. “Kemarin, aku melihatnya begitu akrab dengan Victoria-sunbae.”

Ah, jadi gadis ini cemburu lagi dengan Victoria-sunbae,’ Sooyoung terkekeh melihat wajah Yoona yang kembali tertekuk.

“Bukankah Victoria-sunbae yang berusaha mendekatinya? Kurasa, Kyuhyun-sunbae hanya terlalu baik dalam memperlakukan semua gadis yang menyukainya,” jawab Sooyoung seadanya. “Dari penglihatanku, sikap yang ia tunjukkan pada Victoria-sunbae dan gadis-gadis itu, sama sekali tidak memperlihatkan jika ia menyukai salah satu dari mereka.”

“Tapi dia tidak pernah memberikan perhatian apapun padaku, Soo,” ucap Yoona sambil mengerucutkan bibirnya.

“Itu karena kau tidak pernah menunjukkan perasaanmu kepada Kyuhyun-sunbae. Selama ini, kau hanya memandangi dan mengikutinya secara diam-diam. Berbeda dengan mereka yang secara terang-terangan mengaku sangat menyukai Kyuhyun-sunbae,” balas Sooyoung kembali mematahkan argumen Yoona.

Yoona mendesis kesal karena semua yang dikatakan Sooyoung adalah kebenaran. Selama ini memang dirinya yang selalu memperhatikan Kyuhyun secara diam-diam, tanpa pernah mau mencoba berinteraksi secara langsung dengan laki-laki itu.

Hanya satu kali Yoona pernah melakukannya, saat pertemuan pertama mereka ketika ia menjadi siswa baru di Seoul High School. Kyuhyun yang saat itu adalah siswa tingkat 2, membantunya meraih saputangan pemberian ayahnya yang tersangkut di atas pohon karena tertiup angin. Sejak saat itu, Yoona menyukai Kyuhyun hingga mereka sama-sama duduk di bangku perkuliahan—bahkan ia sengaja memilih kampus yang sama dengan lelaki bermarga Cho itu.

“Tidak peduli bagaimana reaksinya nanti, setidaknya kau sudah mencoba untuk mengungkapkan perasaanmu pada Kyuhyun-sunbae,” lanjut Sooyoung. “Itu jauh lebih baik, daripada kau tetap seperti ini dan tidak akan mendapatkan perkembangan apapun dalam kisah asmaramu itu.”

Yoona terdiam, tidak tahu lagi harus berkata apa karena Sooyoung memang sangat memahami apa yang terbaik untuknya. Hanya saja, keraguan dalam diri Yoona begitu besar hingga membuatnya tidak berani untuk mengungkapkan perasaannya pada Kyuhyun.

//

“Yoona, ada sesuatu untukmu.”

Kedua alis Yoona bertaut setelah menerima sodoran kotak dari sang ibu—Ny. Hana. “Dari siapa, eomma?

Ny. Hana mengedikkan bahu sembari menggelengkan kepala, “Entahlah, eomma juga tidak tahu. Saat eomma pulang, eomma sudah melihat kotak ini di depan pintu rumah. Eomma pikir ini untukmu, karena melihat namamu tertera pada kotak ini.”

Yoona tidak bertanya lagi dan membiarkan Ny. Hana berjalan melewatinya. Sembari membawa kotak yang sudah dipegangnya, Yoona berjalan menuju ruang tengah, kemudian mendaratkan bokongnya dengan mulus di atas sofa. Perlahan tangan Yoona menarik pita berwarna merah yang menghiasi kotak. Dengan perasaan bingung bercampur penasaran, Yoona mulai membuka kotak tersebut.

Reaksi Yoona selanjutnya semakin terlihat bingung, ketika ia mengetahui dalam isi kotak tersebut ada banyak lembar foto. Hal yang membuatnya sangat terkejut adalah foto tersebut menampilkan dirinya saat berseragam sekolah hingga memasuki bangku perkuliahan. Semua foto memperlihatkan Yoona dalam beragam ekspresi—tersenyum, tertawa, menangis, marah dan masih banyak lagi, seolah mempertegas bahwa orang yang memotretrnya tersebut selalu berada di sekitarnya.

“Ini—” Yoona sampai tidak berkata apa-apa karena terlalu terkejut dengan isi kotak tersebut. Gadis itu terdiam sejenak, lalu kedua matanya berhasil menangkap secarik kertas yang sengaja diletakkan tertimbun di antara tumpukan lembaran-lembaran foto tersebut.

Aku hanyalah seorang laki-laki yang jatuh cinta padamu sejak kita pertama kali bertemu. Aku memang bukan tipe laki-laki yang pandai membuat rangkaian kata manis untuk menarik perhatianmu. Satu-satunya yang bisa kulakukan hanyalah memperhatikanmu secara diam-diam, dengan mengambil fotomu saat kau melakukan berbagai hal. Tapi, sayangnya kau tak kunjung menyadari apa yang kulakukan, hingga memaksaku untuk mengirim semua foto ini padamu agar kau tahu bahwa selama ini aku sangat memperhatikanmu.

Aku menyukaimu, Im Yoona. Maukah kau menjadi kekasihku?

Ingin rasanya Yoona menjerit histeris setelah mengetahui ada laki-laki yang menyukainya. Sungguh, ini di luar dugaan dan ia tidak pernah membayangkan jika selama dirinya menyukai Kyuhyun, justru ada lelaki lain di luar sana yang juga menyukainya. Dengan bukti foto yang diperolehnya, Yoona yakin jika laki-laki misterius itu satu sekolah dan satu kampus dengannya.

“Siapa dia sebenarnya?” gumam Yoona bingung karena sama sekali tidak ada petunjuk tentang laki-laki misterius yang ia yakini adalah pengirim kotak tersebut.

Yoona mengeluarkan semua isi kotak, berharap menemukan petunjuk tentang laki-laki misterius itu. Saat ia mengangkat kotak ke atas kepalanya, Yoona tidak sengaja menemukan kertas kecil yang tertempel pada bagian bawah kotak. Sebuah tulisan kembali tertera pada kertas tersebut.

Setelah kau menerima pemberianku ini, aku akan muncul di hadapanmu.

TING TONG!

Bunyi bel rumah Yoona terdengar nyaring, membuat gadis itu melonjak kaget dan hampir menjatuhkan kotak yang sedang dipegangnya.

“Tidak mungkin dia datang secepat ini?” Yoona terlihat bingung, sekaligus panik saat membayangkan jika tamu yang datang di rumahnya adalah laki-laki misterius itu.

“Yoona, kenapa kau tidak segera membuka pintu?” dari arah dapur terdengar suara Ny. Hana, membuat gadis itu tersadar dari lamunannya.

Ne, eomma,” balas Yoona menyahut perintah Ny. Hana, sembari berdiri dari sofa yang ia duduki.

Dengan perasaan gugup, Yoona berjalan mendekati pintu rumah. Gerakan tangannya terhenti tepat pada kenop pintu. Ia menghela napas sejenak, sebelum akhirnya mendorong pintu itu perlahan untuk menemui tamu yang baru saja datang di rumahnya.

“Sia—” kalimat Yoona terhenti ketika ia melihat sosok laki-laki yang sudah bernampilan rapi, namun wajahnya tertutupi oleh seikat bunga mawar yang ditujukan padanya. Sekilas, Yoona seperti bisa mengenali perawakan laki-laki tersebut, namun ia tidak yakin mengingat wajahnya yang sama sekali tidak bisa dilihat oleh Yoona.

“Maaf, kau siapa?” tanya Yoona tidak bisa menahan rasa penasarannya. Laki-laki itu belum merespon, namun perlahan tangannya yang memegang seikat bunga mawar mulai menjauh dari pandangan Yoona, sampai akhirnya sedikit demi sedikit wajahnya mulai terlihat oleh gadis bermarga Im itu.

Yoona terbelalak, setelah ia berhasil mengenali laki-laki yang kini tersenyum ke arahnya tersebut.

“Kyuhyun-sunbae?

­-THE END-

A/N : Ide FF yang dadakan muncul, maaf kalau absurd^^’

Jangan protes kalau nggak ada moment mereka di FF ini. Habisnya saya keingetan sama SMTOWN di Jepang kemarin. Geregetan ngelihat mereka deket-dekatan tapi nggak interaksi langsung sama sekali. Eh, Yoona malah nyempil pas selca Kyuhyun-Henry di backstage😄

Oh iya, hasil vote untuk kelanjutan FF selanjutnya sudah terkumpul. Saya dilema berat, karena ada 2 FF yang hasil vote-nya sama😀

52 thoughts on “Surprise

  1. cho yoonggyu says:

    Oh astagaaa
    sweet bangettt
    ternyata kyu oppa juga suka sama yoong oenni
    ini nich yang bikin greget, ga saling jujur, giliran kalau ada yang suka nanti malah sakit hati
    hehehe

  2. Calistha says:

    Kyaaaaa so sweet binggow ><
    *mulai gila
    Aku suka bgt sma ff buatan eonni… Di tunggu ff buatan eonni lgi ya😀

  3. onlysjk says:

    Uhyeee kyuhyun so sweet banget, seneng deh cintanya yoona gak bertepuk sebelah tangan.. *kisskyu*
    Wah setuju thor, aku juga gregetan sama mereka.. kalo aku jadi henry, yoona eonni udah aku ajak foto terus gandeng tangan kyu kyk dulu waktu foto bertiga sama sooyoung hahaha *imajinasiliarberkembang*

  4. yoonhun3012 says:

    Waaaaww kyu ternyata suka sama yoona jugaa aigooo yoona enakkkk♡♡ trs lucu kyunya cara nembak yoonanyaa hihiii.. iya eon aku juga geregetan bgt tau ngeliat kyuna kaya gitu malah byk banget minyoon momentnyaa tp aku juga suka sihh i ship both of them wkkwkw ~~ ditunggu ffnyaa lagii^^

  5. kyunay says:

    ya ampun im yoona, bagaimana mungkin mata hanya melihat kyu tanpa memperhatikan namja yg lain?
    mau berhenti apanya?. bahkan sebelum kau melakukan itu, laki- laki itu duluan protes dng memberikan foto-fotomulalu memberikan bunga

    ini masih ada lanjutannya thornim?

  6. GalihSigma says:

    Awww so cute so sweeet jadi pengen ngalamin *ditimpuk* hehe😀 beberapa hari bacanya ff berat, ini selingan ringan yang cute abis *curhat* intinya daebak!!! Keep writing😀

  7. veenat says:

    Moga return yg kluar dlu….
    Kyaaaaaa…….. so sweet banged…..
    cinta yoona tdk bertepuk sblah tangan…..

Don't be a siders, Musketeers

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s